TRENDING
Lagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di IndonesiaLagu Oasis Wonderwall Kembali Viral di 202617 Brand Lokal Pakaian Terlaris7 Manfaat Buah Untuk KesehatanLNGSHOT Menang di KMA 2026Apple MacBook Neo Hadir di Indonesia

5 Musisi Indie Korea yang Wajib Masuk Playlist, Ada Jannabi hingga wave to earth

m
Kamis, 6 Agu 20266 Agu 2026
5 Musisi Indie Korea yang Wajib Masuk Playlist, Ada Jannabi hingga wave to earth
5 Musisi Indie Korea. Sumber: IstimewaFoto: muhammad rizki akbar / Zetizen Media

Zetizen.com - Musik Korea Selatan tidak hanya dikenal lewat industri K-pop yang mendunia. Di balik popularitas para idol, terdapat banyak musisi indie yang menghadirkan karya-karya berkualitas dengan karakter musik yang unik dan autentik. Berbekal kebebasan dalam bereksplorasi, para musisi indie ini berhasil menciptakan lagu-lagu yang dekat dengan kehidupan pendengarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, musik indie Korea juga semakin dikenal secara global. Berbagai lagu mereka viral di media sosial, masuk ke playlist jutaan pendengar di platform streaming, hingga menjadi soundtrack berbagai momen. Jika Anda ingin mengenal sisi lain industri musik Korea, berikut lima musisi indie Korea yang wajib masuk playlist.

1. Jannabi

Jannabi. Sumber: Instagram @bandjannabi

Jannabi adalah band indie rock asal Korea Selatan yang debut pada 2014. Saat ini band ini dipimpin oleh Choi Jung Hoon sebagai vokalis dan gitaris, serta Kim Do Hyung sebagai gitaris. Nama "Jannabi" sendiri berarti "monyet" dalam bahasa Korea, karena seluruh personelnya lahir pada Tahun Monyet menurut zodiak Tionghoa.

Jannabi dikenal dengan musik bernuansa soft rock, folk, dan britpop yang dipadukan sentuhan retro ala era 1970 hingga 1980-an. Lirik-lirik mereka banyak mengangkat tema kehidupan, cinta, persahabatan, dan mimpi sehingga terasa dekat dengan pendengar.

Lagu-lagu seperti For Lovers Who Hesitate, Summer, She, A Thought on an Autumn Night, hingga Dreams, Books, Power and Walls menjadi beberapa karya yang paling populer. Berkat kualitas musiknya, Jannabi berhasil meraih berbagai penghargaan di Korean Music Awards dan Melon Music Awards.

2. wave to earth

wave to earth. Sumber: Instagram @wave_to_earth

wave to earth resmi debut pada 2019 dan kini menjadi salah satu band indie Korea yang paling populer di kancah internasional. Band ini beranggotakan Daniel Kim (vokal, gitar), John Cha (bass), dan Shin Dong Gyu (drum).

Mereka mengusung musik indie pop, jazz, lo-fi, dan dream pop dengan nuansa yang hangat dan menenangkan. Sebagian besar lagu wave to earth menggunakan lirik berbahasa Inggris sehingga mudah diterima oleh pendengar global.

Album 0.1 flaws and all sukses memperkenalkan mereka ke pasar internasional. Lagu seperti seasons, bad, love., pink, dan peach eyes telah mengumpulkan jutaan streaming di berbagai platform musik digital.

3. The Black Skirts

The Black Skirts. Sumber: Instagram @holideez

Berbeda dari grup lainnya, The Black Skirts merupakan proyek solo milik musisi Korea-Amerika Bryan Cho (Jo Hyu-il) yang debut pada 2008.

Bryan dikenal sebagai musisi yang menulis, mengaransemen, sekaligus memproduksi sebagian besar lagunya sendiri. Musik The Black Skirts memadukan indie rock, garage rock, alternative rock, dan sedikit sentuhan folk dengan lirik yang emosional.

Beberapa karya populernya antara lain Everything, Hollywood, Antifreeze, Who Do You Love, Queen of Diamonds, dan International Love Song. Hingga kini, The Black Skirts masih menjadi salah satu nama paling berpengaruh di skena musik indie Korea.

4. The Poles

The Poles. Sumber: Instagram @thepoles_official

The Poles debut pada 2017 dan dikenal sebagai salah satu band alternative rock yang sedang berkembang di Korea Selatan. Band ini beranggotakan Kim Daniel (vokal, gitar), Park Chanhyuk (bass), dan Shin Seungwon (drum).

Mereka menghadirkan perpaduan indie rock, psychedelic rock, hingga dream pop dengan karakter musik yang atmosferik dan emosional. Permainan gitar yang kuat menjadi salah satu identitas utama The Poles.

Meski belum sepopuler band indie lainnya di luar Korea, The Poles memiliki komunitas penggemar yang terus bertambah dan rutin tampil di berbagai festival musik independen.

5. Nerd Connection

Nerd Connection. Sumber: Instagram @nerdconnection_official

Nerd Connection resmi debut pada 2018 dan dikenal sebagai band indie rock yang menghadirkan lagu-lagu penuh emosi dengan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Band ini terdiri dari Seo Young Joo (vokal, gitar), Park Jae Hyun (gitar), Shin Ye Chan (bass), dan Choi Jong Han (drum).

Musik mereka banyak membahas harapan, perjuangan hidup, persahabatan, dan proses bertumbuh. Lagu seperti Good Night Good Dream, Back in Time, Waterfall, Stand Up, dan Bamboo Forest menjadi beberapa karya yang paling dikenal oleh para penggemar musik indie Korea.

Mengapa Musik Indie Korea Semakin Populer?

Berbeda dengan musik arus utama, para musisi indie Korea memiliki kebebasan lebih besar dalam menciptakan karya sesuai identitas mereka. Banyak dari mereka yang terlibat langsung dalam proses penulisan lagu, aransemen, hingga produksi sehingga menghasilkan musik yang terasa lebih personal dan autentik.

Kemudahan akses melalui platform digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube, dan media sosial juga membuat musik indie Korea semakin dikenal oleh pendengar di seluruh dunia. Tak sedikit lagu mereka yang akhirnya viral dan menarik perhatian penikmat musik di luar Korea Selatan.

Musik indie Korea menawarkan pengalaman mendengarkan yang berbeda dengan karakter yang lebih beragam dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari nuansa retro milik Jannabi, alunan menenangkan wave to earth, lirik emosional The Black Skirts, eksplorasi musik The Poles, hingga karya penuh makna dari Nerd Connection, semuanya memiliki ciri khas yang membuatnya layak masuk ke dalam playlist.

Bagi Anda yang ingin mengeksplorasi sisi lain industri musik Korea di luar K-pop, kelima musisi tersebut bisa menjadi pilihan terbaik untuk mulai didengarkan. Setiap karya mereka menawarkan cerita, emosi, dan pengalaman musik yang berbeda sehingga cocok dinikmati kapan saja.

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua →