zetizen

Self Love Itu Nggak Instan, Tapi Worth It!

Life
Gambar Tangan Bersimpuh. Source: Unsplash by Giulia Bertelli

Zetizen - Di era serba cepat ini, kita sering kejebak sama ekspektasi buat selalu “on”, produktif, glowing, dan kelihatan bahagia setiap saat. Padahal kenyataannya? Nggak bisa dipungkiri, sebagian dari kita masih sering berjuang. Entah soal penampilan, target hidup, atau sekadar rasa takut bicara di depan orang banyak.

Dan saat orang bilang, “coba deh self love dulu,” sering banget kita mikir “self love tuh maksudnya apa sih? Beli skincare? Healing ke Bali? Atau ngilang dari semua orang?”

What is Real Self Love?

Self love artinya menghargai dan mencintai diri, tapi bukan sekadar memenuhi setiap keinginan tanpa batas. Menurut Nila Zaimatus Septiana, M. Pd. selaku dosen IAIN Kediri yang hadir sebagai pembicara di acara talkshow dengan tema “Self Love” pada 10 Maret 2022 di Universitas Ahmad Dahlan Jogja, mengatakan bahwa tujuan dari self love bukan cuma soal membahagiakan diri sendiri, tapi juga tentang gimana kita bisa tetap toleran dan peduli sama orang lain.

Self Love Bukan Alasan Buat Mager

Banyak juga yang salah kaprah yang mana self love dijadikan pembenaran buat males ngapa ngapain. Padahal, justru dengan sayang diri sendiri, kamu harusnya lebih aware sama kebutuhan fisik & mental kamu.

Cara Simpel Buat Mulai Self Love

Nggak harus mahal, nggak harus ribet. Mulai dari yang sederhana aja kayak berhenti ngomong kasar ke diri sendiri. Ganti “Aku bodoh banget!” jadi “Aku masih belajar, dan itu nggak apa-apa.”

Belajar bilang “nggak” ke hal yang bikin kamu stres atau capek banget secara mental.

Unfollow akun yang bikin kamu ngerasa kurang. Sosmed harusnya jadi tempat inspirasi, bukan pemicu overthinking.

Self Love Butuh Waktu

Kita dibesarkan di lingkungan yang sering banget nge judge. Jadi wajar kalau proses mencintai diri sendiri butuh waktu dan kadang mundur dua langkah sebelum maju lagi.

Tapi percayalah deh, self love itu bukan destinasi. Tapi perjalanan. Dan kamu layak buat menempuhnya.

Mulai berani berdamai dengan diri sendiri. Karena satu hal yang pasti, mencintai diri sendiri mungkin bukan hal yang instan, tapi selalu layak untuk diperjuangkan.

Kamu itu unik, cukup, dan punya waktunya sendiri. Nggak perlu buru-buru, apalagi ikut-ikutan standar orang lain. Healing takes time, and that’s okay.

So, kapan terakhir kali kamu bilang “makasih” ke diri sendiri?