
Lampu tua yang berkedip
Lokasi terpencil penuh misteri
Bahkan dialog seperti “jadi kita di film horor?”
Film ini juga memanfaatkan elemen breaking the fourth wall, di mana batas antara dunia film dan kesadaran karakter menjadi kabur. Pendekatan ini membuat Setan Alas! terasa seperti sindiran terhadap formula horor Indonesia yang repetitif.
Review dari kanal YouTube Cine Crib saat JAFF 2023 bahkan menyebut film ini sebagai sindiran keras untuk horor Indonesia.
Kenapa Film Ini Layak Dinantikan?
Setelah “tertahan” selama tiga tahun sejak hype festivalnya, Setan Alas! akhirnya menemukan momentum untuk tayang luas pada 2026. Dengan pendekatan cerita yang berani, penghargaan festival, serta reputasi internasional, film ini berpotensi menjadi salah satu horor lokal paling unik tahun ini.
Bukan hanya menakut-nakuti, Setan Alas! mencoba mengajak penonton menertawakan sekaligus mempertanyakan pola-pola horor yang selama ini dianggap biasa.







