Zetizen
Advertisement

Dulu Dibilang Norak, Sekarang Jadi Ikon Gaya! 7 Tren Fashion yang Berhasil Comeback di Kalangan Gen Z

M
Senin, 26 Okt 2026•1 Hari Lalu
Dulu Dibilang Norak, Sekarang Jadi Ikon Gaya! 7 Tren Fashion yang Berhasil Comeback di Kalangan Gen Z
Pesta Ulang Tahun ArthadaSumber: Arthada
Advertisement

Zetizen.com - Pernah melihat outfit lama dan berpikir, “Dulu kok ada yang mau pakai model begini, ya?” Menariknya, sejumlah tren fashion yang sempat dianggap norak justru kembali dilirik Gen Z. Mulai dari skinny jeans, celana baggy, hingga sepatu dengan desain unik, gaya yang dulu menuai pro dan kontra kini menjadi bagian dari eksplorasi outfit anak muda.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tren fashion tidak selalu bergerak maju meninggalkan masa lalu. Media sosial, budaya pop, dan nostalgia membuat gaya lama menemukan penggemar baru, meski cara memakainya sudah banyak berubah. 

Berikut tujuh tren fashion yang membuktikan bahwa sesuatu yang dulu dianggap aneh belum tentu kehilangan tempat di dunia mode.

1. Skinny Jeans, Celana yang Belum Benar-Benar Kehilangan Penggemar

Skinny Jeans jadi salah satu inspirasi  outfit sekarang
Skinny Jeans jadi Salah Satu Inspirasi Outfit

Skinny jeans pernah menjadi andalan banyak orang sebelum celana berpotongan longgar semakin mencuri perhatian. Model yang melekat dengan gaya kasual era 2010-an ini bahkan sempat menjadi bahan perdebatan di media sosial, terutama ketika generasi muda mulai membandingkannya dengan siluet celana yang lebih lebar.

Namun, menganggap skinny jeans sudah sepenuhnya ketinggalan zaman juga tidak tepat. Laporan YPulse pada September 2025 menunjukkan bahwa pandangan Gen Z terhadap skinny jeans tidak seragam. Hal ini memperlihatkan bahwa popularitas suatu tren tidak selalu berarti semua orang meninggalkannya atau kembali menyukainya secara bersamaan.

Kini, skinny jeans tetap bisa menjadi pilihan bagi mereka yang menyukai siluet ramping. Memadukannya dengan kemeja longgar, jaket oversized, atau sepatu berdesain tegas dapat menghasilkan tampilan yang terasa lebih modern.

2. Celana Baggy, Ketika Potongan Longgar Justru Terlihat Stylish

Tren Fashion Sekarang
Tren Fashion dengan Baggy Jeans

Celana yang terlihat kebesaran dahulu bisa dianggap sebagai kesalahan memilih ukuran. Sekarang, potongan baggy justru menjadi salah satu elemen yang mudah ditemukan dalam berbagai inspirasi streetwear.

Gaya celana longgar memiliki hubungan erat dengan perkembangan budaya hip-hop dan streetwear. Seiring waktu, siluet tersebut diadaptasi ke berbagai gaya, dari penampilan kasual sehari-hari hingga kombinasi pakaian yang lebih eksperimental.

Celana baggy juga memberi ruang untuk bermain dengan proporsi. Kaus grafis, hoodie, atau atasan yang lebih pas di badan bisa menjadi pasangan yang menarik, tergantung pada tampilan yang ingin diciptakan.

Hal yang membuatnya relevan bukan sekadar ukurannya yang besar. Potongan longgar menawarkan alternatif bagi mereka yang ingin tampil nyaman tanpa harus mengikuti standar pakaian ketat atau siluet ramping.

3. Sepatu Berdesain Unik, Saat Penampilan Nyentrik Menjadi Daya Tarik

Sepatu Tubi bikin mata melirik
Sepatu Tabi Bikin Mata Melirik

Tidak semua sepatu dirancang untuk langsung terlihat cantik di mata semua orang. Ada alas kaki dengan bentuk yang tidak biasa, seperti Crocs dan sepatu Tabi, yang justru memunculkan perdebatan tentang batas antara desain menarik dan tampilan yang dianggap aneh.

