zetizen

Bukan Sekadar Makan Malam, Tapi Jalin Keakraban! Begini Serunya KKN di Desa Sukoreno

Campus
Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember berbagi kehangatan bersama Pemdes Sukoreno dalam makan malam lesehan penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Zetizen - Siapa sangka, makan malam lesehan di Kantor Desa bisa menjadi momen yang begitu hangat dan berkesan?

Sabtu, 18 Oktober 2025 pukul 20.00 WIB, suasana Desa Sukoreno terasa berbeda dari biasanya. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember duduk bersila bersama Kepala Desa dan perangkat desa, menikmati hidangan sederhana yang penuh cita rasa lokal.

Bukan sekadar makan bersama, momen ini menjadi simbol kebersamaan yang mempererat hubungan selama masa pengabdian berlangsung. Acara ini digelar pada akhir minggu pertama program KKN di Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Sejak sore hari, para mahasiswa telah sibuk mempersiapkan segala kebutuhan acara, mulai dari berbelanja bahan-bahan di pasar, hingga ikut ke sawah bersama Kepala Dusun Grugul, Zainuri Romli, untuk memetik terong dan cabai. Hasil panen segar tersebut kemudian diolah menjadi pelengkap menu makan malam, menambah kehangatan dalam setiap santapan.

Kepala Desa Sukoreno. Source: By Ataka

Menurut Kepala Desa Sukoreno, H. M. Wawan Rusmawadi, kegiatan semacam ini menjadi wujud nyata keakraban antara mahasiswa dan perangkat desa.

“Saya sangat setuju dengan kegiatan seperti malam ini karena menimbulkan rasa kekompakan antara perangkat dan mahasiswa. Hal seperti ini tidak ada pembelajarannya di bangku perkuliahan, membaur dengan masyarakat seperti saudara, duduk bersama lesehan tanpa adanya batasan jabatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar mahasiswa KKN bisa meninggalkan kesan baik selama mengabdi di Desa Sukoreno.

“Harapannya, adik-adik mahasiswa mendapatkan pengalaman yang bagus. Apa yang tidak mereka dapatkan di kampus bisa mereka temui di sini, karena pelajaran yang paling penting dan berharga itu adalah pengalaman langsung di lapangan. Hal itu tidak ada di buku, bahkan suasananya sangat berbeda sekali dengan di bangku perkuliahan,” tambahnya.

Menjelang malam, Kantor Desa Sukoreno berubah menjadi ruang keakraban yang hangat. Tanpa meja, seluruh peserta duduk lesehan di atas tikar, diterangi cahaya lampu putih yang lembut.

Hidangan sederhana seperti nasi hangat, lalapan, ayam goreng, dan sambal telah tersaji dengan aroma yang menggoda. Uniknya, makanan disajikan tanpa menggunakan piring, melainkan di atas daun pisang, menambah kesan alami dan kekeluargaan dalam kebersamaan malam itu.

Suasana pun terasa cair. Mahasiswa dan perangkat desa berbagi cerita ringan sambil menikmati hidangan. Tawa kecil terdengar di sela-sela percakapan tentang pengalaman KKN dan rencana kegiatan ke depan. Keakraban tanpa sekat menciptakan nuansa hangat, layaknya makan malam bersama keluarga besar.

Riris Rahmawati (mahasiswa KKN). Source: by Ataka

Halaman: