Zetizen.com - Team Spirit mencatat hari bersejarah pada 23 Agustus 2026 setelah dua divisi mereka berhasil memenangkan dua turnamen esports berbeda. Roster Dota 2 lebih dulu menjuarai The International 2026 setelah mengalahkan TEAM VISION dengan skor 3-2 di grand final.
Beberapa jam kemudian, giliran divisi Counter-Strike 2 (CS2) Team Spirit yang mengangkat trofi Esports World Cup (EWC) 2026 setelah mengalahkan FUT Esports dengan skor 3-1 di partai puncak yang berlangsung di Paris.
Pencapaian tersebut menjadi sorotan karena dua gelar itu diraih oleh dua tim berbeda dalam satu organisasi. Divisi Dota 2 membawa pulang Aegis of Champions ketiga bagi Team Spirit, sementara roster CS2 menambahkan trofi EWC ke dalam daftar prestasi mereka.
Team Spirit Raih Aegis Ketiga di The International 2026
Team Spirit memastikan gelar The International 2026 atau TI15 setelah menjalani pertandingan grand final lima game melawan TEAM VISION di Shanghai.
Pertandingan berlangsung ketat hingga game kelima sebelum Team Spirit akhirnya menang dengan skor 3-2. Hasil tersebut membuat organisasi asal Eropa Timur itu kembali mengangkat Aegis of Champions untuk ketiga kalinya.
Sebelum meraih Aegis ketiga pada 2026, Team Spirit telah mencatat dua kemenangan di The International, yakni pada 2021 dan 2023. Dengan kemenangan pada 2026, mereka menjadi organisasi pertama dalam sejarah Dota 2 yang berhasil mengoleksi tiga gelar The International.
Pencapaian tersebut juga membuat Yatoro dan Collapse mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil meraih tiga Aegis of Champions. Keduanya menjadi bagian dari roster Team Spirit saat memenangkan TI 2021, 2023, dan 2026.
Perjalanan Team Spirit Menuju Gelar TI Ketiga
Jalan Team Spirit menuju gelar juara tidak berjalan mudah. Mereka sempat turun ke lower bracket setelah mengalami kekalahan dari TEAM VISION di upper-bracket semifinal.
Namun, Team Spirit berhasil bangkit dan melewati pertandingan lower bracket dengan mengalahkan lawan-lawannya. Mereka kemudian menghadapi Team Yandex di lower-bracket final dan menang dengan skor 2-0 untuk mendapatkan tiket kembali ke grand final.
Pertemuan ulang melawan TEAM VISION menjadi kesempatan bagi Team Spirit untuk membalas kekalahan sebelumnya. Dalam pertandingan lima game, mereka berhasil tampil lebih konsisten dan memastikan kemenangan 3-2.
Hasil tersebut membuat Team Spirit kembali menjadi juara The International sekaligus menambah koleksi tiga Aegis dalam sejarah organisasi mereka.
Roster Team Spirit di The International 2026
Team Spirit tampil di TI15 dengan susunan pemain:
Yatoro
Larl
Collapse
not me
rue
Roster tersebut menggabungkan pemain berpengalaman dengan pemain yang baru menjalani debut di The International.
Yatoro, Larl, dan Collapse tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Team Spirit menuju gelar ketiga mereka. Sementara itu, Alexey “not me” Kosmynin dan Aleksandr “rue” Filin menjadi bagian dari roster yang membawa organisasi tersebut kembali meraih Aegis of Champions.
Team Spirit Juara EWC 2026 CS2
Tidak berhenti di Dota 2, nama Team Spirit kembali berada di partai puncak turnamen besar pada hari yang sama.
Di EWC 2026 CS2, Team Spirit menghadapi FUT Esports dalam grand final yang berlangsung di Accor Arena, Paris. Pertandingan menggunakan format best-of-five dan berakhir dengan kemenangan Team Spirit 3-1.
FUT Esports membuka pertandingan dengan kemenangan di Cache melalui skor 13-10. Team Spirit kemudian menyamakan kedudukan setelah memenangkan Anubis dengan skor 16-13.
Pertandingan berlanjut ke Ancient, yang menjadi salah satu map paling ketat dalam seri tersebut. Kedua tim harus memainkan dua kali overtime sebelum Team Spirit akhirnya menang 16-14.
