TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di IndonesiaLagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia

Wijaya80 Makin Eksis, Vibes Musiknya Tetap Nostalgia tapi Ceritanya Relate Banget

m
Selasa, 18 Agu 202618 Agu 2026
Wijaya80 Makin Eksis, Vibes Musiknya Tetap Nostalgia tapi Ceritanya Relate Banget
Personil Wjaya80. Sumber: Instagram @dudhylisatrioFoto: muhammad rizki akbar / Zetizen Media

Zetizen.com - Nama Wijaya80 semakin menarik perhatian di tengah ramainya musik Indonesia. Grup yang beranggotakan Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe ini membawa karakter pop dengan sentuhan musik era 1980-an. Namun, daya tarik mereka tidak hanya terletak pada nuansa retro yang dihadirkan.

Cerita dalam lagu-lagu Wijaya80 justru menjadi salah satu alasan musik mereka terasa dekat. Tema cinta, hubungan, patah hati, hingga kenangan dikemas dengan aransemen yang membawa pendengar seperti kembali ke masa lalu, tetapi tetap relevan dengan kehidupan sekarang.

Musik Nostalgia dengan Cerita yang Dekat

Konsep nostalgia menjadi bagian penting dari identitas Wijaya80. Mereka tidak sekadar menggunakan suara dan estetika lawas, tetapi juga mencoba menghadirkan suasana yang berbeda di tengah dominasi produksi musik modern.

Menariknya, cerita yang dibawa justru tidak terasa kuno. Lagu-lagu mereka banyak berbicara mengenai perasaan yang masih sering dialami pendengar saat ini. Karena itu, musik Wijaya80 bisa dinikmati sebagai nostalgia sekaligus menjadi teman untuk berbagai situasi emosional.

Salah satu karya yang menunjukkan pendekatan tersebut adalah “Lagu Kenangan”. Single ini resmi dirilis pada 26 Juni 2026 dan mengangkat cerita tentang cinta yang telah berakhir, tetapi kenangannya masih tertinggal.

Kolaborasi dengan Arsy Widianto dan Sal Priadi

Tahun 2026 menjadi periode yang cukup aktif bagi Wijaya80. Mereka tidak hanya merilis karya sendiri, tetapi juga memperluas warna musik melalui kolaborasi dengan sejumlah penyanyi Indonesia.

Salah satunya adalah kolaborasi bersama Arsy Widianto melalui lagu “Ini Adalah Cinta” yang dirilis pada Mei 2026. Lagu tersebut mengusung nuansa pop era 1980-an dengan sentuhan vintage yang terasa natural, tetapi tetap terdengar modern.

Wijaya80 kemudian berkolaborasi dengan Sal Priadi melalui “Bulan Bintang, Garis Menyilang” yang dirilis pada Maret 2026. Lagu ini mengangkat kisah cinta di tengah perbedaan keyakinan dan memberikan warna cerita yang berbeda bagi pendengar.

Berbagai kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa Wijaya80 tidak terpaku pada satu formula. Warna retro tetap menjadi identitas mereka, tetapi dapat berkembang ketika dipadukan dengan karakter vokal dan musikalitas penyanyi lain.

“Lagu Kenangan” Bawa Vibes Galau yang Familiar

“Lagu Kenangan” menjadi salah satu rilisan yang memperkuat karakter emosional Wijaya80. Ceritanya berpusat pada seseorang yang mengetahui mantan kekasihnya telah memiliki pasangan baru. Situasi tersebut kemudian memunculkan kembali rasa cemburu dan kenangan lama.

Secara musik, lagu ini tetap mempertahankan sentuhan retro-pop Wijaya80. Nuansa balada Jepang era 1980-an juga menjadi salah satu inspirasi dalam aransemennya.

Pendekatan tersebut membuat “Lagu Kenangan” terasa seperti lagu lama yang ditemukan kembali, tetapi membicarakan masalah yang sangat familiar bagi pendengar masa kini.

Wijaya80 Masih Punya Banyak Cerita

Perjalanan Wijaya80 memperlihatkan bahwa musik bernuansa nostalgia tidak selalu harus terasa tertinggal oleh perkembangan zaman. Dengan menggabungkan karakter pop era 1980-an dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mereka mampu menghadirkan warna musik yang memiliki identitas tersendiri.

Dari kolaborasi bersama Sal Priadi dan Arsy Widianto hingga rilisan seperti “Lagu Kenangan”, Wijaya80 menunjukkan bahwa musik mereka terus berkembang tanpa meninggalkan ciri khas utama. Nuansa retro yang dipadukan dengan kisah cinta, kenangan, dan berbagai emosi membuat karya mereka tetap terasa dekat bagi pendengar masa kini.

Pada akhirnya, daya tarik Wijaya80 bukan hanya terletak pada kemampuan mereka menghadirkan kembali atmosfer musik masa lalu. Mereka juga berhasil mengemas cerita dan perasaan yang masih banyak dialami orang hingga sekarang, sehingga nostalgia yang ditawarkan terasa lebih hidup.

Bagi Anda yang menyukai musik dengan nuansa klasik, cerita cinta yang relatable, dan warna pop yang berbeda dari rilisan masa kini, karya Wijaya80 bisa menjadi pilihan menarik untuk masuk playlist. Simak terus artikel musik terbaru lainnya untuk mengetahui cerita di balik musisi dan lagu-lagu menarik, serta jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman yang ingin mengenal lebih jauh perjalanan Wijaya80.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →