
Belum berhenti di sana, ENHYPEN kembali naik ke panggung kemenangan pada 29 Agustus. Kali ini, giliran Show! Music Core yang memberikan trofi keempat untuk “Bloody Paradise”.
Empat kemenangan tersebut datang dalam empat hari berturut-turut. Rangkaian ini membuat era “Bloody Paradise” terasa semakin kuat, sekaligus membawa ENHYPEN menuju momen yang sudah lama dinantikan, yaitu kemenangan pertama mereka di Music Core.
Kue dan Lilin Jadi Perayaan First Music Core Win
Kalau trofi menjadi simbol kemenangan, maka kue dan lilin menjadi detail yang membuat momen tersebut terasa lebih personal. Setelah kemenangan diumumkan, ENHYPEN membawa kue ke atas panggung dan meniup lilin bersama-sama.
Pemandangan enam member berdiri dengan trofi dan kue di atas panggung menjadi salah satu momen paling manis dari kemenangan mereka. Perayaan tersebut terasa seperti menandai sebuah pencapaian besar dengan cara yang sederhana, tetapi tetap berkesan.
Apalagi, kue itu hadir tepat setelah mereka mendapatkan sesuatu yang belum pernah diraih sebelumnya. Setelah bertahun-tahun berkarier, ENHYPEN akhirnya bisa merayakan first-ever Music Core win mereka bersama.
Bagi ENGENE, momen tersebut mungkin justru menjadi salah satu bagian yang paling sulit dilupakan dari era “Bloody Paradise”. Bukan hanya karena ENHYPEN berhasil membawa pulang trofi keempat, tetapi karena kemenangan itu akhirnya punya cerita sendiri.
Bloody Paradise Jadi Era Penting untuk ENHYPEN
Empat kemenangan membuat “Bloody Paradise” semakin menonjol dalam perjalanan promosi ENHYPEN. Lagu ini bukan hanya membawa mereka meraih trofi secara beruntun, tetapi juga menjadi era yang berhasil mematahkan “3 Win Curse”.
Lebih dari itu, kemenangan di Music Core mengisi satu pencapaian yang sebelumnya belum pernah ada dalam perjalanan grup. Setelah Show Champion, M Countdown, dan Music Bank, kini Music Core juga menjadi bagian dari daftar program musik yang berhasil dimenangkan ENHYPEN.
Pada akhirnya, trofi keempat tersebut bukan sekadar angka. Ada penantian panjang, empat kemenangan beruntun, dan sebuah perayaan kecil dengan kue serta lilin di baliknya.
Hari ketika ENHYPEN akhirnya memenangkan Music Core pun ditutup dengan cara yang manis. Trofi berada di tangan mereka, lilin telah ditiup, dan “3 Win Curse” resmi menjadi bagian dari masa lalu.
Simak terus artikel musik terbaru di Zetizen untuk mengikuti perjalanan K-pop dan idol favoritmu. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada sesama ENGENE yang ikut menantikan momen kemenangan pertama ENHYPEN di Music Core.