Team Spirit kemudian menutup pertandingan di Nuke. Mereka tampil lebih dominan dan menang 13-5 untuk memastikan gelar EWC 2026 CS2.
Roster Team Spirit di EWC 2026 CS2
Berbeda dengan divisi Dota 2, Team Spirit menurunkan roster CS2 yang terdiri dari:
donk
magixx
zont1x
sh1ro
tN1R
Kelima pemain tersebut membawa Team Spirit melewati seluruh tantangan hingga akhirnya mengalahkan FUT Esports di grand final.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Team Spirit memiliki kekuatan kompetitif di berbagai divisi. Tidak hanya bergantung pada satu game, organisasi tersebut mampu membangun dua tim yang sama-sama bersaing di level tertinggi esports dunia.
donk Jadi MVP EWC 2026 CS2
Performa Danil “donk” Kryshkovets menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Team Spirit di EWC 2026.
Pemain muda tersebut mendapatkan penghargaan SONY MVP setelah membantu Team Spirit memenangkan turnamen. Atas penghargaan tersebut, donk memperoleh hadiah tambahan sebesar US$25.000.
Sebelum mencapai final, Team Spirit harus melewati beberapa pertandingan berat. Mereka berhasil mengalahkan B8, Legacy, dan Team Vitality untuk mendapatkan tempat di partai puncak.
Pada semifinal melawan Legacy, Team Spirit menang dengan skor 2-0. Mereka kemudian melanjutkan performa tersebut saat menghadapi FUT Esports dan menutup final dengan kemenangan 3-1.
Dua Trofi dari Dua Divisi Team Spirit
Hal yang membuat pencapaian Team Spirit semakin menarik adalah kedua gelar tersebut berasal dari dua divisi berbeda.
Di Dota 2, Team Spirit diperkuat oleh Yatoro, Larl, Collapse, not me, dan rue untuk memenangkan The International 2026. Sementara itu, divisi CS2 dengan donk, magixx, zont1x, sh1ro, dan tN1R berhasil membawa pulang trofi EWC 2026.
Artinya, keberhasilan tersebut bukan diraih oleh satu tim yang bermain di dua kompetisi, melainkan hasil kerja dua divisi kompetitif yang sama-sama membawa nama Team Spirit.
Kedua tim tersebut menghadapi tantangan berbeda. Divisi Dota 2 harus melewati pertandingan lima game melawan TEAM VISION, sementara roster CS2 mengalahkan FUT Esports dalam empat map.
Pada akhirnya, kedua divisi sama-sama menutup turnamen sebagai juara.
Berapa Hadiah yang Didapat Team Spirit?
Di EWC 2026 CS2, Team Spirit mendapatkan hadiah sebesar US$600.000 sebagai juara. Mereka juga memperoleh 1.000 Club Championship Points, sementara FUT Esports sebagai runner-up membawa pulang US$340.000.
Selain hadiah tim, donk mendapatkan tambahan US$25.000 setelah terpilih sebagai MVP turnamen.
Sementara itu, data prize pool The International 2026 mencatat total hadiah sebesar US$3.454.749. Team Spirit sebagai juara mendapatkan sekitar US$1.468.233.
Jika digabungkan, hadiah tim dari kedua turnamen tersebut mencapai lebih dari US$2 juta. Angka tersebut belum termasuk bonus individu yang diterima donk sebagai MVP EWC 2026 CS2.
Team Spirit dan Hari Bersejarah di Esports
Dua kemenangan dalam satu hari menjadi bukti bagaimana Team Spirit mampu membangun organisasi esports dengan kekuatan di berbagai divisi.
Gelar The International 2026 menunjukkan dominasi mereka di Dota 2 melalui roster yang berhasil mencatat sejarah dengan membawa pulang Aegis ketiga. Sementara itu, divisi CS2 membuktikan kualitasnya dengan memenangkan EWC 2026 dan menghadirkan donk sebagai MVP turnamen.
Pencapaian tersebut bukan hanya tentang dua trofi baru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sebuah organisasi dapat mempertahankan standar kompetitif di lebih dari satu game.
Bagi penggemar esports, keberhasilan Team Spirit menjadi salah satu momen menarik untuk melihat bagaimana perkembangan industri gaming profesional terus berkembang dengan persaingan yang semakin luas.
Simak terus berita esports terbaru di Zetizen dan bagikan artikel ini kepada teman yang mengikuti perkembangan kompetisi gaming dunia.



