Personel Band The Panturas. Sumber: Instagram @thepanturas.
Di tengah dominasi musik pop dan indie, 510 tetap konsisten membawa warna rock modern dari Bandung. Band ini beranggotakan Faizal Permana, Pras Goldinantara, dan Winaldy Senna. Sebelum membentuk 510, sebagian personelnya dikenal sebagai pendiri sekaligus anggota SLAP IT OUT sebelum kembali aktif pada 2021 dengan formasi baru.
510 membuka babak baru melalui perilisan lagu Alive, kemudian disusul Collapsed, sebelum akhirnya merilis album perdana Origin pada 2023 yang berisi 11 lagu. Album tersebut mengangkat berbagai isu seperti kerusakan lingkungan, konflik manusia, hingga kondisi sosial. Di Spotify, 510 memiliki sekitar 392 ribu pendengar bulanan, sementara lagu Esa, Mama, dan Sorry telah meraih jutaan stream. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa musik rock asal Bandung masih memiliki tempat di hati pendengar muda.
Bandung Terus Melahirkan Band dengan Karakter Berbeda
Keberhasilan Alkateri, The Panturas, Dongker, For Revenge, dan 510 menunjukkan bahwa Bandung masih menjadi salah satu pusat perkembangan musik di Indonesia. Setiap band hadir dengan karakter yang berbeda, mulai dari indie alternatif, surf rock, punk, emo, hingga rock modern, sehingga mampu menjangkau pendengar dengan selera musik yang beragam.
Perkembangan platform streaming dan media sosial juga membuka peluang lebih besar bagi musisi independen untuk dikenal tanpa harus bergantung pada jalur musik konvensional. Dengan terus lahirnya band-band baru berkualitas, Bandung tampaknya masih akan mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kota yang paling berpengaruh dalam perjalanan musik Indonesia. Ayo dengarkan hasil musik karya anak bangsa yang gak kalah menarik!