Zetizen.com - Perjalanan UNIS bersama penggemar akhirnya memasuki babak terakhir. Girl group jebolan Universe Ticket tersebut merilis single digital terbaru berjudul “Milky Way” pada 23 September 2026, yang menjadi rilisan terakhir sebelum aktivitas resmi grup berakhir.
Bukan hanya sekadar lagu baru, “Milky Way” hadir sebagai salam perpisahan UNIS untuk fandom EverAfter. Melalui lagu ini, para member menyampaikan pesan tentang kenangan, hubungan yang tetap terhubung, serta perjalanan yang telah mereka lalui bersama penggemar selama kurang lebih 2,5 tahun.
“Milky Way” Jadi Lagu Terakhir UNIS untuk EverAfter
“Milky Way” dirilis hanya beberapa hari sebelum aktivitas resmi UNIS berakhir pada 26 September 2026. Lagu ini menjadi karya terakhir yang dipersembahkan oleh delapan member sebelum grup mengakhiri perjalanan mereka sebagai satu kesatuan.
F&F Entertainment sebelumnya mengumumkan bahwa kontrak eksklusif UNIS akan selesai setelah berjalan selama sekitar 2,5 tahun. Keputusan tersebut menandai berakhirnya aktivitas resmi grup yang dibentuk melalui program survival Universe Ticket.
Karena dirilis menjelang akhir perjalanan grup, “Milky Way” memiliki makna yang berbeda bagi penggemar. Lagu ini bukan hanya menjadi penutup diskografi UNIS, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi kepada EverAfter yang telah mendukung mereka sejak debut.
Makna “Milky Way” Gambarkan Hubungan yang Tetap Terhubung
Judul “Milky Way” yang berarti galaksi Bimasakti menjadi simbol utama dalam lagu ini. Gambaran tentang bintang-bintang yang berada di ruang luas tetapi tetap menjadi bagian dari satu galaksi memberikan pesan tentang hubungan yang tidak mudah terputus.
Melalui lagu ini, UNIS membawa pesan bahwa perpisahan tidak selalu berarti kehilangan. Meskipun perjalanan grup memasuki akhir, kenangan dan hubungan yang telah dibangun bersama penggemar tetap menjadi sesuatu yang akan dikenang.
Konsep tersebut membuat “Milky Way” terasa seperti surat terakhir dari UNIS untuk EverAfter. Lagu ini menggambarkan rasa terima kasih sekaligus harapan agar setiap momen yang telah dilewati tetap tersimpan.
Member UNIS Ikut Terlibat dalam Pesan Terakhir Melalui Lagu
Salah satu hal menarik dari “Milky Way” adalah keterlibatan beberapa member dalam proses penulisan lirik. Hyeonju, Nana, Elisia, dan Yoona ikut berpartisipasi dalam menciptakan pesan yang ingin disampaikan melalui lagu terakhir tersebut.
Keterlibatan para member memberikan sentuhan personal karena lagu ini tidak hanya dinyanyikan oleh mereka, tetapi juga membawa sudut pandang langsung mengenai perjalanan yang telah dijalani.
Bagi sebuah grup yang sedang memasuki fase akhir aktivitas, kesempatan untuk menuangkan perasaan melalui karya terakhir menjadi momen yang cukup berarti.
BTS “Milky Way” Tampilkan Momen Emosional UNIS
Dalam video behind the scenes pembuatan “Milky Way”, UNIS memperlihatkan proses di balik lagu terakhir mereka. Mulai dari rekaman hingga persiapan produksi, para member terlihat memberikan perhatian khusus terhadap karya yang menjadi penutup perjalanan grup.
Proses tersebut memperlihatkan bagaimana “Milky Way” bukan hanya sebuah proyek musik, tetapi juga menjadi momen untuk mengenang perjalanan mereka sejak debut.
Melalui proses pembuatan lagu ini, penggemar dapat melihat sisi lain UNIS yang lebih dekat dan personal sebelum mereka resmi mengakhiri aktivitas sebagai grup.
Perjalanan UNIS dari Universe Ticket hingga Lagu Terakhir
UNIS pertama kali terbentuk melalui program survival Universe Ticket yang mempertemukan para peserta dari berbagai latar belakang. Setelah melalui proses tersebut, UNIS resmi debut pada 27 Maret 2024.
Selama perjalanan mereka, UNIS menghadirkan berbagai karya dan memperkenalkan karakter musik mereka sebagai girl group generasi baru. Kehadiran mereka juga mendapatkan dukungan dari EverAfter yang mengikuti perkembangan grup sejak awal.
Kini, setelah menjalani perjalanan sekitar 2,5 tahun, “Milky Way” menjadi bagian terakhir dari cerita UNIS sebagai grup.
Akhir Perjalanan UNIS Bukan Akhir Kenangan
Berakhirnya aktivitas grup bukan berarti perjalanan UNIS bersama penggemar benar-benar hilang. Melalui “Milky Way”, mereka meninggalkan sebuah karya yang menyimpan cerita tentang kebersamaan, perjuangan, dan momen yang telah dilewati.
Bagi EverAfter, lagu ini menjadi pengingat tentang perjalanan UNIS sejak debut hingga memberikan salam terakhir. Setiap nada dan pesan dalam lagu tersebut menjadi bagian dari kenangan yang akan terus melekat.
“Milky Way” menjadi bukti bahwa sebuah lagu terakhir tidak selalu harus berbicara tentang kehilangan, tetapi juga tentang rasa terima kasih atas perjalanan yang pernah terjadi.
Bagi kamu yang mengikuti perjalanan UNIS sejak Universe Ticket hingga rilisan terakhir ini, “Milky Way” bisa menjadi lagu spesial untuk mengenang perjalanan mereka bersama EverAfter. Simak terus informasi K-pop dan musik terbaru lainnya hanya di Zetizen.



