TRENDING
Zetizen — Media Inspirasi & Gaya Hidup Generasi Muda Indonesia•Ikuti Kuis Interaktif Zetizen dan Uji Pengetahuanmu!•Temukan Tren Terbaru Seputar Musik, Fashion, dan Pop Culture•Zetizen — Media Inspirasi & Gaya Hidup Generasi Muda Indonesia•Ikuti Kuis Interaktif Zetizen dan Uji Pengetahuanmu!•Temukan Tren Terbaru Seputar Musik, Fashion, dan Pop Culture•
Advertisement

Magnolia Celebration, Cerita Anak Tangerang yang Tumbuh dari Distorsi, Cinta, dan Rasa yang Tak Selesai

m
Jumat, 2 Okt 2026•11 Jam Lalu
Magnolia Celebration, Cerita Anak Tangerang yang Tumbuh dari Distorsi, Cinta, dan Rasa yang Tak Selesai
Magnolia Celebration.Foto: muhammad rizki akbar / Zetizen Media
Advertisement

Zetizen.com - Nama Magnolia Celebration menjadi salah satu bagian dari skena musik alternative rock Indonesia yang tumbuh dari Tangerang. Band ini terbentuk pada 2020 dan membawa karakter rock alternatif sebagai salah satu identitas utama dalam bermusik. Karya-karya mereka juga banyak mengeksplorasi cerita tentang cinta, hubungan, patah hati, hingga berbagai pengalaman emosional yang dekat dengan kehidupan pendengar.

Dalam formasi yang terlihat konsisten dalam berbagai materi terbaru mereka, Viqi Fauzi, Frastian Panca, dan Theodoros menjadi tiga sosok yang berada di balik Magnolia Celebration. Viqi dikenal sebagai vokalis sekaligus gitaris, Frastian Panca mengisi posisi gitar, sedangkan Theodoros memainkan bass dan turut mengisi vokal. Sementara itu, personel pendukung lainnya dapat berubah mengikuti kebutuhan penampilan dan proses bermusik Magnolia Celebration.

Memulai Perjalanan dari “Metaphor”

Perjalanan Magnolia Celebration dimulai dengan single “Metaphor” yang dirilis pada 2020. Lagu tersebut menjadi pembuka bagi perjalanan mereka sebagai band yang ingin membawa pengaruh alternative rock kepada pendengar dari berbagai latar belakang.

Setelah itu, mereka melanjutkan langkah melalui “Empty” pada tahun yang sama. Tidak berhenti di sana, Magnolia Celebration juga berkolaborasi dengan Bilal Indrajaya melalui “What It Takes? (I Just Wanna Know)” pada 2021. Rangkaian rilisan tersebut menjadi fondasi sebelum mereka menghadirkan album perdana.

“Fantasia” Merangkum Banyak Cerita

Pada 23 April 2022, Magnolia Celebration merilis album debut Fantasia. Album tersebut menjadi salah satu karya penting dalam perjalanan mereka karena merangkum berbagai emosi, mulai dari jatuh cinta, masa romantis, patah hati, kesedihan, kebahagiaan, hingga proses bangkit setelah mengalami kejatuhan.

Album ini terdiri dari 11 lagu, termasuk “Fantasia”, “The Ballad of The Broken-Hearted Enrique”, “Love Struck”, “Moonlight”, “Magnolia”, “It's Okay to Cry”, hingga “Sweet Fantasy”. Setiap lagu membawa warna emosional yang berbeda, tetapi tetap berada dalam karakter alternative rock Magnolia Celebration.

Salah satu lagu yang kemudian mendapat perhatian besar adalah “Magnolia”. Lagu tersebut bercerita tentang pergulatan seseorang yang kesulitan mengungkapkan perasaan kepada orang yang dicintai. Keraguan, rasa takut, dan keinginan untuk menyampaikan isi hati menjadi bagian dari cerita yang membuat lagu ini terasa dekat dengan pengalaman banyak pendengar.

Masuk ke Fase yang Lebih Sendu

Setelah Fantasia, Magnolia Celebration kembali mengeksplorasi sisi emosional melalui “Strangers Again” pada 2023. Lagu ini membawa tema tentang penerimaan dan keikhlasan ketika sebuah hubungan akhirnya kembali pada titik seperti orang asing.

Secara musikal, mereka juga mulai memberikan sentuhan yang lebih pop dan gloomy. Eksplorasi tersebut menunjukkan bahwa Magnolia Celebration tidak ingin terpaku pada satu formula alternative rock, tetapi terus mencari pendekatan yang sesuai dengan cerita yang ingin mereka sampaikan.

Eksplorasi tersebut kemudian berlanjut melalui mini album Too Shy, Too Blind yang dirilis pada 2024. Dalam karya ini, Magnolia Celebration mengangkat tema tentang rasa sakit dan berbagai perasaan yang sulit dihindari dalam kehidupan. Mereka juga mulai mengurangi dominasi distorsi dibandingkan era Fantasia dan menghadirkan pendekatan musik yang lebih subtil serta reflektif.

Magnolia Celebration Terus Bergerak

Perjalanan Magnolia Celebration belum berhenti. Pada 2025, mereka kembali menghadirkan sejumlah rilisan, termasuk “One” dan “Last Found Call”. Sementara itu, pada 2026 mereka kembali memperkenalkan karya baru melalui single “Have You Ever?” yang menjadi bagian dari langkah menuju album kedua.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bagaimana Magnolia Celebration terus menjaga identitasnya sebagai band asal Tangerang sambil membuka ruang untuk eksplorasi baru. Dari musik yang penuh distorsi hingga pendekatan yang lebih lembut dan kontemplatif, mereka menjadikan emosi sebagai salah satu benang merah dalam perjalanan bermusiknya.

Bagi Anda yang sedang mencari band Indonesia dengan musik alternative rock dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Magnolia Celebration bisa menjadi salah satu nama yang menarik untuk masuk playlist. Karya seperti “Magnolia”, “Strangers Again”, hingga rilisan terbaru mereka dapat menjadi pintu masuk untuk mengenal perjalanan musik band ini lebih jauh.

Dengan perjalanan yang sudah berlangsung sejak 2020, Magnolia Celebration menunjukkan bahwa skena musik Tangerang memiliki banyak cerita untuk dibawa ke pendengar yang lebih luas. Jika Anda penasaran dengan warna musik dan perjalanan mereka, coba dengarkan karya-karyanya dan temukan sendiri cerita yang paling relate dengan pengalaman Anda.

Simak terus informasi musik terbaru di Zetizen dan bagikan artikel ini kepada teman yang juga ingin mengenal lebih jauh perjalanan Magnolia Celebration dari Tangerang.

Editor:medita restu
Advertisement

Bagaimana reaksi Anda tentang berita ini?

602 pembaca telah memberikan tanggapan

Related Article

Lihat Semua
Advertisement