zetizen

Bukan Cuma Seru, Ini 5 Film yang Wajib Ditonton Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Movie
Lima Film yang Wajib Ditonton Mahasiswa Ilmu Komunikasi, sumber Istimewa

Zetizen.com - Pernah nggak kamu merasa lebih mudah memahami suatu materi setelah melihat contohnya secara langsung? Hal yang sama juga berlaku saat mempelajari Ilmu Komunikasi. Beberapa konsep seperti personal branding, public speaking, hingga cara membangun hubungan dengan orang lain justru terasa lebih mudah dipahami lewat film daripada sekadar membaca teori.

Menariknya, ada sejumlah film populer yang diam-diam menyimpan banyak pelajaran tentang dunia komunikasi. Mulai dari cara membangun citra diri, memahami emosi, sampai menghadapi tantangan di lingkungan kerja. Kalau kamu mahasiswa Ilmu Komunikasi atau sekadar tertarik dengan dunia media, lima film berikut layak masuk watchlist.

1. The Devil Wears Prada, belajar komunikasi profesional dan personal branding

The Devil Wears PradaFilm The Devil Wears Prada, sumber: Instagram @tdwpmovie

Kalau berbicara tentang film yang paling sering direkomendasikan untuk mahasiswa komunikasi, The Devil Wears Prada hampir selalu masuk daftar. Film ini mengikuti perjalanan Andrea Sachs, seorang lulusan jurnalistik yang diterima bekerja sebagai asisten Miranda Priestly, pemimpin majalah fashion ternama.

Meski awalnya tidak tertarik dengan dunia fashion, Andrea perlahan belajar menghadapi tekanan kerja sekaligus memahami standar profesional di industri media.

Di balik dunia fashion yang terlihat glamor, film ini menyimpan banyak pelajaran tentang komunikasi profesional. Kita bisa melihat bagaimana cara menyampaikan pesan kepada atasan, membangun hubungan dengan rekan kerja, hingga pentingnya personal branding dalam lingkungan kerja.

Film ini juga mengingatkan bahwa kemampuan beradaptasi dan menjaga profesionalisme sering kali menjadi kunci untuk berkembang di dunia karier.

2. Inside Out, memahami pentingnya komunikasi melalui emosi

Film Inside OutFilm Inside Out, sumber: movies.disney.com

Siapa sangka film animasi bisa memberikan pelajaran komunikasi yang begitu dalam? Inside Out mengajak penonton masuk ke dalam pikiran Riley, seorang anak yang sedang menghadapi perubahan besar dalam hidupnya. Setiap emosi digambarkan sebagai karakter dengan peran yang berbeda, mulai dari Joy, Sadness, Anger, Fear, hingga Disgust.

Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, film ini mengajarkan bahwa komunikasi bukan hanya soal memilih kata yang tepat, tetapi juga memahami emosi diri sendiri dan orang lain.

Empati memainkan peran krusial dalam menciptakan relasi yang baik, baik saat berkomunikasi, berkolaborasi dalam kelompok, maupun saat mengatasi perbedaan. Setelah menonton Inside Out, kita jadi lebih sadar bahwa mendengarkan dan memahami perasaan lawan bicara sama pentingnya dengan menyampaikan pendapat.

Halaman: