Zetizen
Advertisement

Borneo FC Lolos 8 Besar AFC Challenge League, Kisah Kadu yang Bangkit Setelah Gol Cepat Tainan City

N
Penulis:Najmi Raihan
Kamis, 22 Okt 2026•Baru Saja
Borneo FC Lolos 8 Besar AFC Challenge League, Kisah Kadu yang Bangkit Setelah Gol Cepat Tainan City
Para pemain Borneo melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tainan CitySumber: Instagram @Borneofc.id
Advertisement

Zetizen.com - Borneo FC memastikan langkah ke perempat final AFC Challenge League 2026/2027 setelah mengalahkan Tainan City dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (21/10/2026) malam. Kemenangan ini memastikan Pesut Etam finis sebagai juara Grup D dengan enam poin dari dua pertandingan.

Namun, di balik kemenangan tersebut, ada cerita menarik dari Kadu. Kiper Borneo FC itu sempat kebobolan pada menit ke-11, tetapi kemudian melakukan penyelamatan penting yang membantu timnya mempertahankan keunggulan hingga memastikan kemenangan.

Borneo FC Lolos 8 Besar dengan Dua Kemenangan dari Dua Laga

Borneo FC mengantongi enam poin dari dua pertandingan, hasil menang 2-0 atas Yangon United dan 3-1 atas Tainan City. Grup D hanya dihuni tiga tim setelah One Taguig FC mengundurkan diri, sehingga hasil imbang pun sebenarnya sudah cukup untuk melaju. Dengan dua kemenangan itu, posisi puncak Pesut Etam tidak lagi bisa dikejar.

Perjalanan ini juga menjadi debut Borneo di kompetisi resmi AFC. Pada laga pembuka Minggu (18/10/2026), Iago Mendonca memecah kebuntuan pada menit ke-53 sebelum Borneo menutup laga dengan skor 2-0. Satu tiket perempat final lainnya masih diperebutkan Tainan City dan Yangon United pada Sabtu (24/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Tekanan sebagai tuan rumah ikut menyertai perjalanan ini. Sebagai penyelenggara Grup D sekaligus unggulan pot pertama, Borneo harus memastikan kesiapan stadion dan tim berjalan beriringan, bahkan di tengah kekhawatiran asap kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur. MOC Chairman Tomi Pratama Gultom sebelumnya memastikan persiapan tetap berjalan sesuai rencana.

Gol Cepat Tainan City yang Menguji Mental Kadu

Pada menit ke-11, Borneo FC justru harus tertinggal lebih dulu. Kim Sang-jun melepaskan tembakan dari sisi kiri yang membawa Tainan City unggul 1-0. Gol tersebut disebut berawal dari kekeliruan Kadu dan menjadi ujian bagi sang kiper untuk menjaga fokus setelah kebobolan.

Skor 0-1 bertahan hingga turun minum, meski tuan rumah terus menekan. Pelatih Mauro Jeronimo mengakui gol cepat tersebut sempat memengaruhi permainan timnya. Namun, Borneo mampu bangkit setelah memasuki babak kedua.

Comeback Borneo FC di Babak Kedua

Perubahan terasa sejak menit ke-51 ketika Juan Villa menyamakan kedudukan lewat tembakan dari luar kotak penalti. Enam menit kemudian, Kablan N'Goma membalikkan skor menjadi 2-1. Dalam waktu singkat, pertandingan yang tadinya terlihat berat berubah menjadi milik tuan rumah.

Gol-gol tersebut membuat Borneo berada di posisi lebih nyaman. Meski begitu, keunggulan satu gol belum sepenuhnya aman karena Tainan City masih memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan.

Penyelamatan Kadu di Menit ke-64 yang Mengubah Cerita

Di sinilah cerita Kadu berbalik. Pada menit ke-64, Tainan City melancarkan serangan balik dan Matheus Porto berhadapan langsung dengan sang kiper. Kadu menggagalkan peluang itu dengan kakinya, tepat ketika Borneo baru unggul satu gol. Jika bola tersebut masuk, skor 2-2 bisa mengubah jalannya pertandingan.

Penyelamatan itu menjadi momen penting bagi Borneo FC untuk mempertahankan keunggulan. Setelah sempat menjadi sorotan akibat gol pembuka Tainan City, Kadu mampu memberikan kontribusi besar ketika timnya membutuhkan pertahanan yang solid.

Gol Pertama Amar Brkic dari Bangku Cadangan

Penutup datang pada menit ke-82. Amar Brkic, pemain pengganti, melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti untuk memastikan skor 3-1. Gol itu sekaligus menjadi gol pertamanya bersama tim utama Borneo FC. Masuknya pemain pengganti turut menambah variasi serangan tuan rumah di sisa pertandingan.

Hingga peluit panjang berbunyi, Tainan City tak mampu memperkecil selisih. Borneo FC pun mengunci kemenangan sekaligus memastikan diri melaju ke perempat final sebagai juara Grup D.

Target Mauro Jeronimo dan Jalan ke Perempat Final AFC Challenge League

Seusai laga, Jeronimo menyebut lolos ke perempat final adalah hal yang memang diinginkan tim. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, "ini merupakan target kami". Target itu kini terpenuhi, sehingga Borneo bisa menatap fase gugur dengan lebih percaya diri.

Perjalanan ini juga mengingatkan pada Dewa United, wakil Indonesia musim lalu yang terhenti di perempat final setelah kalah agregat 2-3 dari Manila Digger. Kini giliran Borneo, runner-up Super League 2025/2026 di belakang Persib Bandung, mencoba melangkah lebih jauh. Final AFC Challenge League 2026/2027 dijadwalkan berlangsung satu pertandingan pada 8 Mei 2027.

Kemenangan atas Tainan City menunjukkan bahwa perjalanan Borneo FC tidak selalu berjalan mulus. Sempat tertinggal lebih dulu, Pesut Etam mampu membalikkan keadaan dan mempertahankan keunggulan lewat kontribusi seluruh pemain, termasuk penyelamatan penting Kadu. Menurut kamu, sejauh mana Borneo FC bisa melangkah di AFC Challenge League musim ini? Ikuti terus perkembangan sepak bola lainnya hanya di Zetizen.com.

Editor:reno oktabrian ramadhan
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

See All
Advertisement