zetizen

Makan Malam Nggak Menjamin Kenyang Sampai Pagi, Ini Alasannya!

Sports And Health
Cewek Makan Malam. Source: Freepik

Zetizen - Bayangin deh, kamu pulang sekolah atau kuliah sore-sore, lanjut nongkrong atau ngerjain tugas sampai malam, terus baru sempat makan malam dengan porsi jumbo. Rasanya kenyang banget, bahkan mungkin sampai mikir, “Udah deh, besok pagi nggak usah sarapan, perut pasti masih penuh.” Tapi begitu bangun, perut malah bunyi lagi seolah semalam belum makan apa-apa. Kenapa bisa gitu, ya?

Banyak orang percaya bahwa makan malam cukup untuk menyuplai energi sampai pagi. Tapi ternyata, tubuh punya mekanisme yang lebih rumit. Meski kamu merasa kenyang sebelum tidur, ada alasan ilmiah kenapa pagi harinya rasa lapar tetap muncul.

Metabolisme Tubuh Nggak Pernah Tidur

Waktu kamu tidur, tubuh sebenarnya tidak benar-benar berhenti bekerja. Justru ada banyak proses penting yang terjadi di balik layar. Otot melakukan pemulihan setelah beraktivitas, otak menyortir dan menyimpan memori, sistem imun memperkuat pertahanan tubuh, dan organ-organ vital tetap bekerja keras agar kamu tetap hidup. Semua itu butuh energi, dan energi diambil dari makanan yang kamu makan sebelumnya.

Jadi, walaupun kamu nggak bergerak atau melakukan aktivitas fisik, tubuh tetap membakar kalori sepanjang malam. Itulah kenapa meski sudah makan banyak, cadangan energi bisa berkurang cukup banyak saat bangun pagi, bikin perut terasa lapar lagi.

Hormonal Alami yang Mengatur Rasa Lapar

Tubuh punya jam biologis yang ikut mengatur rasa lapar. Salah satu pemain utamanya adalah hormon ghrelin, atau sering disebut hormon lapar. Nah, kadar ghrelin biasanya meningkat di pagi hari setelah tubuh melewati waktu puasa selama tidur. Sinyal ini memang dirancang alamiah agar tubuh minta asupan energi baru untuk memulai hari.

Makanya, walaupun malamnya kamu makan mie instan double porsi, burger, atau nasi padang, pagi harinya tetap bisa lapar. Itu bukan karena kamu nggak kenyang-kenyang, tapi memang tubuhmu lagi ngasih sinyal penting “Hei, waktunya isi energi baru!”

Jenis Makanan Malam Hari Berpengaruh

Rasa kenyang yang bertahan lama atau cepat hilang ternyata sangat dipengaruhi oleh jenis makanan yang kamu konsumsi. Kalau makan malam lebih banyak karbohidrat sederhana seperti nasi putih, mie instan, atau roti tawar, rasa kenyang memang datang cepat. Tapi karena jenis makanan ini mudah dicerna tubuh, kadar gula darah juga cepat naik lalu turun lagi. Hasilnya, tubuh lebih cepat merasa lapar.

Sebaliknya, makanan tinggi protein, serat, atau lemak sehat seperti ikan, daging tanpa lemak, sayuran hijau, buah, atau kacang-kacangan dicerna lebih lama. Itu sebabnya bisa bikin kenyang lebih awet sampai pagi. Jadi, bukan hanya soal seberapa banyak kamu makan malam, tapi juga soal apa yang kamu makan.

Lapar di Pagi Hari, Pertanda Tubuh Sehat

Kabar baiknya, rasa lapar di pagi hari bukanlah sesuatu yang buruk. Justru itu pertanda bahwa metabolisme tubuhmu bekerja dengan baik. Bayangin aja kalau tubuhmu nggak ngasih sinyal lapar setelah berjam-jam puasa sejak malam, justru itu bisa jadi tanda metabolisme melambat atau ada masalah lain.

Sarapan jadi penting banget di sini. Dengan sarapan yang bergizi seimbang, kamu bisa mengisi ulang energi, meningkatkan konsentrasi, dan memulai hari dengan mood yang lebih baik. Jadi, jangan cuma diisi dengan gorengan atau minuman manis instan, ya. Cobalah kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan serat biar energinya tahan lama.

Jam yang Baik untuk Makan Malam

Selain jenis makanan, waktu makan malam juga punya pengaruh besar buat tubuhmu. Idealnya, makan malam dilakukan antara pukul 6 sore sampai 8 malam. Kenapa jam segini? Karena tubuh masih punya cukup waktu untuk mencerna makanan sebelum tidur.

Kalau kamu makan terlalu larut, misalnya lewat jam 9 atau bahkan menjelang tengah malam, proses pencernaan jadi terganggu. Akibatnya, perut terasa nggak nyaman, tidur kurang nyenyak, dan energi yang masuk bisa lebih gampang disimpan sebagai lemak.

Makan malam lebih awal juga bisa membantu tubuh tetap terasa ringan saat tidur, sehingga metabolisme berjalan lebih seimbang. Kalau kamu tipe anak muda yang sering punya jadwal padat sampai malam, usahakan tetap makan sebelum jam 9. Kalau memang lapar lagi setelahnya, pilih camilan sehat dalam porsi kecil, seperti buah atau yoghurt, daripada makan berat.

Jadi, bukan cuma soal apa yang kamu makan, tapi juga kapan kamu makan. Makan malam di jam yang tepat bisa bikin tubuh lebih sehat, tidur lebih nyenyak, dan pagi hari terasa lebih segar.

Jadi, Perlu Takut Lapar Pagi?

Jawabannya, tentu nggak! Justru lapar pagi adalah sinyal alami tubuhmu yang sehat. Itu artinya, meski kamu sudah makan malam dengan porsi besar, tubuh tetap bekerja maksimal sepanjang malam, dan kini saatnya mengisi energi baru untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Halaman: