
Zetizen - Film aksi komedi Panda Plan: The Magical Tribe dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Februari 2026. Sekuel dari Panda Plan ini kembali menghadirkan Jackie Chan dalam petualangan yang memadukan aksi, humor, dan sentuhan fantasi, namun dengan pendekatan yang lebih hangat dan humanis.
Dalam film ini, Jackie memerankan versi fiksi dirinya sendiri, seorang bintang laga internasional yang terlibat dalam misi memindahkan anak panda bernama Hu Hu.
Perjalanan tersebut berubah menjadi kekacauan ketika mereka diserang pemburu liar dan terdampar di wilayah suku misterius yang terisolasi dari dunia modern. Hu Hu kemudian dipercaya sebagai hewan suci yang diyakini mampu menyelamatkan suku tersebut dari krisis yang tengah mereka hadapi.
Berlatar Desa Wengding di Yunnan
Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada latarnya. Cerita membawa penonton ke Desa Wengding di Cangyuan, Provinsi Yunnan, wilayah barat daya Tiongkok yang berbatasan langsung dengan Myanmar.
Desa ini dikenal sebagai salah satu permukiman etnik Wa yang telah berdiri sekitar 400 tahun dan kerap disebut sebagai “desa primitif terakhir Tiongkok” karena masih mempertahankan arsitektur dan tradisi leluhur.
Rumah-rumah kayu beratap jerami yang berdiri rapat di lereng perbukitan menciptakan lanskap yang dramatis. Pegunungan berkabut mengelilingi desa, menghadirkan suasana mistis yang selaras dengan unsur fantasi dalam film.
Lukisan dan simbol leluhur yang menghiasi bangunan memperlihatkan identitas budaya Wa yang kuat, mulai dari ritual penghormatan kepada alam hingga sistem kepemimpinan tradisional.
Pemilihan latar ini terasa signifikan. Alih-alih menampilkan kota-kota modern seperti Beijing atau Shanghai yang kerap muncul dalam film Mandarin arus utama, Panda Plan: The Magical Tribe justru mengeksplorasi sisi lain Tiongkok yang jarang tersorot layar lebar.
Keberagaman etnis dan budaya menjadi bagian penting dalam pembangunan atmosfer cerita. Kehadiran suku Wa bukan sekadar latar eksotis, tetapi menjadi inti konflik ketika Hu Hu dipuja sebagai makhluk suci yang dipercaya membawa harapan bagi komunitas tersebut.
Visual pegunungan Yunnan yang berkabut, hutan lebat, serta permukiman tradisional memberikan nuansa petualangan yang berbeda dari film-film aksi Jackie Chan sebelumnya. Lanskap alam yang luas juga mendukung adegan aksi dan perjalanan karakter menuju Puncak Awe, lokasi penting dalam cerita.
Sinopsis Panda Plan The Magical Tribe
Dalam film ini, Jackie kembali memerankan versi fiksi dirinya sendiri—seorang bintang laga internasional yang berupaya memindahkan anak panda bernama Hu Hu ke kebun binatang lain.
Namun di tengah perjalanan, mereka diserang pemburu liar dan terdampar di wilayah suku primitif misterius. Hu Hu kemudian dipuja sebagai “binatang suci” yang diyakini memegang kunci untuk menyelesaikan krisis bencana yang tengah dihadapi suku tersebut. Dari sinilah konflik, salah paham budaya, serta misi pendakian penuh humor berkembang.
Lebih Humanis dan Sarat Pesan Keluarga
Menariknya, dalam film ini Jackie lebih banyak menampilkan sisi humanis dan komedi ketimbang aksi laga ekstrem seperti tembak-menembak atau kejar-kejaran mobil mewah.
Interaksi antar karakter menghadirkan pesan moral khas Asia yang menekankan nilai keluarga, kebersamaan, serta keberuntungan dalam momentum Tahun Baru Imlek. Film ini diposisikan sebagai tontonan keluarga yang cocok untuk segala usia.
Deretan Pemeran Utama
1. Jackie Chan sebagai Jackie







