Zetizen
Advertisement

Persija Jakarta Jadi Tim Termahal BRI Liga 1 2026/2027, Persib Bandung Membayangi

N
Penulis:Najmi Raihan
Minggu, 25 Okt 2026•9 Jam Lalu
Persija Jakarta Jadi Tim Termahal BRI Liga 1 2026/2027, Persib Bandung Membayangi
Pemain Persija melakukan selebrasi bersama The jakmania setelah memenangi laga vs Persib BandungSumber: Instagram @persija
Advertisement

Zetizen.com - Persija Jakarta memimpin daftar klub dengan nilai pasar skuad tertinggi di BRI Super League 2026/2027. Berdasarkan data Transfermarkt per 2 Oktober 2026, nilai pasar skuad Macan Kemayoran mencapai sekitar Rp165,13 miliar, mengungguli rival abadinya, Persib Bandung, yang berada di posisi kedua dengan Rp155,13 miliar.

Selisih sekitar Rp10 miliar tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan kedua klub dari sisi valuasi pemain. Namun, nilai pasar bukan satu-satunya ukuran kekuatan tim. Strategi perekrutan, kerja sama antarpemain, dan konsistensi selama kompetisi tetap menjadi faktor penting dalam menentukan hasil akhir musim.

Persija Jakarta Jadi Tim Termahal BRI Super League 2026/2027

Persija Jakarta menempati posisi pertama dalam daftar klub dengan nilai pasar tertinggi di BRI Super League 2026/2027. Nilai skuadnya mencapai Rp165,13 miliar, atau sekitar 10,1 persen dari total estimasi nilai pasar seluruh 18 peserta kompetisi yang mencapai Rp1,64 triliun.

Pencapaian ini memperlihatkan besarnya nilai pemain yang dikumpulkan klub ibu kota tersebut. Persija memiliki sejumlah nama dengan valuasi tinggi, mulai dari pemain asing yang berpengalaman hingga pemain lokal yang menjadi bagian penting dari kekuatan tim.

Salah satu nama yang paling menonjol adalah Stjepan Loncar. Gelandang asal Bosnia dan Herzegovina tersebut memiliki estimasi nilai pasar Rp20,86 miliar, menjadikannya pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi musim ini berdasarkan data Transfermarkt yang dilaporkan pada Oktober 2026.

Selain Loncar, Persija juga memiliki Alexander Jeremejeff dengan nilai pasar sekitar Rp13,91 miliar dan Rizky Ridho yang ditaksir mencapai Rp11,30 miliar. Kombinasi pemain tersebut membuat Persija memiliki beberapa aset bernilai tinggi di berbagai sektor permainan.

Persib Bandung Membayangi, Selisihnya Tidak Terlalu Jauh

Di posisi kedua, Persib Bandung membuktikan bahwa mereka masih menjadi salah satu kekuatan finansial utama di sepak bola Indonesia. Maung Bandung memiliki total nilai pasar sekitar Rp155,13 miliar, hanya terpaut Rp10 miliar dari Persija Jakarta.

Nilai tersebut tidak lepas dari keberadaan pemain-pemain berkualitas di skuad Persib. Thom Haye, misalnya, memiliki estimasi nilai pasar Rp15,64 miliar. Persib juga diperkuat nama-nama seperti Sandy Walsh, Eliano Reijnders, dan Ragnar Oratmangoen yang menambah pilihan serta kedalaman skuad.

Persaingan kedua klub ini membuat pembahasan mengenai nilai skuad semakin menarik. Persija memiliki keunggulan dari sisi total valuasi pemain, sedangkan Persib membawa status juara bertahan yang menjadi modal penting dalam menghadapi musim baru.

Bagi suporter, perbandingan ini tentu menambah bumbu rivalitas. Namun, angka di atas kertas tetap perlu dibuktikan melalui konsistensi permainan, kemampuan pelatih meracik strategi, serta ketahanan tim menghadapi jadwal kompetisi yang panjang.

Daftar 10 Tim Termahal BRI Super League 2026/2027

Persija dan Persib memang berada di dua posisi teratas. Namun, persaingan nilai pasar tidak berhenti pada dua klub tersebut. Bali United, Garudayaksa FC, dan Persebaya Surabaya juga masuk dalam kelompok lima besar.

