
Melalui cerita persahabatan tersebut, Harusnya Horror tidak hanya menawarkan unsur komedi dan horor, tetapi juga menghadirkan sisi emosional yang menjadi bagian penting dalam perjalanan para karakternya.
Menjadi Kenangan Terakhir Lula Lahfah
Salah satu aspek emosional lain dalam Harusnya Horror adalah keterlibatan almarhumah Lula Lahfah.
Film ini menjadi karya terakhir Lula Lahfah sekaligus bagian dari kenangan yang ditinggalkan selama proses produksi. Bagi Reza, kehadiran Lula menjadi salah satu memori terpenting dalam perjalanan pembuatan film tersebut.
Dalam press conference, Reza mengungkapkan bahwa ketika film tersebut ditonton lebih dulu, ia sengaja memberikan satu tempat khusus untuk Lula.
Keputusan tersebut sempat mendapatkan respons negatif dari sebagian pihak. Namun, Reza memilih tetap melakukannya karena menganggap Lula merupakan bagian dari perjalanan film tersebut.
Kehadiran Lula juga terasa bagi pemain lainnya. Malka Rafasya, yang menjadi salah satu pemain termuda dalam film, menyebut Lula sebagai sosok yang paling dekat dengannya selama proses pembuatan film.
Tiket Advance Sales Ludes di Sejumlah Kota
Sebelum resmi tayang, Harusnya Horror telah mendapatkan respons positif melalui penjualan tiket Advance Ticket Sales (ATS).
Press release menyebut tiket ATS film tersebut telah ludes di sejumlah kota, di antaranya Jakarta, Depok, Bekasi, Bali, Banjarmasin, Batam, Bogor, Jambi, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, dan Pontianak.
Antusiasme tersebut tidak hanya datang dari penggemar Marapthon dan AAAClan. Film ini juga diarahkan untuk menjangkau penonton film Indonesia secara lebih luas melalui perpaduan komedi, horor, serta cerita emosional mengenai persahabatan dan kehilangan.
Harusnya Horror dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026.
Harusnya Horror tidak hanya menawarkan perpaduan komedi dan horor, tetapi juga menghadirkan cerita tentang hubungan manusia, kehilangan, serta bagaimana dunia digital memengaruhi kehidupan para content creator. Debut Reza Arap sebagai sutradara ini menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan di bioskop Indonesia.
Bagi Anda yang penasaran dengan gaya penyutradaraan Reza Arap dan ingin menyaksikan perpaduan horor, komedi, serta kisah persahabatan, jangan lewatkan Harusnya Horror yang tayang mulai 20 Agustus 2026. Simak terus artikel film terbaru untuk mengetahui informasi menarik lainnya.







