Zetizen.com - Kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) atas Barcelona dengan skor 4-2 di Liga Champions harus dibayar mahal. Winger asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, mengalami cedera serius pada lutut kanannya dan harus menjalani operasi. Cedera tersebut berpotensi membuatnya absen hingga akhir musim 2026/2027.
PSG mengonfirmasi bahwa Kvaratskhelia mengalami ruptur ligamen krusiatum anterior (ACL). Meski klub belum mengumumkan jadwal kepulangannya ke lapangan, cedera ini menjadi pukulan besar bagi tim asuhan Luis Enrique yang tengah berusaha mempertahankan gelar Liga Champions.
Apa yang Terjadi pada Kvaratskhelia Saat PSG Melawan Barcelona?
Kvaratskhelia mengalami cedera lutut kanan di Parc des Princes pada Selasa malam waktu Paris, 20 Oktober 2026, dalam laga fase liga Liga Champions 2026/2027. Ia mengalami cedera setelah terlibat dalam situasi perebutan bola dengan pemain muda Barcelona, Xavi Espart.
Tim medis langsung masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan. Kvaratskhelia kemudian ditarik keluar karena tidak mampu menumpukan berat badan pada kaki kanannya. Saat meninggalkan lapangan, Espart terlihat menghampiri dan menenangkannya.
Cedera tersebut menjadi perhatian di tengah pertandingan yang berlangsung sengit. PSG akhirnya menang 4-2 setelah kedua tim saling mencetak gol dalam laga yang menghasilkan enam gol tersebut.
Sehari setelah pertandingan, PSG mengumumkan bahwa Kvaratskhelia mengalami robekan ACL pada lutut kanan dan akan menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan.
Berapa Lama Kvaratskhelia Absen Akibat Cedera ACL?
Kvaratskhelia diperkirakan harus menjalani masa pemulihan panjang. Secara umum, pemulihan cedera ACL dapat memakan waktu enam bulan atau lebih, bergantung pada tingkat cedera, proses operasi, dan perkembangan rehabilitasi setiap pemain.
Jika operasi dilakukan pada akhir Oktober 2026, waktu pemulihan selama enam bulan secara teoritis akan membawa Kvaratskhelia ke sekitar April 2027. Namun, perhitungan tersebut bukan jadwal resmi kepulangannya karena PSG belum menetapkan target untuk kembali bermain.
Cedera ini juga membuatnya diperkirakan absen saat PSG bertandang ke Aston Villa pada 8 Desember 2026. Sejumlah laporan memperkirakan musim Kvaratskhelia berpotensi berakhir lebih cepat, meskipun kepastian waktu pemulihannya masih menunggu perkembangan medis.
Dampak Cedera Kvaratskhelia bagi PSG dan Ambisi Gelar Ketiga Liga Champions
Cedera ini datang pada waktu yang sulit bagi Luis Enrique. PSG tengah berusaha mempertahankan gelar Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kehilangan Kvaratskhelia menjadi pukulan bagi kekuatan lini serang mereka.
Pemain asal Georgia tersebut merupakan salah satu opsi penting PSG di sektor sayap. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan kreativitasnya dalam membangun serangan membuatnya menjadi pemain yang dapat memberikan ancaman bagi pertahanan lawan.
Kvaratskhelia juga datang ke musim ini dengan catatan prestasi yang kuat. Ia masuk nominasi Ballon d'Or 2026 setelah membantu PSG meraih gelar Liga Champions dan Ligue 1 pada musim sebelumnya.
Bagi Georgia, cedera ini turut menjadi kabar buruk. Kvaratskhelia merupakan kapten tim nasional, sehingga proses pemulihannya juga akan menjadi perhatian bagi pendukung sepak bola negaranya.
Dua Pemain Lain Ikut Tumbang di Laga yang Sama
Kvaratskhelia bukan satu-satunya pemain PSG yang mengalami cedera saat menghadapi Barcelona. Ousmane Dembélé dan Marquinhos juga harus menepi setelah mengalami masalah pada paha mereka.
Berdasarkan pengumuman resmi klub, Dembélé mengalami cedera paha kiri, sedangkan Marquinhos mengalami cedera paha kanan. Keduanya diperkirakan akan menjalani perawatan selama beberapa pekan.
Kondisi tersebut membuat PSG kehilangan tiga pemain penting setelah kemenangan atas Barcelona. Luis Enrique pun perlu menyesuaikan komposisi tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya, baik di Liga Champions maupun Ligue 1.
Kedalaman skuad akan menjadi faktor penting bagi PSG dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Tim perlu mencari alternatif untuk menjaga keseimbangan lini serang sekaligus mengantisipasi absennya pemain di sektor pertahanan.
Riwayat Cedera Sebelumnya
Kvaratskhelia juga pernah mengalami cedera pergelangan kaki kanan pada musim sebelumnya. Namun, cedera ACL merupakan masalah berbeda karena umumnya membutuhkan operasi dan rehabilitasi yang panjang.
Proses pemulihan tidak hanya berfokus pada penyembuhan jaringan yang cedera, tetapi juga mengembalikan kekuatan, stabilitas, dan kemampuan pemain untuk kembali berkompetisi. Durasi pemulihan setiap atlet dapat berbeda, sehingga perkembangan kondisi Kvaratskhelia akan menjadi faktor penting dalam menentukan kapan ia bisa kembali bermain.
Kini, Kvaratskhelia harus fokus menjalani operasi dan proses pemulihan agar bisa kembali ke lapangan. Menurut kamu, seberapa besar dampak absennya Kvaratskhelia bagi PSG dalam mempertahankan gelar Liga Champions? Ikuti terus informasi seputar sepak bola lainnya hanya di Zetizen.com.





