Zetizen
Advertisement

Baju dan Celana Rusak Kok Malah Dipamerkan? Mengenal Visible Mending, Tren Fashion yang Bikin Jahitan Jadi Estetika

M
Minggu, 8 Nov 2026•6 Jam Lalu
Baju dan Celana Rusak Kok Malah Dipamerkan? Mengenal Visible Mending, Tren Fashion yang Bikin Jahitan Jadi Estetika
Bagian jeans yang berlubang bisa diubah menjadi detail dekoratif melalui teknik visible mending dengan jahitan berwarna kontrasSumber: Instagram@fiberess
Advertisement

Zetizen.com - Pernah punya celana jeans yang berlubang atau kaus kesayangan yang sobek, tetapi terlalu sayang untuk dibuang? Biasanya, pakaian seperti itu langsung masuk tumpukan baju lama atau dibawa ke tukang jahit agar kerusakannya tidak terlihat. Namun, dalam dunia fashion, ada pendekatan berbeda yang justru menjadikan bekas kerusakan sebagai bagian dari penampilan.

Teknik tersebut dikenal sebagai visible mending, yaitu cara memperbaiki pakaian dengan jahitan, sulaman, atau tambalan yang sengaja dibiarkan terlihat. Alih-alih menyembunyikan bagian yang rusak, teknik ini mengubahnya menjadi detail visual yang menarik. Pendekatan tersebut mulai mendapat perhatian baru di tengah meningkatnya pembahasan tentang keberlanjutan dan kebiasaan konsumsi fashion.

1. Apa Itu Visible Mending?

Visible mending merupakan teknik memperbaiki pakaian dengan menonjolkan bagian yang diperbaiki. Misalnya, lubang pada celana jeans ditutup menggunakan kain berwarna kontras, kemudian dijahit dengan pola tertentu agar menghasilkan tampilan dekoratif.

Teknik ini berbeda dari perbaikan pakaian biasa yang umumnya berusaha membuat kerusakan tidak terlihat. Dalam visible mending, jahitan justru menjadi bagian dari desain. Hasilnya bisa terlihat seperti bordir, ilustrasi kecil, atau pola geometris yang membuat pakaian memiliki karakter tersendiri.

Tren ini juga berkaitan dengan konsep slow fashion, yaitu pendekatan berpakaian yang lebih memperhatikan usia pakai, kualitas, dan proses pembuatan pakaian.

2. Sashiko, Teknik Jepang yang Jadi Inspirasi

Sashiko merupakan teknik jahitan tradisional Jepang yang menggunakan pola jahitan berulang untuk memperkuat sekaligus memperindah kain. Sumber: Instagram@hiiihorse
Sashiko, teknik jahitan tradisional Jepang yang menggunakan pola jahitan berulang untuk memperkuat sekaligus memperindah kain. Sumber: Instagram @hiiihorse

Salah satu teknik yang sering dikaitkan dengan visible mending adalah sashiko dari Jepang. Teknik bordir tradisional ini menggunakan jahitan sederhana yang disusun berulang hingga membentuk pola geometris.

Awalnya, sashiko digunakan untuk memperkuat kain dan membuat pakaian lebih tahan lama. Seiring waktu, pola jahitannya juga dikenal sebagai elemen dekoratif dalam tekstil dan fashion.

Kini, teknik tersebut dapat diterapkan pada berbagai pakaian, terutama denim. Benang putih yang dijahit membentuk pola di atas kain biru menjadi salah satu tampilan yang mudah dikenali. Hasilnya bukan hanya memperbaiki pakaian, tetapi juga memberikan detail yang membuatnya berbeda.

3. Tambalan Tidak Harus Memiliki Warna yang Sama

Salah satu hal menarik dari visible mending adalah kebebasan dalam memilih bahan dan warna. Tambalan tidak harus memiliki warna yang sama dengan pakaian asli.

Pada celana jeans biru, misalnya, bagian yang berlubang bisa ditutup dengan kain merah, kuning, atau bermotif. Sementara itu, pakaian polos dapat diberi sulaman berbentuk bunga, garis, maupun bentuk abstrak.

Perbedaan warna justru menjadi daya tariknya. Setiap tambalan bisa menghasilkan tampilan yang berbeda sehingga pakaian tidak terlihat seperti barang yang diperbaiki secara asal-asalan.

4. Kenapa Visible Mending Menarik Perhatian Gen Z?

Ada dua hal yang membuat visible mending menarik bagi generasi muda, yaitu kreativitas dan keinginan menggunakan pakaian lebih lama.

Laporan FashionUnited pada Oktober 2026 menyebutkan bahwa minat terhadap perawatan dan perbaikan pakaian semakin meningkat. Dalam laporan tersebut, pencarian Pinterest untuk kata kunci sashiko ideas naik 1.509%, sedangkan repair aesthetic meningkat 157% menurut Pinterest Hobbies Trend Report 2026.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan memperbaiki pakaian mulai dipandang sebagai aktivitas kreatif, bukan hanya kebutuhan ketika baju rusak. Pakaian lama bisa menjadi media untuk mengekspresikan gaya tanpa harus selalu membeli sesuatu yang baru.

Selain itu, teknik ini juga cocok untuk mereka yang menyukai barang dengan karakter personal. Dua orang bisa memperbaiki celana jeans dengan pola berbeda dan menghasilkan tampilan yang tidak sama.

5. Bukan Sekadar Estetika, Ada Cerita di Balik Pakaian

Visible mending juga memiliki nilai personal karena setiap jahitan bisa menyimpan cerita. Ada pakaian yang diperbaiki karena memiliki kenangan tertentu, ada pula yang dipertahankan karena bahannya masih bagus dan nyaman digunakan.

Dalam konteks fashion, hal ini memberikan perspektif berbeda terhadap pakaian lama. Bekas jahitan tidak selalu harus dianggap sebagai kekurangan. Justru, detail tersebut bisa menunjukkan proses penggunaan dan perjalanan sebuah pakaian.

Meski begitu, visible mending bukan solusi tunggal untuk persoalan limbah tekstil. Perbaikan pakaian memang dapat memperpanjang masa pakai, tetapi dampaknya tetap perlu dilihat bersama kebiasaan produksi dan konsumsi fashion secara keseluruhan.

6. Bagaimana Cara Mencoba Visible Mending?

Tidak harus memiliki kemampuan menjahit profesional untuk mencoba teknik ini. Kamu bisa memulainya dari pakaian yang memiliki kerusakan kecil, seperti lubang pada jeans, bagian siku jaket, atau kaus yang mulai sobek.

Gunakan kain perca sebagai tambalan, lalu pilih benang dengan warna yang berbeda agar hasil jahitan terlihat. Jika ingin tampilan lebih dekoratif, coba pola sederhana seperti garis silang, kotak, atau bentuk bunga.

Untuk inspirasi, kamu juga bisa mencari referensi dengan kata kunci visible mending denim, sashiko embroidery, atau DIY clothing repair. Dari sana, kamu bisa menemukan berbagai cara mengubah pakaian lama menjadi sesuatu yang lebih personal.

Pada akhirnya, visible mending menunjukkan bahwa fashion tidak selalu harus berhubungan dengan pakaian baru. Terkadang, kreativitas justru muncul dari barang yang sudah lama dimiliki.

Jadi, sebelum membuang pakaian kesayangan yang rusak, mungkin ada baiknya melihat apakah bagian tersebut masih bisa diperbaiki sekaligus dibuat lebih menarik. nah pandangan klian gimana nih dengan informasi fashion ini? Temukan inspirasi fashion lainnya di Zetizen.com!

Editor:medita restu
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

See All
Advertisement