Zetizen.com - Pernah merasa outfit seseorang terlihat seperti baju tidur, tetapi justru tampak keren saat dipakai ke kafe atau jalan-jalan? Gaya tersebut bukan sekadar pilihan pakaian asal nyaman. Dalam dunia fashion, tren ini dikenal sebagai sleepwear fashion atau pajama dressing, yaitu penggunaan busana yang terinspirasi dari pakaian tidur sebagai outfit sehari-hari.
Mulai dari slip dress berbahan satin, kemeja piyama bermotif garis, sampai rok dengan detail renda, pakaian yang biasanya digunakan di kamar tidur kini punya tempat di luar rumah. Menariknya, tren ini bukan hanya soal tampil beda, tetapi juga memperlihatkan bagaimana batas antara pakaian santai dan busana harian semakin berubah.
1. Sleepwear Fashion Bukan Tren Baru, Slip Dress Sudah Populer Sejak 1990-an
Sleepwear fashion sebenarnya bukan tren yang muncul tiba-tiba. Jauh sebelum piyama menjadi inspirasi outfit jalan-jalan, dunia mode sudah mengenal gaya underwear as outerwear, yaitu penggunaan pakaian yang terinspirasi dari lingerie sebagai busana luar.
Salah satu item yang paling melekat dengan gaya ini adalah slip dress. Gaun bertali tipis dengan siluet sederhana tersebut memiliki sejarah panjang. Vogue mencatat siluet slip dress sudah muncul dalam pembahasan fashion sejak era 1930-an, sebelum kembali populer pada 1990-an.
Pada era tersebut, slip dress mulai lepas dari kesan pakaian dalam dan menjadi bagian dari gaya berpakaian sehari-hari. Nama seperti Kate Moss, Naomi Campbell, dan Courtney Love ikut memperkuat popularitas tampilan minimalis yang terinspirasi dari lingerie.
Kini, slip dress kembali hadir dengan berbagai cara pemakaian. Ada yang mengenakannya sebagai outfit malam, memadukannya dengan kaus, atau menambahkan blazer agar tampilannya lebih kasual. Satu potong pakaian sederhana ternyata bisa memiliki karakter berbeda hanya lewat cara styling.
2. Piyama Masuk Runway dan Mengubah Pandangan tentang Baju Tidur
Piyama tidak lagi hanya identik dengan waktu istirahat. Dalam tren pajama dressing, potongan kemeja dan celana tidur justru diolah menjadi busana yang bisa digunakan untuk aktivitas di luar rumah.
Salah satu contohnya terlihat dalam koleksi Spring/Summer 2026 Dolce & Gabbana. Elemen khas pakaian tidur seperti kemeja bergaris, celana longgar, dan material ringan dibawa ke dalam interpretasi fashion yang lebih terencana.
Tren serupa juga menjadi perhatian dalam pembahasan fashion musim 2026. Atasan bergaya piyama dapat dipadukan dengan celana berpotongan rapi, rok, atau outer untuk menciptakan tampilan yang tidak terlalu santai.
Perubahan ini menarik karena kita biasanya menilai pakaian berdasarkan tempat penggunaannya. Piyama dianggap hanya cocok dipakai di rumah, sedangkan kemeja dan celana formal identik dengan aktivitas luar. Namun, pajama dressing memperlihatkan bahwa fungsi pakaian bisa berubah mengikuti kreativitas pemakainya.
3. Satin dan Lace Jadi Detail yang Membuat Sleepwear Terlihat Lebih Fashionable
Ada alasan mengapa slip dress satin dan pakaian dengan aksen renda sering muncul dalam tren sleepwear fashion. Kedua material tersebut memiliki karakter visual yang kuat, sehingga pakaian dengan potongan sederhana tetap bisa terlihat menarik.
Satin memiliki permukaan halus dengan kilau yang memantulkan cahaya. Karakter ini membuat terlihat lebih elegan dibandingkan pakaian kasual berbahan katun biasa. Sementara, lace atau renda menghadirkan detail dekoratif melalui motif berlubang dan teksturnya yang khas. Renda bisa ditemukan pada bagian kerah, ujung lengan, tepian rok, hingga bagian bawah slip dress.
Namun, bukan berarti semakin banyak satin dan renda akan membuat outfit semakin menarik. Justru, penggunaan detail tersebut sebagai aksen bisa menghasilkan tampilan yang lebih seimbang. Misalnya, atasan satin dipadukan dengan jeans atau rok renda dikenakan bersama kaus polos.
Perpaduan material ini juga membuat sleepwear fashion tidak harus terlihat seperti pakaian tidur sungguhan. Sentuhan satin atau lace saja sudah cukup untuk menghadirkan nuansa lingerie-inspired tanpa membuat keseluruhan outfit terasa berlebihan.
4. Bagaimana Cara Memakai Sleepwear Fashion agar Tidak Terlihat Seperti Baru Bangun Tidur?
Kunci memakai sleepwear fashion untuk aktivitas sehari-hari adalah memadukan item yang santai dengan pakaian yang memiliki potongan lebih tegas. Teknik layering bisa menjadi cara sederhana untuk membuat outfit terlihat lebih rapi tanpa menghilangkan kesan nyaman.
Slip dress satin, misalnya, bisa dipadukan dengan blazer oversized atau jaket denim. Kombinasi ini membuat siluet gaun yang feminin terasa lebih kasual dan cocok untuk suasana yang tidak terlalu formal.
Untuk atasan piyama bermotif garis, kamu bisa memasangkannya dengan jeans atau tailored trousers. Jika ingin tampilan yang lebih santai, pilih sepatu flat atau sneakers. Sebaliknya, sepatu berujung runcing dan tas berstruktur bisa memberikan kesan lebih polished.
Tidak perlu menggunakan semua elemen sleepwear dalam satu tampilan. Cukup pilih satu item sebagai pusat perhatian, lalu kombinasikan dengan pakaian sehari-hari yang sudah ada di lemari. Dengan begitu, outfit tetap terasa personal dan tidak terlihat seperti sengaja memakai satu set baju tidur untuk keluar rumah.
5. Tren Sleepwear Fashion 2026 Menunjukkan Kenyamanan Bisa Tetap Stylish
Meningkatnya perhatian terhadap sleepwear fashion juga berkaitan dengan perubahan cara orang memilih pakaian. Kenyamanan semakin menjadi pertimbangan dalam berpakaian, tetapi penampilan tetap punya peran penting.
Perubahan kebiasaan setelah pandemi ikut membuat pakaian santai dan siluet longgar semakin diterima untuk aktivitas di luar rumah. Dari situ, gaya berpakaian nyaman berkembang menjadi eksplorasi yang lebih luas, termasuk membawa elemen pakaian tidur ke dalam outfit harian.
Pada 2026, inspirasi tersebut kembali terlihat melalui slip dress, atasan piyama, dan nightdress yang mendapat interpretasi baru di runway maupun street style. Pakaian yang sebelumnya dianggap terlalu santai kini bisa tampil lebih rapi melalui pilihan material, potongan, dan padu padan.
Pada akhirnya, sleepwear fashion mengingatkan kita bahwa pakaian tidak harus selalu digunakan sesuai fungsi awalnya. Baju yang identik dengan waktu istirahat pun bisa menjadi bagian dari gaya sehari-hari.
Tinggal bagaimana kita memadukannya agar tetap nyaman, menarik, dan terasa seperti diri sendiri. menurut kalian bagaimana dengan baju tidur ini sebagai salah satu fashion untuk keluar? Temukan lebih banyak inspirasi mix and match, tren fashion terkini, dan tips styling agar tetap nyaman sekaligus stylish hanya di Zetizen.com!





