TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di IndonesiaLagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia

Makna Lagu Berat Rasanya dari Meiska: Relate Buat Kamu yang Lagi Galau Gara-Gara Berpisah

a
Kamis, 2 Okt 20252 Okt 2025
Makna Lagu Berat Rasanya dari Meiska: Relate Buat Kamu yang Lagi Galau Gara-Gara Berpisah
Meiska. Source: SpotifyFoto: ataka danial falah / Zetizen Media

Zetizen - Pernah nggak sih kamu merasa masih sayang, tapi keadaan malah memaksa untuk berpisah?

Rasanya berat, campur aduk, dan kadang nggak tahu harus gimana. Persis seperti yang disampaikan Meiska lewat single terbarunya berjudul “Berat Rasanya”, yang resmi dirilis pada Jumat lalu, tepatnya 26 September 2025.

Lagu ini langsung mencuri perhatian pendengar, terutama mereka yang sedang ada di fase melepaskan seseorang yang masih mereka cinta.

Dengan lirik yang emosional dan aransemen mellow pop yang menyayat, Meiska seperti ingin bilang, “Kamu nggak sendiri, aku juga pernah di titik itu.”

Hubungan Yang Harus Selesai Meski Masih Sayang

Melalui lirik seperti “Memang belum saatnya kita bersama” dan “Kita belum cukup dewasa” jadi gambaran jelas tentang hubungan yang sebenarnya belum ingin berakhir.

Tapi realitanya, nggak semua rasa bisa bertahan jika keduanya belum siap berjalan bareng. Kadang, keputusan buat berpisah adalah pilihan paling bijak meski hati nggak rela.

Banyak remaja atau anak muda pasti bisa relate dengan situasi ini. Nggak sedikit yang harus mengakhiri hubungan bukan karena kehilangan rasa, tapi karena udah nggak lagi sejalan.

Lagu ini seperti jadi pelampiasan perasaan yang susah banget diungkapkan hanya lewat kata-kata biasa.

Ungkapan Jujur Soal Sabar Ada Batasnya

Bagian paling menyentuh dalam lagu ini ada pada lirik, “Kusadari sabar juga ada batasnya” dan “Ku maafkan berkali-kali, namun hati ini sudah tak sanggup lagi”.

Pada lirik tersebut, Meiska seolah sedang bicara jujur dari hati terdalam tentang betapa lelahnya terus memaklumi keadaan yang menyakitkan.

Nggak semua orang punya keberanian buat bilang kalau mereka udah capek. Tapi lagu ini berhasil menyampaikan itu dengan sederhana tapi sangat ngena.

Lagu ini cocok untuk kamu yang pernah merasa seperti satu-satunya yang berjuang dalam sebuah hubungan. Ketika berkali-kali mengalah tapi tak pernah dihargai, pasti akan ada titik di mana kamu lelah dan memilih untuk menyerah.

Ikhlas Meski Perpisahan Terasa Berat

Salah satu kekuatan lagu “Berat Rasanya” adalah bagaimana Meiska menggambarkan rasa kehilangan yang pelan-pelan diterima.

Pada lirik “Berat rasanya ku berjalan tanpamu, tak apa-apa” bukan sekadar pengakuan bahwa dia masih berat, tapi juga simbol dari keberanian untuk tetap melangkah. Lagu ini bukan tentang move on yang instan, tapi lebih ke proses menerima kenyataan.

Bahkan, di akhir lagu Meiska menyisipkan harapan yang tulus lewat lirik “Kan kubawa namamu di dalam doa”.

Meski berpisah, bukan berarti lupa. Sebab cinta tak selalu hilang, terkadang ia tetap tinggal, diam-diam bersembunyi dalam doa.

Kalau kamu lagi berada di titik “masih sayang tapi harus pisah”, lagu ini bakal jadi tempat kamu beristirahat sejenak. Karena di balik beratnya langkah, ada harapan bahwa semuanya akan baik-baik saja pada waktunya.

Pada akhirnya, lagu ini bukan cuma soal perpisahan, tapi tentang keberanian untuk tetap melangkah, meski hati belum sepenuhnya merelakan.

Lirik Lagu Berat Rasanya

Ho-ho-ho-ho
Aku merasa kamu berbeda
Apa pesanku tak terbaca?
Entah sibuk atau memang sengaja
Kusadari sabar juga ada batasnya

Mungkin belum saatnya
Kita bersama
Kita belum cukup dewasa
Kini Tuhan haruskan berpisah
Berat rasanya
Ku berjalan tanpamu
Tak apa apa

Ku maafkan berkali-kali
Namun hati ini sudah tak sanggup lagi

Memang belum saatnya
Kita bersama
Kita belum cukup dewasa
Kini Tuhan haruskan berpisah
Berat rasanya
Ku berjalan tanpamu
Tak apa apa

Apa ku yang banyak kurangnya?
Apa ku juga masalahnya?
Mungkin lebih baik ku yang mengalah
Aku mengalah

Memang belum saatnya
Kita bersama
Kita belum cukup dewasa
Kini Tuhan haruskan berpisah
Berat rasanya
Ku berjalan tanpamu
Tak apa apa

Memang belum saatnya
Kita bersama
Kita belum cukup dewasa
Kini Tuhan haruskan berpisah
Berat rasanya
Ku berjalan tanpamu
Tak apa apa

Berat Rasanya
Kan kubawa namamu
Di dalam doa

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →