Are You a Zetizen?
Show Menu

Review Album Monokrom, Tulus: Sarat Nuansa Sedih

Zetizen Zetizen 07 Aug 2016
Review Album Monokrom, Tulus: Sarat Nuansa Sedih

 

Zetizen.com – Sebagai pemenang penghargaan AMI Award kategori Penyanyi Solo Pria Terbaik 2015, karya karya Tulus emang selalu dinanti. So, waktu Tulus akhirnya merilis album barunya yang berjudul Monokrom tanggal 3 Agustus kemarin, sambutan Teman Tulus pun benar benar luar biasa. Terlebih, karena di album ini ternyata Tulus bikin banyak perubahan pada musikalitasnya.

Yep, kalau dibandingkan dua album Tulus sebelumnya yaitu Tulus (2011) dan Gajah (2014), bisa dibilang Monokrom ini yang album yang paling sedih. Kesan pertama ini langsung terlihat dari pilihan lead single yang udah lebih dulu rilis, berjudul Pamit dan Ruang Sendiri.

Di lagu pamit, Tulus menceritakan sulitnya menjaga hubungan yang dipisahkan jarak dan waktu, sehingga jalan keluar satu satunya adalah dengan pamit, alias menyudahi hubungan itu. sedangkan Ruang Sendiri mengisahkan orang yang jenuh dan tertekan sama suatu hubungan, sehingga butuh space buat sendiri dulu.

Perubahan nuansa lagu ini juga menunjukan kalau pemilik nama asli Muhammad Tulus ini mencoba cara baru dalam melahirkan lagu-lagunya. Bisa dibilang, ini langkah yang berani, mengingat sebelumnya Tulus justru berhasil sukses dengan lagu-lagu bernuansa ceria kayak Teman Hidup, Gajah, serta Jangan Cintai Aku Apa Adanya.

Anyway, meski kedua lead single tersebut bercerita soal cinta, warna sedih dalam album Monokrom ini nggak semuanya tentang galau karena cinta. Ada juga tema lainnya kayak flashback sama teman-teman lama dalam lagu Monokrom.

Yup, berpisah sama sahabat yang dulu tiap hari bareng itu nggak kalah menyedihkan daripada kehilangan pacar. Flashback masa lalu juga terlihat di lagu Mahakarya, ketika Tulus teringat masa kecil dan nasihat-nasihat orang tua.

Selain warna lagu yang beda dari sebelumnya, musikalisasi dalam album Monokrom diperkaya oleh keterlibatan City of Prague Philharmonic Orchestra. Contoh aksi orkestra asal Republik Ceko itu bisa didenger pada lagu Ruang Sendiri.

Sentuhan lembut biola dan string instrument yang pas terasa mengisi celah-celah bait lagu. Alunannya pun terdengar merdu dan bikin suasana terasa lebih chill. Yah, bisa dibilang, Tulus berhasil mengkomoposisi lagu lagunya kali ini dengan baik. Soalnya, nuansa sedih dalam tiap lagunya jadi terasa berkat dukungan musik yang pas. (fhr/giv)

RELATED ARTICLES

Please read the following article