zetizen

Sejarah dan Perkembangan Motif Timeless Polkadot dalam Dunia Fashion

Beauty
Wanita dengan Pakaian Motif Polkadot

Motif ini naik daun masanya Princess Diana dari Kerajaan Inggris, mengenakan gaun bermotif polkadot. Ini menarik perhatian global jikalau polkadot pun dapat membawa suasana aristokrat dibalut modis.

Waktu Polkadot memuncaki Tren Motif 

Periode “Roaring Twenties” merujuk pada dekade 1920-an dengan kemakmuran ekonomi, perubahan sosial dan budaya yang pesat, serta dinamisme budaya di negara-negara Barat terutama Amerika Serikat, pasca Perang Dunia I.

Periode ini membawa polkadot ke puncak popularitas fashion Amerika. Pada saat itu, Norma Smallwood seorang Miss America 1926 tampil mengenakan swimsuit polkadot.

Tidak hanya Miss America 1926, figur Hollywood seperti Hedy Lamarr dan Marilyn Monroe turun serta mempopulerkan pakaian bermotif polkadot.

Motif polkadot saat Perang Dunia II menjadi puncak glamor karena tokoh terkenal kenakan dan menjadi obrolan sensasional terutama di Amerika.

Lain tokoh manusia, karakter Minnie Mouse pada animasi kartun produksi Disney telah hadir debutnya pada tahun 1928. Selalu tampil dengan pita dan dress bermotif polkadot, menjadikannya ikon budaya yang melekat hingga saat ini.

Abadi di Era Modern

Lebih dari sekadar tren musiman, pola titik-titik ini terus relevan hingga abad ke-21 dan sering kembali mendominasi panggung mode busana. Gaya retro dan estetika 1950-an yang identik dengan polkadot kembali populer dalam dunia fashion modern. 

Halaman: