Zetizen
Advertisement

Kenapa Outfit Runway JFW 2027 Terlihat Nggak Biasa? Ini 5 Hal yang Sering Terlewat

M
Jumat, 30 Okt 2026•Baru Saja
Kenapa Outfit Runway JFW 2027 Terlihat Nggak Biasa? Ini 5 Hal yang Sering Terlewat
Kelihatannya Cuma Outfit, Padahal Ada Ceritanya, 5 fun Fact dari Runway JFW 2027Sumber: jfwofficial
Advertisement

Zetizen.com - Pernah melihat outfit runway JFW 2027 lalu spontan berpikir, “Ini sebenarnya dipakai ke mana?” Nggak semua pakaian di catwalk memang dibuat untuk langsung dicopy menjadi daily outfit. Runway juga menjadi ruang bagi desainer untuk memainkan siluet, proporsi, tekstur, sampai ide yang sengaja dibuat lebih ekstrem.

Itulah yang membuat Jakarta Fashion Week 2027 menarik untuk dilihat lebih dekat. Di antara pergantian look yang cepat, ada detail yang mungkin terasa “aneh” saat pertama dilihat, tetapi justru membuka cara lain untuk menikmati fashion tanpa harus bertanya apakah bajunya cocok dipakai nongkrong besok.

1. Outfit runway JFW 2027 nggak harus jadi daily outfit

Runway dan trotoar memang punya aturan main yang berbeda. Pakaian yang tampil di fashion show nggak selalu dirancang sebagai formula outfit yang harus kita salin dari kepala sampai kaki.

Catwalk memberi ruang lebih besar untuk memperlihatkan ide desain. Proporsi bisa dibesarkan, layer dibuat lebih ramai, sementara bentuk pakaian dapat sengaja keluar dari siluet yang biasa kita temukan sehari-hari.

Karena itu, melihat runway hanya dari ukuran “wearable atau nggak” bisa membuat banyak detail menarik terlewat. Yang bisa kita ambil justru potongan idenya, seperti kombinasi warna, bentuk lengan, permainan tekstur, atau cara layering.

Jadi, ketika satu look terasa terlalu dramatis untuk dipakai ngopi, belum tentu look tersebut gagal. Bisa jadi memang ada hal lain yang ingin diperlihatkan selain fungsi pakaian sehari-hari.

2. Siluet besar bukan berarti salah ukuran

Bahu yang dibuat lebar, rok dengan volume besar, atau celana yang jatuh jauh dari garis kaki bisa langsung mengubah karakter sebuah outfit. Di runway, permainan proporsi seperti ini menjadi salah satu cara paling cepat untuk membuat mata berhenti.

Siluet bekerja bahkan sebelum detail kecil pakaiannya terlihat. Bahu lebar bisa menciptakan kesan kuat, pinggang yang dipertegas mengubah proporsi tubuh, sementara volume pada rok membuat gerakan pakaian lebih mudah tertangkap ketika model berjalan.

Menariknya, ide tersebut sebenarnya nggak asing dari outfit Gen Z. Oversized blazer, baggy jeans, jorts, sampai wide-leg pants menunjukkan bahwa permainan proporsi juga sudah masuk ke gaya sehari-hari dalam versi yang lebih mudah dipakai.

Jadi, kita nggak perlu menyalin volume runway secara utuh. Cukup ambil rumusnya dengan mempertemukan satu item oversized dengan sesuatu yang lebih fitted agar proporsinya terasa berbeda.

3. Styling “tabrakan” kadang justru sengaja dibuat begitu

Ada aturan styling lama yang rasanya sudah sering kita dengar. Kalau atasan ramai, bawahan dibuat sederhana. Kalau sudah memakai motif, jangan menambahkan terlalu banyak elemen lain.

Runway justru sering menarik karena berani mengacak aturan tersebut. Motif bisa bertemu motif, material mengilap berdampingan dengan tekstur kasar, sementara pakaian formal bisa dipertemukan dengan item yang jauh lebih santai.

Benturan seperti ini membuat mata perlu waktu sedikit lebih lama untuk membaca outfit. Ada lebih dari satu titik perhatian dan hasilnya nggak selalu terasa “rapi” dalam pengertian konvensional.

Kalau ingin membawanya ke daily outfit, tentu nggak perlu langsung menumpuk semuanya. Kemeja formal dengan baggy jeans atau rok feminin dengan jaket berstruktur sudah cukup untuk memainkan dua karakter berbeda.

4. Kain di runway JFW 2027 nggak selalu dibiarkan jatuh biasa

Kalau biasanya kain mengikuti bentuk tubuh, runway memberikan kesempatan untuk melakukan hal sebaliknya. Material bisa dibentuk melalui draping, lipatan, pleats, layering, sampai konstruksi tertentu sehingga menciptakan bentuk baru.

Efeknya baru benar-benar terasa ketika pakaian bergerak. Lipatan bisa berubah setiap kali model melangkah, layer saling bertumpuk, sementara volume membuat siluet terlihat berbeda ketika dilihat dari depan dan samping.

Detail seperti ini juga menjadi alasan foto close-up runway sering sama menariknya dengan foto full look. Dari jauh kita menangkap siluet, tetapi dari dekat baru terlihat bagaimana tekstur dan konstruksinya bekerja.

Jadi, kalau ada outfit yang bentuknya membuat kita bertanya, “Kok kainnya bisa berdiri begitu?”, jangan cuma fokus pada styling. Teknik pengolahan materialnya bisa jadi justru bagian paling menarik.

5. Culture dan nature nggak harus berubah jadi motif yang literal

Salah satu panggung JFW 2027 pada 27 Oktober membawa tajuk Culture/Nature dengan Sejauh Mata Memandang dan Oscar Lawalata Culture. Pertemuan dua kata itu menarik karena budaya dan alam punya banyak kemungkinan untuk diterjemahkan lewat fashion.

Inspirasi budaya nggak harus selalu berakhir menjadi pakaian yang terasa seperti kostum tradisional. Begitu juga dengan alam yang nggak harus otomatis muncul sebagai motif bunga, daun, atau gambar pemandangan.

Referensi bisa hadir lebih halus lewat pilihan tekstil, teknik pengerjaan, tekstur, siluet, sampai bagaimana material bergerak ketika dikenakan. Di situlah proses membaca sebuah karya menjadi lebih menarik daripada sekadar mencari simbol yang paling gampang dikenali.

Buat kita yang melihatnya, ada permainan kecil yang seru. Coba lihat sebuah look lebih lama dan cari tahu apakah referensinya langsung terlihat, atau justru baru terasa setelah memperhatikan detailnya.

Pertanyaan paling menarik bukan lagi “siapa yang mau pakai ini?”

Ketika satu look muncul dengan bentuk eksperimental, pertanyaan “Emang ada yang mau pakai?” memang gampang keluar. Tapi kalau berhenti di situ, kita kehilangan kesempatan membaca apa yang sebenarnya sedang dimainkan.

Coba ganti pertanyaannya. Kenapa bahunya dibuat sebesar itu? Kenapa dua tekstur dipertemukan? Kenapa siluetnya sengaja nggak simetris? Atau kenapa dua item yang biasanya nggak pernah dipasangkan justru muncul dalam satu look?

Begitu pertanyaannya berubah, runway terasa jauh lebih seru. Kita nggak lagi melihat pakaian hanya sebagai barang yang harus masuk keranjang belanja, tetapi sebagai tempat untuk menguji ide.

Mau tahu lebih banyak soal tren, eksperimen gaya, dan inspirasi fashion dari runway? Temukan berbagai insight menarik seputar dunia fashion dan gaya Gen Z lainnya hanya di Zetizen.com!

Editor:medita restu
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

See All
Advertisement