TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di IndonesiaLagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia

Film Senin Harga Naik Tayang Lebaran 2026, Ini 7 Fakta Unik Drama Keluarga yang Siap Bikin Haru

n
Penulis:nadia
Rabu, 4 Mar 20264 Mar 2026
Film Senin Harga Naik Tayang Lebaran 2026, Ini 7 Fakta Unik Drama Keluarga yang Siap Bikin Haru
Para pemeran utama menghadiri konferensi pers film Senin Harga Naik, Selasa, 3 Maret 2026 di XXI Epicentrum, Jakarta. TEMPO/Andara AngestiFoto: nadia / Zetizen Media

Zetizen - Film Senin Harga Naik resmi dijadwalkan tayang mulai 18 Maret 2026 bertepatan dengan momen Lebaran. Diproduksi oleh Starvision dan berkolaborasi dengan Legacy Pictures, film ini disutradarai oleh Dinna Jasanti.

Mengusung genre drama keluarga, film ini bukan sekadar tontonan Lebaran biasa. Ada konflik, ada gengsi, ada cinta yang sulit diungkapkan dan semuanya terasa sangat dekat dengan realita keluarga Indonesia. Berikut 7 fakta uniknya:

1. Film Pilihan Lebaran dari Starvision

Produser Chand Parwez menyebut Senin Harga Naik sebagai “film pilihan Lebaran”. Bukan tanpa alasan. Lebaran identik dengan momen pulang, berkumpul, dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.

Film ini sengaja dirilis di tanggal strategis 18 Maret 2026 agar menjadi opsi tontonan keluarga saat libur panjang. Harapannya, menonton film ini bisa menjadi pengalaman kolektif, tertawa bareng, diam bareng saat adegan emosional, lalu pulang dengan perasaan yang lebih hangat.

Alih-alih drama yang terlalu berat, film ini menawarkan refleksi yang membumi dan relevan.

2. Konflik Ibu dan Anak yang Realistis

Cerita berpusat pada Mutia (Nadya Arina), perempuan ambisius yang ingin membuktikan dirinya sukses tanpa bantuan keluarga. Ia berselisih dengan ibunya, Retno (Meriam Bellina), sosok single mother kuat yang membesarkan anak-anaknya lewat usaha toko roti keluarga.

Tiga tahun setelah konflik besar, Mutia benar-benar sukses di dunia properti. Tapi hidup membawanya kembali ke rumah, ke sumber luka yang belum sembuh.

Menurut Dinna Jasanti, inti cerita film ini sederhana, tentang ibu dan anak punya tujuan yang sama, yaitu saling menyayangi dan melindungi. Namun cara mengekspresikan cinta itulah yang berbeda. Dari sinilah muncul kesalahpahaman, gengsi, dan ego.

Tema ini terasa realistis karena banyak keluarga di Indonesia mengalami hal serupa, tentang komunikasi yang tidak pernah benar-benar selesai.

3. Berlatar Toko Roti Legendaris

Latar utama film ini adalah Toko Roti Mercusuar, usaha keluarga yang sudah lama berdiri. Di sana ada rutinitas unik “Senin harga naik” yang menjadi bagian dari dinamika bisnis mereka.

Lebih dari sekadar tempat usaha, toko roti ini menjadi simbol warisan, pengorbanan, dan harga diri keluarga. Retno berjuang mempertahankannya dari tekanan ekonomi dan ancaman penggusuran, sementara Mutia melihat masa depan dengan perspektif berbeda.

Konflik modernitas versus tradisi terasa kuat di sini, apakah mempertahankan warisan keluarga lebih penting daripada ambisi pribadi?

4. Deretan Pemain Lintas Generasi

Film ini mempertemukan aktor senior dan generasi muda dalam satu layar. Beberapa nama besar yang terlibat antara lain:

  • Meriam Bellina sebagai Retno

  • Nadya Arina sebagai Mutia

  • Andri Mashadi

  • Brandon Salim

  • Hamish Daud

  • Rianti Cartwright

  • Aci Resti, Nayla Purnama, Givina Lukita, dan lainnya.

Kombinasi ini memberi warna emosional yang kaya. Karakter terasa hidup karena dimainkan oleh aktor dengan pengalaman dan energi berbeda.

5. Soundtrack dari Virgoun (dan Musisi Lainnya)

Musik jadi elemen penting dalam memperkuat suasana film. Virgoun membawakan lagu tema berjudul “Saat Kau Telah Mengerti.”

Virgoun menulis lagu ini dari dua sudut pandang: sebagai anak dan sebagai orang tua. Liriknya menyentuh, terutama bagian tentang kesinambungan generasi, yakni bagaimana suatu hari nanti, anak akan memahami posisi orang tua.

Selain itu, Kunto Aji dan Nadin Amizah juga menyumbangkan lagu berjudul “Selaras.”

Penata musik Hariopati Rinanto memastikan aransemen tidak terlalu dominan agar emosi para aktor tetap menjadi pusat perhatian.

6. Produksi dari Rumah Produksi Berpengalaman

Starvision sudah lebih dari 30 tahun berkiprah di industri film Indonesia dan dikenal konsisten menghadirkan film box office dengan cerita kuat.

Kolaborasi dengan Legacy Pictures memperkuat sisi produksi dan distribusi. Kombinasi ini memberi jaminan standar kualitas, baik dari segi teknis maupun pemasaran.

Dengan rekam jejak tersebut, Senin Harga Naik punya semua elemen untuk menjadi salah satu film utama Lebaran 2026.

7. Drama yang Bukan Cuma Bikin Nangis, Tapi Refleksi

Film ini bukan cuma drama penuh air mata. Ada tawa, ada konflik keras, tapi juga ada ruang refleksi.

Isunya sederhana, tentang gengsi, tentang ekspektasi, tentang ambisi, dan tentang orang tua yang sebenarnya cuma ingin anaknya baik-baik saja.

Dan mungkin, seperti judulnya, “harga” memang selalu naik setiap Senin. Tapi hubungan keluarga? Semoga nggak ikut naik jaraknya.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →