Zetizen.com - Film terbaru Palari Films, Desember Jani, resmi memperkenalkan teaser trailer dan original soundtrack (OST) berjudul Kopi Kaleng. Mengusung konsep All Women Project, film ini menghadirkan cerita keluarga dari tiga generasi perempuan sekaligus memperkenalkan Luna Maya sebagai produser eksekutif.
Teaser trailer tersebut diperkenalkan dalam media gathering yang berlangsung di ForkSteel, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 14 September 2026. Desember Jani dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026 dengan membawa kisah tentang hubungan keluarga, jarak emosional, serta usaha untuk kembali memahami satu sama lain.
Kisah Keluarga yang Berjarak Secara Emosional
Kepergian Julia menjadi salah satu konflik utama dalam Desember Jani. Jani hanya ingin kakaknya kembali, tetapi situasi tersebut justru membuat hubungannya dengan Winnie semakin renggang.
Jani menyalahkan sang ibu, sedangkan Winnie harus tetap menjalani pekerjaannya sembari menyimpan rasa bersalah atas apa yang terjadi dalam keluarganya.
Di tengah hubungan ibu dan anak yang semakin berjarak, terdapat Oma yang sehari-hari berjualan lumpia. Sosok tersebut menjadi tempat Jani merasa nyaman ketika situasi di rumah tidak lagi terasa sama.
Namun, ada satu hal yang tidak diketahui anggota keluarga lainnya. Jani ternyata masih berkomunikasi secara diam-diam dengan Julia.
Cerita kemudian berkembang ketika sebuah rahasia membawa keluarga tersebut pada percakapan yang selama ini mereka hindari. Dalam empat hari di bulan Desember, Jani harus menentukan pilihan antara tetap menjaga rahasia kakaknya atau mengatakan kebenaran kepada keluarganya.
Hyori Mika dan Chempa Puteri Bawakan OST Kopi Kaleng
Selain teaser trailer, Palari Films turut merilis music video OST Kopi Kaleng. Lagu ciptaan Harlan Boer tersebut mendapatkan aransemen ulang dan dibawakan oleh dua pemeran utama, Hyori Mika dan Chempa Puteri.
Music video tersebut disutradarai sekaligus diedit oleh Hyori Mika. Visualnya memperlihatkan hubungan sisterhood antara Jani dan Julia yang kompak serta hangat.
Kehadiran music video tersebut menjadi bagian dari pengenalan hubungan kedua karakter sebelum penonton menyaksikan keseluruhan konflik keluarga dalam film.
Digawangi Sineas Perempuan dari Berbagai Lini
Konsep All Women Project menjadi salah satu identitas utama Desember Jani. Film ini digarap oleh sejumlah perempuan dari berbagai posisi produksi.
Ariani Darmawan bertindak sebagai sutradara sekaligus menandai kembalinya dirinya ke dunia film setelah cukup lama hiatus. Sementara itu, Meiske Taurisia menjadi produser dan novelis Cyntha Hariadi menjalani debutnya sebagai penulis skenario.
Jajaran pemerannya juga seluruhnya terdiri dari perempuan lintas generasi, yakni Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, dan Hyori Mika.
Produser Meiske Taurisia mengatakan film ini turut membahas pentingnya kemampuan berbicara dan mendengarkan dalam keluarga, terutama ketika interaksi anak dan remaja semakin luas di dunia digital.
Menurutnya, keluarga Jani juga tidak digambarkan sebagai keluarga yang ideal.
Sementara itu, Ariani Darmawan menggambarkan Desember Jani sebagai cerita tentang keluarga yang tidak sempurna, tetapi masih memiliki keinginan untuk mencoba memperbaiki hubungan.
Film ini mengangkat persoalan ketika anggota keluarga tidak selalu mampu mengatakan apa yang sebenarnya ingin disampaikan. Kejujuran kemudian menjadi salah satu jalan untuk kembali mendekatkan anggota keluarga.
Luna Maya Bergabung sebagai Produser Eksekutif
Kehadiran Luna Maya menjadi kabar lain dalam perilisan teaser Desember Jani. Luna resmi bergabung sebagai produser eksekutif dan menjadi bagian dari proyek yang melibatkan perempuan di jajaran pemeran hingga tim produksinya.
Luna mengaku senang dapat terlibat dalam film tersebut. Baginya, Desember Jani memberikan pengalaman berbeda karena ia tidak hanya hadir sebagai pemain, tetapi juga terlibat dalam proses produksi sebagai produser eksekutif.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari konsep All Women Project yang diusung film tersebut.
Syuting Sepenuhnya Berlangsung di Bandung
Menariknya, seluruh proses syuting Desember Jani dilakukan di Bandung. Kota tersebut menjadi bagian penting dari identitas produksi film sekaligus memiliki keterkaitan dengan ekosistem Fork yang lahir di Bandung.
Media gathering perilisan teaser dan OST berlangsung di ForkSteel, restoran bergaya industrial yang baru membuka cabang di Kuningan, Jakarta Selatan.
Film ini sendiri membawa tema yang dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia, mulai dari jarak emosional antargenerasi, cinta yang hadir dalam diam, hingga keberanian untuk memulai kembali.
Dengan konflik keluarga, rahasia antara kakak-adik, serta keterlibatan sejumlah sineas perempuan, Desember Jani menghadirkan cerita tentang hubungan keluarga yang tidak selalu mudah, tetapi tetap memiliki ruang untuk diperbaiki.
Film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026. Bagi Anda yang menyukai drama keluarga dengan cerita emosional dan hubungan antargenerasi, Desember Jani bisa menjadi salah satu film yang menarik untuk masuk watchlist.
Simak terus informasi film terbaru dan rekomendasi tontonan lainnya hanya di Zetizen.