Fenomena ini kerap dikaitkan dengan istilah ugly fashion, yaitu pendekatan gaya yang menantang standar estetika konvensional. Kajian yang dipresentasikan dalam konferensi European Marketing Academy pada 2024 turut membahas Crocs dan sepatu Tabi sebagai contoh desain yang memancing respons beragam.

Di sinilah letak daya tariknya. Desain yang tidak biasa bisa membuat sebuah outfit mudah dikenali, sementara kenyamanan dan selera personal memberi alasan tambahan bagi seseorang untuk memilihnya.

Bagi Gen Z, sepatu tidak harus selalu mengikuti definisi keren yang sama. Terkadang, pilihan yang paling menarik justru datang dari keberanian memakai sesuatu yang tidak disukai semua orang.

4. Cargo Pants, Celana Fungsional yang Menjadi Bagian dari Streetwear

Tren fashion sekarang
Tren Fashion Cargo Pants

Kantong berukuran besar menjadi ciri khas cargo pants. Celana yang dikenal karena fungsi praktisnya ini kini hadir dalam berbagai potongan dan sering digunakan untuk menciptakan tampilan kasual dengan sentuhan streetwear.

Perubahan tersebut menunjukkan bagaimana pakaian yang mengutamakan fungsi dapat menemukan tempat baru dalam dunia fashion. Cargo pants bisa dipadukan dengan kaus polos, kemeja, jaket, atau atasan berpotongan ramping agar penampilannya tidak terasa monoton.

Selain memberikan ruang penyimpanan tambahan, kantong-kantongnya juga membentuk karakter visual yang kuat. Tidak heran jika cargo pants tetap menarik bagi mereka yang menyukai outfit dengan detail tegas.

Tren ini mengingatkan kita bahwa pakaian praktis tidak harus terlihat membosankan. Dengan kombinasi yang tepat, fungsi dan gaya bisa berjalan beriringan.

5. Bucket Hat, Aksesori Lama yang Kembali Menemukan Tempat

Tren Fashion Gen Z
Tren Fashion Bucket Hat

Bucket hat memiliki bentuk sederhana dengan bagian atas membulat dan pinggiran yang mengelilingi kepala. Sebelum menjadi aksesori fashion, topi ini dikenal sebagai penutup kepala yang fungsional, lalu berkembang melalui berbagai pengaruh budaya populer dan streetwear.

Ketika gaya retro kembali mendapat perhatian, bucket hat ikut menemukan ruang dalam inspirasi outfit anak muda. Topi ini dapat menjadi aksen yang menonjol saat dipadukan dengan kaus polos, denim, atau pakaian kasual lainnya.

Keunggulannya terletak pada kemampuannya mengubah kesan penampilan tanpa memerlukan banyak tambahan. Satu aksesori bisa memberi sentuhan berbeda pada outfit yang sebenarnya sederhana.

Bucket hat juga menjadi contoh bahwa tren lama tidak selalu hilang sepenuhnya. Terkadang, tren hanya menunggu momen yang tepat untuk kembali dilirik.

Mengapa Tren Fashion Lama Bisa Kembali Populer?

Kembalinya tren fashion lama dipengaruhi oleh nostalgia, budaya pop, media sosial, dan kreativitas dalam memadukan pakaian. Gaya dari era sebelumnya dapat ditemukan kembali oleh generasi baru, lalu diadaptasi agar sesuai dengan selera dan kebutuhan masa kini.

Namun, tren yang kembali populer tidak selalu berarti semua orang akan menyukainya. Skinny jeans, low-rise jeans, dan sepatu berdesain unik memperlihatkan bahwa fashion merupakan ruang yang beragam, tempat beberapa gaya dapat hidup berdampingan.

Pada akhirnya, tidak semua tren harus diikuti hanya karena sedang ramai dibicarakan. Memahami gaya yang disukai, memilih pakaian yang nyaman, dan berani bereksperimen bisa menjadi cara yang lebih menyenangkan untuk membangun identitas berpakaian.

Jadi, tren mana yang paling ingin kamu coba atau justru tidak ingin kamu pakai lagi? Bagikan pendapatmu dan ceritakan gaya fashion lama yang menurutmu layak kembali populer! Baca Informasi Seputar Fashion hanya di Zetizen.com.

Editor:medita restu
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

See All
Advertisement