Zetizen.com - Kylian Mbappé kembali menunjukkan ketajamannya dalam pertandingan El Clasico. Dua gol yang dicetaknya membantu Real Madrid mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 pada Oktober 2026. Kemenangan ini bukan hanya memberikan tiga poin penting bagi Los Blancos, tetapi juga menghentikan rentetan kemenangan Barcelona pada awal musim La Liga 2026/2027.
Bagi Mbappé, menghadapi Barcelona seolah menghadirkan motivasi tersendiri. Meski tidak selalu berhasil membawa Real Madrid meraih kemenangan, ketajamannya dalam sejumlah pertemuan El Clasico membuat namanya semakin sulit dipisahkan dari rivalitas dua raksasa sepak bola Spanyol tersebut.
Mbappé dan El Clasico, Ketajaman yang Sulit Dihentikan Barcelona
Kylian Mbappé memiliki catatan mencetak gol yang mengesankan ketika menghadapi Barcelona sejak bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2024. Namun, perjalanan awalnya dalam El Clasico tidak langsung berjalan mulus.
Pada pertemuan pertamanya bersama Real Madrid pada Oktober 2024, Mbappé harus menyaksikan timnya dipermalukan Barcelona dengan skor 0-4 di Santiago Bernabéu. Dalam pertandingan tersebut, ia gagal mencetak gol meskipun mendapatkan sejumlah peluang.
Situasinya mulai berubah pada final Piala Super Spanyol Januari 2025. Mbappé mencetak satu gol meski Real Madrid akhirnya kalah 2-5. Ketajamannya berlanjut pada final Copa del Rey April 2025 ketika ia mencetak gol melalui tendangan bebas, tetapi Madrid tetap kalah 2-3 setelah babak tambahan.
Penampilan paling mencolok datang pada Mei 2025 ketika Mbappé mencetak hat-trick ke gawang Barcelona dalam pertandingan La Liga. Sayangnya, tiga gol tersebut belum cukup menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan 3-4. Pada Oktober 2025, ia kembali mencetak gol saat Madrid menang 2-1 atas Barcelona.
Mengapa Mbappé Selalu Menjadi Ancaman dalam El Clasico?
Salah satu alasan Mbappé begitu berbahaya saat menghadapi Barcelona adalah karakter permainannya yang mengandalkan kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan kemampuan mencari ruang di belakang pertahanan lawan.
Barcelona dikenal dengan pendekatan permainan yang berani menaikkan garis pertahanan. Strategi tersebut membantu mereka menguasai wilayah permainan, tetapi juga dapat membuka ruang ketika lawan berhasil melancarkan serangan balik. Situasi seperti ini menjadi peluang bagi Mbappé untuk memaksimalkan akselerasi dan kemampuan penyelesaian akhirnya.
Meski demikian, golnya pada El Clasico Oktober 2026 memperlihatkan bahwa Mbappé tidak hanya mengandalkan kecepatan. Ia juga memiliki insting untuk berada di posisi berbahaya ketika bola masuk ke kotak penalti.
Kemampuan tersebut membuatnya menjadi ancaman bahkan ketika Real Madrid tidak sepenuhnya mendominasi penguasaan bola. Bagi Barcelona, menghadapi Mbappé bukan hanya persoalan menghentikan pemain cepat, tetapi juga menjaga konsentrasi dalam setiap situasi di area pertahanan.
Dua Gol Mbappé Bawa Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona
Ketajaman Mbappé menjadi pembeda dalam El Clasico kali ini. Real Madrid berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 melalui dua gol penyerang asal Prancis tersebut.
Mbappé membuka keunggulan pada menit ke-41 setelah bola memantul ke arahnya di area pertahanan Barcelona. Ia memanfaatkan peluang tersebut untuk membawa Los Blancos unggul sebelum turun minum.
Real Madrid sempat mendapat tekanan ketika Raphinha menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Gol tersebut membuat Barcelona kembali memiliki harapan untuk mempertahankan rentetan kemenangannya di La Liga musim ini.
Namun, ketika pertandingan mendekati akhir, Mbappé kembali muncul sebagai penentu. Pada menit ke-87, serangan Real Madrid yang melibatkan Jude Bellingham, Arda Güler, dan Eduardo Camavinga berakhir dengan gol kedua Mbappé.
Dua gol tersebut memastikan kemenangan Real Madrid sekaligus menghentikan rentetan sembilan kemenangan Barcelona pada awal musim La Liga 2026/2027.
Dari Cristiano Ronaldo hingga Mbappé, Real Madrid Punya Momok Baru Barcelona
Real Madrid pernah memiliki Cristiano Ronaldo sebagai salah satu pemain yang paling ditakuti Barcelona dalam pertandingan El Clasico. Penyerang asal Portugal tersebut dikenal mampu mencetak gol dalam pertandingan besar, termasuk ketika menghadapi Barcelona di Camp Nou. Kini, Mbappé mulai membangun reputasi serupa.
Menurut catatan Opta pada Oktober 2025, Mbappé menjadi pemain ketiga pada abad ke-21 yang mampu mencetak gol dalam empat penampilan El Clasico secara beruntun, setelah Ronaldinho dan Cristiano Ronaldo. Statistik tersebut perlu dipastikan kembali melalui sumber asli sebelum diterbitkan.
Dua golnya pada pertemuan Oktober 2026 semakin memperkuat reputasi Mbappé sebagai pemain yang mampu memberikan dampak besar dalam pertandingan penting. Bagi Real Madrid, kemenangan ini menunjukkan kontribusinya bukan hanya dalam mencetak gol sepanjang musim, tetapi juga dalam menentukan hasil pertandingan bergengsi.
Sementara bagi Barcelona, pertandingan ini kembali memperlihatkan pentingnya menjaga konsentrasi sepanjang laga. Memberikan ruang kepada pemain dengan kecepatan dan kemampuan penyelesaian seperti Mbappé dapat berujung pada konsekuensi besar.
El Clasico selalu menghadirkan persaingan, gengsi, dan cerita tentang pemain-pemain hebat. Kali ini, dua gol Mbappé menjadi salah satu faktor utama yang membawa Real Madrid meraih kemenangan atas Barcelona. Ikuti terus informasi seputar sepak bola dan berita olahraga lainnya hanya di Zetizen.com.





