Zetizen – Di tengah banjirnya musik pop dan EDM di playlist anak muda, tiba-tiba muncul sesuatu yang bikin telinga auto “stop and replay”. Yup, Naomi Ivo baru aja ngerilis single berjudul Addiction. Tapi tunggu dulu, ini bukan lagu cinta biasa. Yang bikin beda adalah sentuhan gamelan Jawa yang masuk dalam aransemen musiknya. Hasilnya? Sebuah karya yang nagih, sesuai banget sama judulnya.
Tentang Apa Sih Lagu Addiction?
Kalau dengar kata “addiction”, biasanya langsung kepikiran soal ketergantungan sama sesuatu yang bikin susah lepas. Nah, Naomi ngasih twist lain. Lagu ini lebih nyorot ketergantungan emosional, kayak perasaan terikat sama seseorang, walaupun kita tahu hubungan itu nggak sehat.
Lirik-liriknya menggambarkan sisi rapuh, dilema, dan pertanyaan dalam hati. Kayak saat kita sadar udah terlalu dalam jatuh, tapi nggak bisa berhenti balik lagi. Bikin banyak orang langsung bilang, “Ini gue banget sih.”
Gamelan: Tradisi yang Dibalut Modernitas
Nah, highlight paling kece dari Addiction jelas ada di musiknya. Naomi berani memasukkan instrumen gamelan ke dalam aransemen pop modern.
Denting saron bikin suasana mistis.
Kendang kasih beat yang bikin jantung ikut berdetak.
Gong muncul di momen-momen dramatis, seolah menguatkan emosi di liriknya.
Perpaduan itu bikin lagu ini beda sama musik pop biasanya. Gamelan yang identik dengan tradisi Jawa justru terasa “nyambung” banget dengan nuansa urban, elektronik, dan modern. Hasilnya? Satu kata: epik!
Naomi kayak pengen bilang kalau rasa kecanduan emosional itu mirip gamelan—berulang, menghantui, tapi indah dalam caranya sendiri.
Reaksi Netizen: “Bikin Merinding + Bangga Jadi Orang Indo!”
Nggak butuh waktu lama, lagu ini langsung jadi bahan obrolan di sosmed. Banyak anak muda yang ngerasa relate sama pesannya, sekaligus kaget sama musiknya yang fresh.
Beberapa komentar yang muncul di Twitter dan TikTok antara lain:
“Baru kali ini gue dengar gamelan bisa bikin vibes heartbreak kerasa elegan.”
“Lagu patah hati tapi classy, bikin nangis tapi tetap estetik.”
“Bangga banget, akhirnya ada musisi muda Indo yang berani angkat budaya tradisional ke level internasional.
Bahkan ada juga yang bilang kalau Addiction bisa jadi pintu buat ngenalin gamelan ke generasi Gen Z yang sebelumnya mungkin jarang banget dengar suara alat musik tradisional.
Pesan Tersirat: Cinta, Luka, dan Identitas
Lebih dalam lagi, Addiction bukan cuma tentang kisah cinta yang bikin nagih. Lagu ini kayak punya pesan lain: bahwa identitas budaya nggak pernah ketinggalan zaman. Gamelan bisa jadi media buat nunjukin emosi yang universal cinta, kehilangan, kerinduan tapi dengan sentuhan khas Indonesia.
Naomi Ivo berhasil membuktikan kalau musik itu nggak harus pilih antara “tradisi” atau “modern”. Keduanya bisa jalan bareng, saling melengkapi, bahkan bikin karya yang lebih kaya.
Naomi Ivo: Berani Eksperimen
Kalau biasanya musisi baru main aman dengan genre pop atau ballad standar, Naomi justru nunjukin keberaniannya buat eksperimen. Hal itu bikin namanya mulai dianggap sebagai salah satu musisi muda paling potensial di Indonesia.
Dengan Addiction, Naomi kayak ngirim pesan ke pendengarnya: musik lokal punya kekuatan yang nggak kalah keren dari tren global. Tinggal gimana kita sebagai anak muda berani ngenalin dan bangga memakainya.
Jadi Musik yang Bikin Nagih Bukan Cuma karena Melodi
Akhirnya, Addiction jadi lebih dari sekadar lagu cinta. Dia adalah pengalaman musik yang menggabungkan lirik penuh emosi, aransemen modern, dan sentuhan tradisi gamelan yang timeless. Sebuah kombinasi yang bikin kita sadar kalau “ketagihan” itu ternyata bisa juga terasa indah.
Jadi, siap-siap aja. Sekali denger, kamu bisa ikut “addicted” sama lagu ini dan mungkin, juga sama gamelan yang ternyata keren banget buat jadi bagian musik masa kini.




