
Personel Band The Panturas. Sumber: Instagram @thepanturas.
Zetizen.com - Bandung kembali membuktikan diri sebagai salah satu kota yang paling produktif melahirkan musisi baru di Indonesia. Selain dikenal sebagai rumah bagi band-band legendaris, Kota Kembang juga terus menghadirkan generasi baru yang sukses menarik perhatian anak muda lewat karya orisinal, karakter musik yang kuat, hingga penampilan di berbagai festival musik.
Perkembangan platform streaming seperti Spotify dan media sosial membuat semakin banyak band asal Bandung dikenal oleh pendengar yang lebih luas. Tidak sedikit pula yang berhasil tampil di panggung internasional dan membangun basis penggemar di luar Indonesia.
Berikut lima berikut menjadi contoh bagaimana skena musik Bandung terus berkembang. Masing-masing hadir dengan warna musik yang berbeda, mulai dari indie alternatif, surf rock, punk, emo, hingga rock modern, sehingga mampu menjangkau pendengar dengan selera musik yang beragam.
1. Alkateri

Personel Alkateri, Band Indie-Pop Shoegaze. Sumber: Instagram @alkateri
Nama Alkateri menjadi salah satu pendatang baru yang mulai banyak diperbincangkan dalam skena musik independen Indonesia. Band indie alternatif asal Bandung ini terbentuk pada 2021 dan digawangi Fauzan Ghifari, Rifqi Maulana, Galuh Ilham, Reza Zulmi, Hadiyan Fazari, serta Felmy Herdianto. Nama "Alkateri" sendiri diambil dari Jalan Alkateri di Kota Bandung yang memiliki makna khusus bagi para personelnya.
Perjalanan Alkateri semakin mendapat perhatian setelah merilis album debut Kontemplasi pada 2024 yang berisi delapan lagu bertema romansa, pendewasaan, dan refleksi kehidupan. Band ini juga memiliki cerita unik karena beberapa personelnya pernah bekerja sebagai kru panggung sebelum akhirnya membentuk band sendiri. Kini Alkateri memiliki sekitar 261 ribu pendengar bulanan di Spotify, menunjukkan karya mereka mulai diterima luas oleh pendengar muda.
2. The Panturas

Personel The Panturas, Band Genre Surf Rock. Sumber: Instagram @thepanturas