Berikut daftar 10 tim dengan nilai pasar tertinggi berdasarkan data Transfermarkt per 2 Oktober 2026, sebagaimana dilaporkan Katadata Databoks.

Posisi Klub Estimasi Nilai Pasar
1 Persija Jakarta Rp165,13 miliar
2 Persib Bandung Rp155,13 miliar
3 Bali United Rp114,89 miliar
4 Garudayaksa FC Rp108,20 miliar
5 Persebaya Surabaya Rp107,33 miliar
6 Dewa United Rp106,38 miliar
7 Borneo FC Samarinda Rp95,08 miliar
8 Bhayangkara Presisi Lampung FC Rp86,21 miliar
9 Persik Kediri Rp84,74 miliar
10 PSIM Yogyakarta Rp84,30 miliar

Satu hal yang patut diperhatikan adalah posisi Garudayaksa FC. Klub tersebut berhasil masuk empat besar dalam daftar nilai pasar, mengungguli sejumlah klub yang lebih dahulu dikenal sebagai kekuatan besar sepak bola nasional. Kehadirannya memperlihatkan bahwa peta persaingan di kasta tertinggi Indonesia semakin beragam.

Sementara itu, Bali United, Persebaya, dan Dewa United menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya didominasi dua klub dengan rivalitas panjang. Ada beberapa tim lain yang memiliki skuad bernilai tinggi dan berpotensi meramaikan persaingan sepanjang musim.

Mengapa Nilai Pasar Tinggi Tidak Menjamin Gelar Juara?

Nilai pasar skuad merupakan salah satu cara untuk melihat seberapa tinggi estimasi valuasi pemain sebuah klub. Namun, angka tersebut bukan jaminan bahwa sebuah tim akan menjadi juara pada akhir musim.

Dalam pertandingan, kualitas individu harus berjalan beriringan dengan kerja sama tim, kecocokan taktik, kebugaran pemain, dan konsistensi hasil. Klub dengan pemain bernilai tinggi pun tetap bisa kehilangan poin apabila gagal menjaga performa sepanjang kompetisi.

Bagi Persija, posisi teratas ini membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi, nilai skuad yang tinggi menunjukkan kekuatan aset pemain yang dimiliki klub. Di sisi lain, status tersebut bisa meningkatkan ekspektasi suporter yang ingin melihat investasi klub berbuah prestasi nyata.

Hal serupa berlaku untuk Persib. Dengan selisih nilai pasar sekitar Rp10 miliar dari Persija, Maung Bandung memiliki alasan kuat untuk tetap diperhitungkan dalam persaingan. Apalagi, nilai skuad bukan satu-satunya ukuran yang menentukan siapa yang paling siap menghadapi tekanan kompetisi.

Persaingan Tim Termahal BRI Super League Menarik Diikuti hingga Akhir Musim

Daftar tim termahal BRI Super League 2026/2027 memberikan gambaran tentang estimasi nilai pasar pemain klub-klub Indonesia. Persija Jakarta memimpin dengan Rp165,13 miliar, tetapi Persib Bandung masih membayangi dengan nilai pasar Rp155,13 miliar.

Di bawah keduanya, Bali United, Garudayaksa FC, Persebaya Surabaya, dan Dewa United juga memiliki skuad bernilai tinggi. Kondisi ini membuat persaingan menarik untuk diikuti, bukan hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga dari bagaimana setiap klub mengoptimalkan pemain yang mereka miliki.

Pada akhirnya, nilai pasar hanya memberikan gambaran mengenai valuasi pemain, bukan kepastian siapa yang akan mengangkat trofi. Persija memang unggul dalam daftar ini, tetapi mereka tetap harus membuktikan kualitas skuadnya di lapangan. Menurut kamu, apakah Persija mampu mengubah status sebagai tim termahal menjadi gelar juara musim ini? Ikuti terus informasi seputar sepak bola Indonesia lainnya hanya di Zetizen.com.

Editor:reno oktabrian ramadhan
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

See All
Advertisement