zetizen

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Forum Anak Desa Sukseskan Turnamen Kasti di Sukoreno

Campus
Turnamen Kasti Forum Anak Desa se-Kabupaten Jember di Desa Sukoreno

Zetizen - Suasana Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, pada Minggu (26/10/2025) tampak lebih semarak dari biasanya.

Lapangan desa yang biasanya digunakan warga untuk berolahraga kini dipenuhi keceriaan anak-anak, remaja, hingga orang tua yang antusias mengikuti dan menyaksikan jalannya turnamen kasti.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Forum Anak Desa (FAD) wilayah Jember, yang mencakup Desa Sukoreno, Patempuran, Kesilir, dan Wringintelu, berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Turnamen kasti ini menjadi salah satu agenda utama yang digelar oleh Forum Anak Desa sebagai bagian dari program kegiatan anak-anak di Sukoreno.

Mahasiswa KKN turut ambil peran dalam membantu persiapan, pendampingan teknis seperti penghitungan skor, hingga dokumentasi kegiatan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Ketua panitia, Zainuri Romli, mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme para peserta.

“Anak-anak di desa kami sangat senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini, apalagi mereka bisa bekerja sama dengan kakak-kakak mahasiswa KKN, mulai dari persiapan lapangan hingga pelaksanaan lomba, semua dilakukan bersama-sama, jadi terasa sekali suasana kebersamaan dan gotong royongnya”

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif. Anak-anak diajak untuk memahami pentingnya peran aktif dalam kegiatan positif di lingkungannya.

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, bahkan sebelum pertandingan dimulai. Sorak-sorai penonton dan tawa anak-anak menambah suasana kasti semakin hidup dan menyenangkan.

Salah satu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Laili Rahmawati menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini.

“kami ingin melalui kegiatan turnamen kasti ini, anak-anak tidak hanya memahami tentang olahraga, tetapi juga menjadikannya sebagai wadah kebersamaan dan pembelajaran sosial, khususnya bagi anak-anak di Desa Sukoreno. Selain itu, mereka juga dapat belajar bekerja sama, menghargai lawan, dan menumbuhkan semangat sportivitas sejak dini,” ujarnya.

Halaman: