
Berharap kau ada di antara lautan manusia
Masih dengan tatapanmu yang sama
Kan tetap kukenali dengan mudah
Meski penglihatanku tak sempurna
Kau datang menyamar pun masih bisa kutemukan
Tanpa melihat kutahu kau ada
Kedip radarku pasti 'kan menyala
Sayangnya kali ini ia diam
“Rabun Jauh” Jadi Metafora Rasa Rindu
Sesuai judulnya, rabun jauh pada lagu ini memang berkaitan dengan kondisi penglihatan. Namun, maknanya berkembang menjadi metafora tentang bagaimana seseorang terkadang memilih untuk tidak melihat kenyataan secara jelas.
Tokoh dalam lagu digambarkan sebagai seorang penyanyi yang terbiasa dengan kondisi rabun jauhnya. Bahkan, keterbatasan tersebut justru dianggap membantu mengurangi rasa gugup ketika berada di atas panggung. Namun, ketika tampil di kota tertentu, ia memilih menggunakan kacamata karena memiliki tujuan lain, yaitu mencari seseorang yang sangat dirindukan.
Pilihan untuk menggunakan kacamata dapat dimaknai sebagai keberanian untuk melihat lebih jelas. Jika sebelumnya ia bisa merasa nyaman dengan pandangan yang tidak terlalu jelas, kali ini ia justru ingin memastikan apakah sosok yang ditunggu benar-benar berada di antara penonton.







