Zetizen.com - Zendaya kembali menarik perhatian lewat pilihan outfit yang berbeda dari biasanya. Saat mempromosikan film Dune: Part Three bersama Timothée Chalamet, ia justru mengenakan busana dari Selasi, label fashion milik desainer muda Ronan McKenzie yang pernah menggelar peragaan busana di sebuah bengkel mekanik di London.
Penampilan tersebut memperlihatkan bagaimana karya desainer pendatang baru bisa ikut mencuri perhatian dunia melalui satu pilihan busana selebriti. Bukan hanya soal atasan dan celana berbahan suede yang dikenakannya, ada lima fakta menarik di balik outfit Zendaya yang membuat label Selasi layak untuk dikenal lebih jauh.
1. Zendaya Pilih Outfit Selasi, Bukan Rumah Mode Mewah
Penampilan Zendaya kali ini memperlihatkan perpaduan atasan halter-neck tanpa lengan dan celana berpotongan barrel-leg. Keduanya menggunakan material suede dengan warna cokelat pasir yang memberikan kesan hangat sekaligus modern.
Jika diperhatikan, bagian atasan memiliki potongan terbuka di sisi tubuh yang membuat siluetnya terlihat berbeda dari model atasan biasa. Sementara itu, celana dengan bentuk longgar memberikan keseimbangan pada keseluruhan tampilan.
Menariknya, outfit tersebut merupakan look ketiga dari koleksi Spring/Summer 2027 Selasi bertajuk Going Places. Pilihan warna dan teksturnya juga terasa selaras dengan visual gurun Arrakis yang menjadi latar cerita film Dune.
Gaya ini memperlihatkan pendekatan method dressing, yaitu cara berpakaian yang mengambil inspirasi dari karakter, cerita, atau atmosfer film yang sedang dipromosikan. Namun, Zendaya tidak harus mengenakan kostum seperti karakter Chani untuk memperlihatkan hubungan antara busananya dan film tersebut.
2. Fashion Show Selasi Justru Digelar di Bengkel Mekanik
Inilah salah satu fakta yang membuat Selasi berbeda dari label fashion lainnya. Koleksi Going Places diperkenalkan melalui peragaan busana di sebuah bengkel mekanik bernama M&A Coachworks di kawasan Tufnell Park, London.
Lokasi tersebut jauh dari gambaran runway yang biasanya identik dengan gedung megah, pencahayaan dramatis, dan panggung eksklusif. Sebaliknya, Selasi menggunakan ruang bengkel sebagai bagian dari konsep presentasi koleksinya.
Pemilihan tempat ini bukan sekadar membuat pertunjukan terlihat unik. Dalam laporan British Vogue, koleksi tersebut juga mengambil inspirasi dari dunia otomotif, perjalanan, dan hubungan antara perempuan dengan ruang di sekitarnya.
Bentuk kendaraan, ruang pengemudi, hingga pengalaman perjalanan menjadi bagian dari gagasan kreatif yang mendasari koleksi. Dari sini, kita bisa melihat bahwa inspirasi fashion ternyata bisa datang dari tempat yang tidak selalu berhubungan langsung dengan dunia pakaian.
3. Model Runway Bukan Hanya dari Kalangan Profesional
Hal menarik berikutnya terlihat dari orang-orang yang berjalan di runway Selasi. Ronan McKenzie tidak hanya menghadirkan model profesional, tetapi juga melibatkan orang-orang dari lingkungan terdekatnya.
Beberapa di antaranya adalah ibu sang desainer, Zezi Ifore yang merupakan kontributor British Vogue, serta pengusaha Charlene Prempeh. Kehadiran mereka membuat presentasi koleksi terasa lebih personal dibandingkan peragaan busana yang hanya berfokus pada model profesional.
Pendekatan ini sejalan dengan gagasan Going Places yang ingin menghadirkan pakaian untuk berbagai tubuh, usia, dan kehidupan. Jadi, koleksi tersebut tidak hanya dibayangkan untuk dikenakan di atas panggung, tetapi juga bisa menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Konsep seperti ini menarik karena industri fashion selama ini sering dikaitkan dengan standar penampilan tertentu. Selasi mencoba memperlihatkan bahwa gaya berpakaian tidak harus dibatasi oleh satu kelompok usia atau bentuk tubuh saja.
4. Model Berusia 59 Tahun Ikut Membawa Nama Selasi ke Paris
Representasi usia juga menjadi salah satu hal yang membuat Selasi menarik untuk dibicarakan. Salah satu sosok yang pernah mencuri perhatian melalui runway label tersebut adalah Evelyn Effrim-Botchey, model berusia 59 tahun.
Kehadirannya menjadi contoh bahwa kesempatan di industri modeling tidak harus selalu berpusat pada wajah-wajah muda. Setelah tampil bersama Selasi, Evelyn kemudian mendapatkan kesempatan untuk berjalan di sejumlah panggung fashion bergengsi di Paris.
Kisah tersebut memberikan perspektif berbeda tentang perkembangan karier seorang model. Pengalaman, karakter, dan keunikan penampilan bisa menjadi nilai tersendiri di tengah industri yang terus berkembang.
Bagi penonton fashion, hal ini juga memperlihatkan bahwa runway bisa menjadi ruang untuk menghadirkan representasi yang lebih beragam. Tidak hanya soal pakaian yang dikenakan, tetapi juga siapa yang mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkannya.
5. Ada Peran Law Roach di Balik Pilihan Outfit Zendaya
Penampilan Zendaya tentu tidak lepas dari peran stylist andalannya, Law Roach. Keduanya sudah dikenal sering menghadirkan pilihan busana yang memiliki cerita dan konsep tersendiri, terutama ketika Zendaya mempromosikan sebuah film.
Law Roach juga beberapa kali memberikan ruang kepada desainer yang sedang berkembang. Dalam rangkaian promosi film Dune sebelumnya, Zendaya pernah mengenakan karya desainer seperti Torishéju dan Paolo Carzana.
Pilihan terhadap Selasi memperlihatkan bahwa perhatian fashion tidak selalu harus berpusat pada label yang sudah mendominasi industri. Ketika selebriti dengan pengaruh besar mengenakan karya desainer muda, publik bisa ikut mengenal nama dan identitas kreatif di baliknya.
Bagi Ronan McKenzie, kesempatan ini menjadi salah satu momen penting untuk memperkenalkan Selasi kepada audiens yang lebih luas. Koleksi yang sebelumnya dikenal melalui runway kini mendapatkan perhatian melalui penampilan salah satu bintang Hollywood.
Outfit Zendaya Membawa Nama Selasi ke Perhatian Dunia
Pilihan outfit Zendaya kali ini memperlihatkan bahwa sebuah busana bisa memiliki cerita lebih dari sekadar tampilan visual. Mulai dari material suede, konsep runway di bengkel mekanik, hingga keberagaman model, Selasi membawa pendekatan kreatif yang berbeda dalam industri fashion.
Melalui pilihan Law Roach, karya desainer muda seperti Ronan McKenzie juga mendapatkan kesempatan untuk dikenal oleh audiens yang lebih luas. Menurutmu, apakah outfit dari desainer muda seperti Selasi bisa menjadi alternatif menarik dari rumah mode besar? Temukan inspirasi dan tren fashion lainnya hanya di Zetizen.com!





