Zetizen
Advertisement

Bukan Cuma Motif Macan, Animal Print 2026 Punya Banyak Wajah Baru yang Mulai Dilirik

M
Sabtu, 7 Nov 2026•1 Jam Lalu
Bukan Cuma Motif Macan, Animal Print 2026 Punya Banyak Wajah Baru yang Mulai Dilirik
Tren animal print 2026 tidak lagi hanya berkutat pada motif leopard. Beragam pola seperti zebra, ular, hingga kulit buaya mulai memberikan pilihan baru dalam dunia fashionSumber: Instagram@britishvogue
Advertisement

Zetizen.com - Selama ini, motif macan mungkin menjadi pilihan pertama ketika kita ingin membuat outfit terlihat lebih berani. Namun, bagaimana jika corak hewan yang biasanya dianggap terlalu ramai justru hadir dalam bentuk yang lebih beragam?

Animal print 2026 mulai memperlihatkan wajah baru melalui motif zebra, ular, buaya, hingga rusa yang menawarkan karakter berbeda. Perubahan ini membuat animal print tidak lagi identik dengan tampilan mencolok atau gaya maksimalis.

Ada motif yang terlihat tegas, ada yang memberikan kesan elegan, bahkan ada pula yang tampil lebih lembut. Menariknya, sejumlah motif tersebut mulai terlihat dalam koleksi fashion Fall/Winter 2026 dan gaya street style yang menjadi perhatian selama musim fashion berlangsung.

1. Leopard Print Masih Bertahan, tetapi Bukan Satu-satunya Pilihan

Leopard print menjadi salah satu motif yang paling mudah dikenali dalam dunia fashion. Pola tutul berwarna cokelat, hitam, dan krem ini sudah melewati berbagai perubahan tren, mulai dari gaya glamor hingga streetwear. Meski sering dianggap sebagai motif yang berani, leopard justru semakin mudah dipadukan dengan pakaian sehari-hari.

Pada koleksi Fall/Winter 2026, sejumlah rumah mode seperti Tom Ford, Carolina Herrera, dan Celine kembali menghadirkan animal print melalui pakaian maupun aksesori. Motif macan tidak selalu digunakan dari ujung kepala hingga kaki, tetapi juga muncul sebagai detail yang menjadi pusat perhatian dalam sebuah tampilan.

Bagi yang ingin mencobanya, rok leopard dengan kaus polos atau sepatu bermotif tutul bersama celana denim bisa menjadi kombinasi sederhana. Kuncinya adalah membiarkan satu item menjadi pusat perhatian tanpa membuat keseluruhan outfit terlihat terlalu penuh.

2. Zebra Print, Garis Hitam Putih yang Terlihat Lebih Ekspresif

Jika leopard mengandalkan pola tutul, zebra print hadir dengan garis hitam putih yang tidak beraturan. Motif ini memberikan kesan lebih grafis dan memiliki karakter visual yang kuat, terutama ketika digunakan pada rok, jaket, atau sepatu.

Zebra print menjadi salah satu motif yang banyak diperbincangkan dalam tren Fall 2026. Vogue bahkan menyoroti pola ini sebagai salah satu animal print yang menonjol pada musim tersebut, dengan pilihan warna klasik hitam putih hingga kombinasi cokelat yang lebih lembut.

Hal menarik dari zebra print adalah kemampuannya memberikan karakter pada pakaian sederhana. Coba bayangkan rok bermotif zebra yang dipadukan dengan sweater hitam atau sepatu zebra bersama celana jeans. Perpaduan tersebut bisa membuat outfit terlihat lebih menarik tanpa membutuhkan banyak aksesori.

3. Snake Print, Motif Sisik yang Memberikan Kesan Edgy

Tidak semua animal print harus memiliki pola yang besar dan mencolok. Snake print atau motif ular justru dikenal melalui detail sisik yang berlapis dengan kombinasi warna cokelat, abu-abu, hitam, hingga krem.

Dalam tren fashion 2026, motif ini kembali mendapat perhatian melalui koleksi pakaian dan aksesori. Michael Kors dan Marine Serre menjadi beberapa nama yang dikaitkan dengan eksplorasi motif ular dalam koleksi Spring/Summer 2026.

Snake print juga menarik karena tampilannya bisa memberikan kesan edgy tanpa harus menggunakan pakaian dengan desain rumit. Tas bermotif ular, sepatu, atau ikat pinggang bisa menjadi pilihan untuk memberikan sentuhan berbeda pada outfit monokrom.

4. Crocodile Print, Tekstur Buaya yang Terlihat Lebih Mewah

Berbeda dengan motif hewan sebelumnya, crocodile print lebih mengandalkan tekstur menyerupai kulit buaya. Polanya berbentuk kotak atau sisik yang tersusun tidak beraturan sehingga memberikan tampilan lebih tegas.

Dalam koleksi Autumn/Winter 2026, efek kulit buaya menjadi salah satu detail yang menarik perhatian. Rumah mode seperti Elie Saab dan Alaïa mengeksplorasi tekstur tersebut melalui pakaian dengan permukaan menyerupai kulit buaya.

Motif ini tidak harus selalu hadir dalam bentuk pakaian penuh. Tas, sepatu, jaket, hingga aksesori dengan efek crocodile bisa memberikan kesan lebih polished pada penampilan. Bahkan, satu tas dengan tekstur tersebut sudah cukup untuk membuat kombinasi kemeja dan celana bahan terlihat berbeda.

5. Tiger Print, Alternatif bagi yang Bosan dengan Leopard

Selain leopard dan zebra, ada juga tiger print yang terinspirasi dari pola garis pada tubuh harimau. Motif ini memiliki garis lebih tebal dengan kombinasi warna oranye, cokelat, dan hitam yang membuat tampilannya terasa lebih ekspresif.

Tiger print mulai kembali diperhatikan sebagai salah satu variasi animal print untuk Fall 2026. Dibandingkan leopard, motif ini memiliki karakter yang lebih tegas karena garis-garisnya menciptakan kesan visual yang kuat.

Untuk penggunaan sehari-hari, tiger print bisa diterapkan melalui rok, atasan, atau aksesori kecil. Jika ingin tampil lebih berani, padukan dengan warna hitam atau cokelat agar kombinasi warnanya tetap terlihat seimbang.

6. Deer Print, Motif Rusa yang Lebih Lembut dan Tidak Biasa

Salah satu perkembangan menarik dari animal print 2026 adalah munculnya motif rusa atau deer print yang juga dikenal dengan istilah Bambi print. Berbeda dengan pola macan dan zebra, motif ini memiliki dasar cokelat dengan bintik-bintik putih yang terlihat lebih lembut.

Motif deer print mulai menarik perhatian dalam tren Autumn 2026 karena memberikan alternatif bagi mereka yang tidak terlalu menyukai animal print dengan tampilan agresif. Polanya terlihat lebih halus dan sering digunakan pada jaket, rok, maupun aksesori.

Bahkan, Who What Wear memasukkan Bambi print sebagai salah satu variasi animal print yang menonjol untuk musim gugur 2026. Motif ini cocok dipadukan dengan warna putih, krem, atau cokelat untuk mempertahankan kesan lembut tanpa kehilangan karakter uniknya.

Animal Print Kini Tidak Harus Selalu Terlihat Mencolok

Perkembangan animal print 2026 memperlihatkan bahwa motif yang terinspirasi dari hewan bisa hadir dalam banyak karakter. Leopard dan tiger menawarkan kesan berani, zebra terlihat lebih grafis, snake memberikan sentuhan edgy, sedangkan crocodile dan deer menghadirkan tekstur serta pola yang berbeda.

Tren ini juga memberikan lebih banyak ruang untuk bereksperimen dalam berpakaian. Kita tidak harus langsung menggunakan jaket atau rok bermotif penuh untuk mengikuti perkembangannya. Memulai dari tas, sepatu, ikat pinggang, atau aksesori kecil bisa menjadi cara yang lebih mudah untuk mencoba gaya tersebut.

Pada akhirnya, menariknya animal print bukan hanya terletak pada motif hewan yang digunakan, tetapi bagaimana setiap orang mengolahnya menjadi bagian dari personal style.

Jadi, kalau harus memilih satu, apakah kamu masih setia dengan leopard print atau mulai tertarik mencoba motif zebra, ular, hingga rusa? Temukan berbagai insight menarik seputar dunia dan tren fashion lainnya hanya di Zetizen.com!

Editor:medita restu
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

See All
Advertisement