TRENDING
Zetizen — Media Inspirasi & Gaya Hidup Generasi Muda Indonesia•Ikuti Kuis Interaktif Zetizen dan Uji Pengetahuanmu!•Temukan Tren Terbaru Seputar Musik, Fashion, dan Pop Culture•Zetizen — Media Inspirasi & Gaya Hidup Generasi Muda Indonesia•Ikuti Kuis Interaktif Zetizen dan Uji Pengetahuanmu!•Temukan Tren Terbaru Seputar Musik, Fashion, dan Pop Culture•
Advertisement

ATEEZ “BAD” Kembali Viral, Jogetan San Curi Perhatian di Laga Manchester City vs Atlético Madrid

m
Jumat, 14 Agu 2026•14 Agu 2026
ATEEZ “BAD” Kembali Viral, Jogetan San Curi Perhatian di Laga Manchester City vs Atlético Madrid
Personil ATEEZ. Sumber: Instagram @ateez_official_ & @choi3anFoto: muhammad rizki akbar / Zetizen Media
Advertisement

Zetizen.com - Lagu BAD milik ATEEZ kembali ramai diperbincangkan setelah San tampil dalam pertandingan persahabatan Manchester City vs Atlético Madrid di Seoul. Momen tersebut berlangsung di Seoul World Cup Stadium pada 9 Agustus 2026 dan menjadi pertemuan menarik antara dunia K-Pop dan sepak bola.

Dalam kesempatan tersebut, San tidak hanya hadir sebagai bagian dari seremoni pertandingan. Member ATEEZ itu juga memperlihatkan koreografi dari lagu BAD yang sebelumnya sudah lebih dulu mencuri perhatian di media sosial. Potongan penampilannya kemudian kembali menyebar dan membuat nama San serta lagu tersebut menjadi perbincangan.

BAD Jadi Lagu Terbaru ATEEZ yang Punya Dance Ikonik

BAD merupakan title track dari mini album ke-14 ATEEZ, GOLDEN HOUR : Part.5, yang dirilis pada 26 Juni 2026. Sejak perilisan, lagu tersebut mendapatkan perhatian bukan hanya karena musiknya, tetapi juga karena koreografi yang menjadi bagian penting dari penampilan ATEEZ.

Salah satu bagian paling menonjol terdapat pada koreografi San. Gerakan singkat berupa chest pop yang dipadukan dengan ekspresi panggungnya menjadi salah satu bagian yang paling banyak dibagikan oleh pengguna media sosial. Korea JoongAng Daily melaporkan bahwa cuplikan tersebut menyebar di X, TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts hingga mendapatkan jutaan penayangan.

Momen tersebut kemudian membuat San semakin sering muncul dalam berbagai unggahan, editan, hingga video reaksi. Bagi banyak pengguna media sosial, gerakan tersebut menjadi salah satu killing part yang paling mudah dikenali dari BAD.

San Bawakan BAD di Laga Manchester City vs Atlético Madrid

Popularitas koreografi tersebut kembali mendapatkan momentum ketika San tampil dalam pertandingan Manchester City vs Atlético Madrid di Seoul. Ia mengenakan jersey Atlético Madrid dan membawakan koreografi BAD sebelum ikut dalam seremoni kick-off.

Penampilan tersebut menjadi perhatian karena San membawa koreografi yang identik dengan panggung K-Pop ke sebuah acara olahraga dengan penonton sepak bola dalam jumlah besar. Pertandingan itu sendiri dihadiri sekitar 50.000 penonton di Seoul World Cup Stadium.

San juga hadir untuk memberikan dukungan kepada pesepak bola Korea Selatan, Lee Kang-in, yang memperkuat Atlético Madrid. Momen tersebut semakin menarik karena pertandingan menjadi salah satu kesempatan Lee Kang-in tampil di hadapan publik Korea bersama klub barunya.

Jogetan San Kembali Jadi Bahan Perbincangan

Setelah penampilannya di stadion, cuplikan San kembali beredar di media sosial. Gerakan yang sebelumnya sudah viral melalui promosi BAD kini muncul dalam konteks yang berbeda, yaitu di tengah acara sepak bola internasional.

Beberapa laporan media menyebut kemunculan San tersebut kembali menjadi topik hangat di internet. Perhatian terhadap penampilannya kemudian memunculkan berbagai respons dari pengguna media sosial, mulai dari apresiasi terhadap koreografi hingga pembahasan mengenai kehadiran idol K-Pop dalam acara olahraga internasional.

Meski begitu, jika melihat kronologinya, BAD sebenarnya sudah viral sebelum San tampil di pertandingan Manchester City vs Atlético Madrid. Koreografi San telah lebih dulu menyebar luas sejak video musik lagu tersebut dirilis pada Juni. Penampilan di Seoul World Cup Stadium kemudian menjadi momentum baru yang membuat potongan koreografi tersebut kembali mendapatkan perhatian.

Dari Panggung K-Pop ke Lapangan Sepak Bola

Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah koreografi K-Pop dapat menjangkau audiens yang lebih luas. BAD awalnya diperkenalkan melalui aktivitas promosi ATEEZ, tetapi salah satu gerakannya justru mampu berdiri sebagai tren tersendiri di media sosial.

Ketika San membawakannya dalam pertandingan sepak bola, koreografi tersebut kembali mendapatkan konteks baru. Penonton yang mungkin sebelumnya tidak mengikuti aktivitas ATEEZ dapat mengenal San melalui penampilannya di stadion.

Hal ini juga menjadi contoh bagaimana popularitas sebuah lagu K-Pop saat ini tidak hanya ditentukan oleh musiknya. Koreografi, potongan video pendek, dan momen viral di media sosial dapat ikut menentukan seberapa luas sebuah lagu menjangkau pendengar baru.

BAD Bukan Sekadar Lagu, tetapi Juga Momen Viral

Bagi ATEEZ, BAD menjadi salah satu lagu yang memiliki momen promosi cukup kuat. Lagu ini bukan hanya diperkenalkan melalui video musik dan panggung musik, tetapi juga mendapatkan perhatian besar berkat koreografi San yang menjadi bagian paling mudah dikenali oleh penggemar.

Sementara itu, kemunculan San dalam pertandingan Manchester City vs Atlético Madrid memberikan babak baru bagi popularitas lagu tersebut. Koreografi yang sebelumnya viral di media sosial kini hadir dalam suasana berbeda, yaitu di tengah pertandingan sepak bola internasional dengan puluhan ribu penonton.

Dengan perpaduan musik, koreografi, dan momen viral yang terus berkembang, BAD membuktikan bahwa sebuah lagu dapat memiliki daya tarik lebih luas melalui berbagai cara. Fenomena ini juga menunjukkan bagaimana budaya K-Pop mampu melewati batas industri musik dan menjangkau ruang yang sebelumnya tidak terduga.

Bagi Anda yang mengikuti perjalanan ATEEZ maupun tren musik K-Pop terbaru, simak terus artikel musik lainnya untuk mengetahui cerita menarik di balik lagu dan musisi favorit. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman yang ingin mengikuti perkembangan K-Pop terkini.

Advertisement

Topik Terkait / Tags

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua
Advertisement