Zetizen.com - Buat BLINK dan Lilies yang penasaran dengan kehidupan LISA di balik gemerlap panggung, film Always Lalisa menjadi salah satu tontonan yang patut dinantikan. Film dokumenter ini dijadwalkan tayang secara terbatas di bioskop mulai 12 Oktober 2026, termasuk di Indonesia, dan membawa penonton mengikuti satu periode penting ketika LISA mulai membangun identitasnya sebagai solois di luar BLACKPINK.
Bukan sekadar rekaman penampilan di atas panggung, Always Lalisa mengajak penonton melihat proses di balik perjalanan tersebut. Film arahan Sue Kim ini mengikuti LISA ketika menyiapkan album solo debutnya, Alter Ego, menjalani debut akting di The White Lotus, hingga mempersiapkan penampilan solonya di Coachella 2025.
Film Always Lalisa Ceritakan Babak Baru LISA di Luar BLACKPINK
Ada satu pertanyaan besar yang menjadi bagian penting dari cerita Always Lalisa, yakni siapa LISA ketika ia tidak sedang berdiri sebagai salah satu anggota BLACKPINK. Pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk untuk melihat sisi LISA yang selama ini jarang terlihat di balik popularitasnya sebagai idol global.
Dokumenter ini kemudian mengikuti keseharian LISA saat mempersiapkan berbagai proyek solonya. Mulai dari proses kreatif dalam bermusik hingga menghadapi tekanan industri hiburan dan sorotan publik, penonton diajak melihat bagaimana ia mengambil keputusan dan membangun identitasnya sebagai seorang solois.
Perjalanan tersebut tidak selalu terlihat glamor. Di balik panggung besar dan berbagai penampilan ikoniknya, ada proses panjang yang harus dijalani LISA untuk menemukan arah artistiknya sendiri. Karena itu, Always Lalisa terasa seperti perjalanan untuk mengenal kembali sosok LISA, bukan hanya melalui hasil akhirnya, tetapi juga dari proses ketika ia mencoba menemukan bentuk dirinya sebagai seniman.
Dari Alter Ego hingga Coachella, Momen Penting LISA Ada di Film Ini
Salah satu bagian yang membuat Always Lalisa menarik adalah dokumentasi perjalanan LISA saat mengerjakan album solo debutnya, Alter Ego. Album tersebut menjadi bagian penting dari langkahnya dalam membangun karier musik di luar BLACKPINK.
Film ini juga membawa penonton ke periode ketika LISA memperluas kariernya ke dunia akting. Ia mendapatkan debut akting dalam musim ketiga serial HBO The White Lotus, sebuah langkah yang menunjukkan bahwa eksplorasinya tidak berhenti di dunia musik.
Kemudian ada Coachella 2025. Persiapan menuju penampilan solo tersebut menjadi salah satu momen penting yang ikut direkam dalam dokumenter. Bagi seorang performer yang sudah terbiasa tampil bersama grup, panggung solo menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan karakter artistiknya secara lebih personal.
Di sinilah perjalanan Always Lalisa terasa semakin dekat dengan penonton. Di balik sorotan lampu dan penampilan yang terlihat sempurna, terdapat proses panjang, tekanan, keputusan kreatif, dan keberanian untuk mengambil langkah baru.
Always Lalisa Sudah Tayang Perdana di Toronto International Film Festival
Sebelum masuk ke bioskop secara luas, Always Lalisa lebih dulu mendapatkan pemutaran perdana di Toronto International Film Festival 2026. Reuters melaporkan bahwa pemutaran tersebut menjadi salah satu momen penting bagi LISA karena filmnya mendapat perhatian dari penggemar yang hadir di festival.
Film ini disutradarai Sue Kim dengan produksi dari Sony Music Vision bersama RCA Records, Tremolo Productions, Salt Water Productions, dan LLOUD CO. Durasi film tercatat sekitar 100 menit dengan LISA sebagai pemeran utama sekaligus sosok yang menjadi pusat dokumenter.
Kehadiran Always Lalisa di festival film internasional juga memperlihatkan bagaimana perjalanan karier seorang bintang K-pop dapat dikemas sebagai dokumenter musik dan biografi yang menjangkau penonton di luar komunitas penggemarnya.
Kapan Film Always Lalisa Tayang di Indonesia?
Untuk penonton Indonesia, film Always Lalisa dijadwalkan hadir di bioskop mulai 12 Oktober 2026. Informasi dari Cinépolis Indonesia menyebutkan periode penayangan di Indonesia berlangsung pada 12 hingga 18 Oktober 2026, sementara tiket sudah mulai dijual.
Sementara itu, laporan mengenai penjualan tiket di CGV menunjukkan bahwa Always Lalisa juga telah masuk dalam penjualan tiket lebih awal di sejumlah lokasi Jakarta. Beberapa lokasi yang tercantum antara lain Aeon Mall JGC, Pacific Place, Grand Indonesia, dan Central Park.
Untuk harga tiket, Cinépolis Indonesia mencantumkan harga mulai dari Rp150 ribu. Namun, harga dan jadwal dapat berbeda tergantung bioskop serta format layar yang tersedia.
Bukan Hanya Tentang Popularitas LISA
Pada akhirnya, daya tarik Always Lalisa bukan semata karena nama besar LISA. Film ini menawarkan kesempatan untuk melihat proses ketika seorang bintang yang sudah berada di level global mencoba menentukan langkahnya sendiri.
Perjalanan tersebut mencakup musik, akting, panggung festival, hingga pencarian identitas artistik. Semua bagian itu bertemu dalam satu periode yang menjadi titik penting bagi perkembangan LISA sebagai individu dan sebagai seorang performer.
Bagi penggemar, momen paling menarik mungkin justru berada di balik panggung. Ketika suara penonton mulai menghilang dan lampu pertunjukan belum menyala, ada seorang LISA yang masih harus bekerja, berlatih, membuat keputusan, dan menghadapi tekanan untuk membuktikan dirinya.
Kini, cerita itu akan dibawa ke layar lebar. Jika selama ini kita mengenal LISA melalui panggung BLACKPINK, musik solo, dan berbagai penampilannya, Always Lalisa memberikan kesempatan untuk melihat perjalanan yang terjadi di balik semua itu.
Buat BLINK dan Lilies yang ingin melihat lebih dekat perjalanan LISA sebagai solois, Always Lalisa bisa jadi tontonan yang nggak boleh dilewatkan. Simak informasi lengkap seputar film dan perjalanan solo LISA lainnya hanya di Zetizen!




