
Zetizen - Dilansir dari KBBI, ‘Galgah’ merujuk pada definisi terkait kondisi sudah lega atau segar kerongkongan karena minum; tidak dahaga. Karena itu, menurut KBBI Daring, kata ‘Galgah’ termasuk dalam kelas kata adjektiva (kata sifat).
Sebelum kata ‘Galgah’ ada KBBI sudah memiliki padanan kata sendiri untuk antonim dari kata ‘Haus’. Namun demikian, ‘Palum’ sangat jarang digunakan di masyarakat, terutama anak muda, dan arti dari kata tersebut.
Nah, dengan resminya ‘Galgah’ sebagai antonim ‘Haus’ dan sinonim ‘Palum’, bahasa Indonesia kini memiliki kosakata yang lebih beragam.
Kenapa ‘Galgah’ bisa Muncul?
Fenomena ini muncul dari musisi, Bunga Reyza, yang mengungkapkan keresahannya di media sosial. Ia menyoroti kekosongan padanan kata yang bisa dijadikan lawan kata ‘Haus’, alias kondisi ‘sudah tidak haus lagi’.
Menurutnya, ini perlu karena pasangan kata ‘Lapar-Kenyang’ sudah lama menjadi kosakata baku dalam KBBI. Haus, juga perlu memiliki pasangan kata dengan pola serupa.
Bunga Reyza sebagai pencetus ‘Galgah’, memang sering mencetuskan istilah-istilah baru lewat konten-kontennya yang humoris. Sebelumnya, ia telah mempopulerkan kata-kata seperti ‘Ablug’ sebagai pengganti nama ikan.
Selain itu, Bunga juga menyebut ‘Mingse’ untuk masa transisi dari Minggu ke Senin, dan ‘Dongblang’ sebagai sesuatu yang aneh/absurd. Kontennya yang jenaka membuatnya populer di kalangan Gen Z dan berperan besar memviralkan ‘Galgah’ hingga diakui KBBI.
Tanpa siapapun menduga, usulan yang bermula dari humor medsos tersebut benar-benar dimasukkan dalam KBBI.
Dapet Tanggapan Positif dari Warganet
Warganet menyambut fenomena ini dengan positif. Tak sedikit yang menyatakan rasa bangganya karena bahasa gaul yang berawal dari keisengan di media sosial ini diakui secara resmi oleh Lembaga negara.
Terus, Gimana, Sih, Cara Ajuin Kosakata ke KBBI?
Buka laman resmi KBBI Daring di kbbi.kemdikbud.go.id Buat akun pengguna jika belum memiliki. Setelah terdaftar, kamu bisa mengakses fitur “usulan” atau “pengusulan kosakata baru”.
Isi formulir usulan yang disediakan: masukkan kata yang diusulkan, arti atau definisi yang relevan, kelas kata (nomina, verba, dsb.), bukti penggunaan (misalnya referensi media, dokumen, atau penggunaan masyarakat) dan data pendukung lainnya.
Setelah dikirim, usulan tersebut akan melewati rangkaian proses penyuntingan oleh editor dan redaktur di Badan Bahasa.
Pengusul dapat memantau status usulan melalui akun yang dibuat. Usulan yang diterima akan dimasukkan ke pemutakhiran berikutnya dari KBBI.
Ada Kata Baru Apa Aja, Sih, Selain Galgah?
Selain galgah yang secara resmi telah masuk dalam KBBI, terdapat belasan kata lain yang juga masuk dalam kamus besar tersebut. Kata ini kemudian dapat digunakan secara sah dalam percakapan, sebab telah diakui oleh KBBI sebagai acuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.
Mager, atau malas gerak, bermakna malas beraktivitas atau enggan bergerak



