Zetizen.com - Gaya preppy chic Jang Wonyoung bisa menjadi inspirasi buat kamu yang ingin tampil rapi, feminin, tetapi tetap santai. Lewat kampanye Tommy Jeans, estetika khas kampus ini kembali menarik perhatian dengan perpaduan item klasik dan sentuhan modern yang mudah diterapkan dalam outfit sehari-hari.
Kamu nggak perlu membeli seluruh fashion terbaru untuk mencoba gaya ini. Cukup manfaatkan pakaian yang sudah ada di lemari, seperti denim, kemeja, sweater, dan aksesori minimalis. Dengan tujuh trik styling yang tepat, kamu bisa menciptakan tampilan yang polished tanpa terkesan terlalu formal atau berlebihan.
7 Trik Styling Preppy Chic ala Jang Wonyoung agar Tidak Kaku
1. Padukan item klasik dengan denim
Denim menjadi salah satu cara paling mudah untuk membuat preppy chic terasa lebih kasual. Jika kemeja putih, blazer, atau sweater sering terlihat terlalu formal saat dipadukan dengan celana bahan, coba ganti bawahannya dengan jeans berwarna biru klasik.
Potongan straight-leg atau wide-leg bisa memberikan kesan modern tanpa menghilangkan karakter timeless. Untuk tampilan yang lebih santai, kamu juga bisa memilih denim jacket sebagai lapisan luar.
Kombinasi ini cocok dipakai untuk pergi ke kampus, hangout bersama teman, hingga jalan-jalan pada akhir pekan. Kesan rapi tetap terasa, tetapi outfit tidak terlihat seperti pakaian formal untuk acara kantor.
2. Pilih warna netral dengan satu aksen yang mencuri perhatian
Navy, putih, abu-abu, beige, dan khaki merupakan pilihan warna yang mudah membangun gaya preppy chic. Palet ini memberikan kesan klasik sekaligus memudahkan kamu memadukan beberapa item tanpa khawatir tampil terlalu ramai.
Supaya hasilnya tidak monoton, tambahkan satu warna yang lebih berani. Sweater merah, tas burgundy, atau aksesori pastel bisa menjadi aksen yang membuat outfit lebih hidup. Triknya adalah menjaga warna utama tetap sederhana dan membiarkan satu elemen menjadi pusat perhatian. Dengan begitu, penampilan tetap harmonis tanpa kehilangan karakter personal.
3. Kenakan kemeja dengan gaya yang lebih santai
Kemeja memang identik dengan gaya preppy, tetapi bukan berarti kamu harus selalu memakainya secara formal. Detail kecil seperti menggulung lengan, membuka satu kancing bagian atas, atau memilih potongan sedikit oversized dapat mengubah keseluruhan kesan outfit.
Untuk tampilan sehari-hari, kenakan kemeja putih di atas tank top polos, lalu padukan dengan jeans high-waist. Jika ingin kesan yang lebih feminin, rok bisa menjadi alternatif. Perpaduan ini menghasilkan tampilan yang terasa ringan dan modern. Kamu tetap mendapatkan nuansa klasik tanpa terlihat terlalu serius.
4. Gunakan aksesori minimalis untuk memperkuat karakter
Dalam gaya preppy chic, aksesori tidak harus mencolok untuk terlihat menarik. Ikat pinggang kulit, jam tangan klasik, anting sederhana, dan tas berstruktur sudah cukup untuk memberikan sentuhan polished. Pilihan aksesori juga bisa disesuaikan dengan karakter yang ingin ditampilkan.
Detail pita dan warna pastel cocok untuk nuansa feminin, sedangkan loafers serta tas dengan bentuk tegas memberikan kesan lebih klasik. Agar hasilnya tidak berlebihan, pilih dua atau tiga aksesori yang saling melengkapi. Fokus pada detail yang membuat outfit terlihat lebih utuh, bukan sekadar menambahkan banyak ornamen.
5. Seimbangkan potongan fitted dan oversized
Permainan siluet dapat membuat outfit sederhana terlihat lebih menarik. Atasan fitted yang dipadukan dengan jeans longgar, misalnya, menciptakan keseimbangan antara bagian atas dan bawah tubuh.
Sebaliknya, cardigan oversized bisa dikenakan bersama rok lipit atau bawahan yang lebih ramping. Perbedaan volume tersebut memberikan dimensi pada penampilan sekaligus membuat gaya preppy terasa lebih relevan dengan tren kasual masa kini.
6. Tambahkan sentuhan layering yang tidak berlebihan
Layering merupakan salah satu ciri gaya preppy yang membuat outfit terlihat lebih berdimensi. Kemeja putih di bawah sweater, cardigan di atas kaus polos, atau jaket denim yang dikenakan sebagai outer bisa menjadi kombinasi sederhana untuk dicoba.
Namun, layering tidak selalu berarti mengenakan banyak pakaian sekaligus. Cukup gunakan dua lapisan dengan warna atau tekstur yang saling melengkapi agar hasilnya tetap rapi.
Untuk cuaca Indonesia yang cenderung panas, pilih bahan katun atau rajut tipis. Kamu tetap bisa mendapatkan tampilan berlapis tanpa merasa terlalu gerah ketika beraktivitas di luar ruangan.
7. Pilih sepatu yang sesuai dengan suasana outfit
Sepatu bisa menentukan apakah gaya preppy terlihat lebih klasik atau justru sporty. Loafers, ballet flats, dan Mary Jane cocok untuk kamu yang ingin menonjolkan sisi feminin dengan sentuhan vintage. Jika lebih menyukai gaya kasual, sneakers putih atau sepatu bergaya retro bisa menjadi pilihan.
Padukan dengan kaus kaki putih untuk memperkuat nuansa kampus yang identik dengan estetika preppy. Sesuaikan sepatu dengan kebutuhan aktivitas dan pakaian yang dikenakan. Loafers cocok untuk tampilan yang lebih polished, sementara sneakers memberikan kesan santai yang mudah dipakai sehari-hari.
Preppy Chic, Gaya Klasik yang Bisa Disesuaikan dengan Karaktermu
Daya tarik preppy chic terletak pada kemampuannya memadukan elemen klasik dengan detail yang terasa lebih personal. Denim membuatnya kasual, permainan siluet memberikan sentuhan modern, sedangkan aksesori membantu mempertegas karakter tanpa membuat penampilan terlihat berlebihan.
Inspirasi gaya Jang Wonyoung dalam konteks kampanye Tommy Jeans juga bisa menjadi titik awal untuk bereksperimen dengan isi lemari sendiri. Kamu tidak harus meniru satu tampilan secara utuh. Cukup pilih elemen yang paling sesuai dengan gaya, kenyamanan, dan kebutuhan sehari-hari.
Jadi, dari tujuh trik styling di atas, mana yang paling ingin kamu coba? Temukan kombinasi favoritmu, eksplorasi gaya klasik dengan cara yang lebih fresh, dan bagikan inspirasi outfit versimu bersama Zetizen.com!





