
Zetizen.com - Ada musik yang dibuat untuk menghibur, tetapi ada pula musik yang lahir dari pengalaman dan perasaan yang sulit dijelaskan. Biru Baru berada di antara keduanya, dengan Goldan Tambayong dan Talitha Belinda Esmeralda atau Tata sebagai sosok di baliknya.
Perjalanan mereka sejak 2018 telah membawa Biru Baru memiliki lebih dari 400 ribu pendengar bulanan di Spotify. Sejumlah lagu seperti “Sejenak”, “Baangka”, dan “Kalah Lagi” juga telah mencatat jutaan pemutaran. Namun, daya tarik Biru Baru bukan hanya tentang angka tersebut, melainkan bagaimana mereka mengubah keresahan, rasa kurang, kegagalan, hingga proses berdamai dengan diri sendiri menjadi cerita melalui musik.
Biru Baru Berawal dari Goldan dan Talitha
Biru Baru merupakan duo musik yang dibentuk pada 2018 dan beranggotakan Goldan Tambayong serta Talitha Belinda Esmeralda. Keduanya tidak hanya menjadi musisi, tetapi juga terlibat dalam proses penulisan dan produksi karya mereka sendiri.
Pertemuan Goldan dan Tata sebenarnya sudah terjadi sejak masa sekolah. Keduanya memiliki kesamaan dalam ketertarikan terhadap musik yang kemudian membawa mereka kembali bertemu ketika memasuki masa perkuliahan.
Bagi Tata, pertemuan tersebut turut membuka jalan menuju dunia produksi musik. Dalam wawancara dengan Pophariini, ia menceritakan bagaimana dirinya mulai mengenal produksi lagu, perangkat lunak, hingga DAW.
Sebelumnya, Tata memang sudah memiliki perjalanan panjang bersama musik. Ia pertama kali mencoba drum ketika duduk di kelas 3 SD setelah melihat sepupunya bermain alat musik tersebut.
Ketertarikan itu kemudian berkembang. Tata mengikuti les drum hingga kelas 6 SD, sebelum melanjutkan bermain dalam band progressive metal ketika SMP. Saat SMA, ia kembali belajar drum dan mengikuti berbagai kompetisi musik.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi bagi Tata sebelum akhirnya serius mengembangkan karya bersama Goldan.
Awal Perjalanan Biru Baru Melalui “Maple”
Sebelum benar-benar terjun ke dunia musik, Tata sempat membuat production house yang mengerjakan iklan dan video. Namun, keinginan untuk membuat lagu sendiri kemudian membawa dirinya bersama Goldan menghasilkan karya yang menjadi bagian awal perjalanan Biru Baru.
Salah satunya adalah “Maple”, yang disebut Tata sebagai single pertama Biru Baru. Dari karya tersebut, keduanya semakin serius mengembangkan proyek musik yang mereka bangun.
Biru Baru kemudian merilis album debut Selamat Datang pada November 2020. Album tersebut didahului oleh dua single, yaitu “Sejenak” dan “Kapal Pesiar”.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa Biru Baru tidak muncul secara tiba-tiba. Ada proses panjang yang dimulai dari ketertarikan terhadap musik, eksplorasi produksi, hingga keberanian menjadikan karya sendiri sebagai identitas.







