UBS Zetizen Mading On-the-Spot 2K16: Beri Kritik lewat Karya Eye-Catching, Inilah Karya Mading On-the-Spot SMP
| 2 comments

 

Zetizen.com - Sepuluh jam ’’bertempur’’ ide dan kreativitas bukan hal yang mudah. Tapi, para pemenang UBS Zetizen Mading On-the-Spot SMP ini berhasil melaluinya. Nggak hanya menarik dari segi visual, karya mading itu juga punya konten berkualitas. Let’s check this out! (nrm/c14/adn)

 

Best Five Gold

 Kritisi Pembekuan PSSI

Kongres Luar Biasa (KLB) - SMP Shafta Surabaya

Kasus pembekuan PSSI oleh FIFA menjadi inspirasi mading ini. Mading yang dibuat menyerupai stadion sepak bola ini punya konstruksi superdetail dari lapangan berumput sintetis, gerbang, hingga tribun. ’’Kami harus menyusun lebih dari 500 stik es krim buat tribun. Itulah yang paling susah,’’ ujar Annisa Putri, salah seorang anggota tim. Mading tersebut makin seru dengan game sepak bola mini dengan ’’menendang’’ bola menggunakan stik kayu.

 

Inspirasi dari Orang Hebat

Don’t Ever Move On - SMPN 1 Kedamean, Gresik

Setiap orang pasti pernah gagal dan kamu harus bisa move on dari kegagalan kalau pengin sukses. Pesan itulah yang ingin disampaikan tim SMPN 1 Kedamean, Gresik, lewat madingnya. Makanya, terdapat foto tokoh inspiratif seperti Michael Jordan dan Albert Einstein di mading tersebut. Para pengunjung bisa memainkan game bernama Thomas’ Snake yang mirip sama ular tangga, tapi nggak ada tangganya. ’’Kami pengin ngajarin bangkit dari kegagalan. Makanya, nggak ada tangga,’’ jelas Delinda Ivania, anggota tim.

 

Navigasi dari Zaman ke Zaman

Navigation from A–Z - SMP Petra 3 Surabaya

Perkembangan sistem navigasi dari zaman ke zaman dijadikan ide dasar sebagai pengembangan tema Move On yang diberikan. Mading mereka dilengkapi berbagai artikel informatif tentang perkembangan navigasi. Mereka lebih dulu melakukan riset dan survei dari berbagai ensiklopedia untuk mengumpulkan data. ’’Nggak banyak yang tahu bahwa perkembangan navigasi itu penting dipelajari. Makanya, kami pilih konsep ini,’’ ucap Quinny Claudia, anggota tim.

 

Jalan-Jalan Nonton Layar Tancap

Layar Tancap Nasibmu Kini - SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik

Throwback lewat konsep layar tancap, itulah konsep utama tim ini. Mading dibagi dalam dua sekat antara suasana bioskop masa kini dan layar tancap dengan orang-orang berpakaian batik. Para pengunjung juga bisa voting tentang ’’Apakah film Indonesia sudah mengandung unsur pendidikan?’’ Koin merah untuk jawaban ya, kuning untuk ragu-ragu, dan biru untuk tidak. ’’Kami ingin anak muda lebih kritis terhadap kualitas perfilman Indonesia,’’ tutur Nurul Khorina.

 

Galakkan Budaya Literasi

Move On or Stay on Social Media - SMP Ta’miriyah Surabaya

Budaya membaca buku emang perlu digalakkan. Makanya, tim mading ini menyajikan berbagai artikel yang inspiring. ’’Kami pengin balikin minat membaca remaja lewat madding biar nggak main medsos terus,’’ kata Indah Aulia, anggota tim. Mading dibagi dalam dua suasana, yaitu suasana perpustakaan dan angkringan (tempat nongkrong). Suasana angkringan dibuat mirip banget sama aslinya yakni ranting pohon dan kayu.

 

Best Five Silver

Motivasi Move On dari Mantan

Move to the On - SMP Mutiara Bunda Sidoarjo

Mulai tip jitu move on sampai lagu-lagu yang pas buat nemenin move on bisa ditemuin di mading ini. Artikel itu nggak dibuat sembarangan. Sebab, mereka mensurvei seratus lembar kertas polling mereka di sekolah. Isi polling-nya adalah pengalaman terkait dengan move on. Mereka ingin menunjukkan bahwa berlarut-larut dalam kesedihan itu malah bikin kita seolah ’’terpenjara’’ dan nggak bebas. Jleb!

 

Say No to Junk Food

Send D’Junk Food to Jail - SMP Sunan Giri Menganti, Gresik

Berbentuk burger yang ’’dipenjara’’ di balik jeruji, mading ini ingin menegaskan bahwa makan junk food itu nggak baik. Untuk membentuk burger, mereka menggunakan bakul tradisional yang terbuat dari rotan, kreatif ! Pengunjung juga bisa seru-seruan bermain Tembak Junk Food. Yang berhasil menembak replika junk food yang disusun bertingkat dengan sebuah pistol akan mendapat snack.

 

Tema ’’Berat’’ Nuklir

New Nuclear - SMP Mimi Surabaya

’’Energi nuklir nggak punya tempat yang aman dan bersih untuk masa depan berkelanjutan.’’ Moto itulah yang diusung mading ini. Tema nuklir yang terkesan berat dituangkan ke dalam artikel yang fun tentang dampak positif dan negatif nuklir. Pengunjung bisa main darts di mading tersbeut. Kalau pronuklir, pengunjung harus menyasar smiling face pada papan darts. Kalau kontra, mereka harus menyasar frowning face.

 

Edukasi Pengunjung tentang Virus Zika

Move On - SMPN 50 Surabaya

Fenomena virus Zika sebagai konsep utama mading. Mereka melengkapi madingnya tentang persebaran virus Zika, sistem penularannya, hingga masa inkubasinya. Dengan kerangka besi, mereka membuat dua tingkatan lingkungan. Lingkungan atas digambarkan sebagai lingkungan yang bersih, sedangkan lingkungan bawah kotor dan penuh sampah yang bisa menjadi awal persebaran virus Zika.

 

Bumi Dulu dan Sekarang

X-Poluzone - SMP Petra 5 Surabaya

Mading yang berbentuk dua replika bumi sebagai perbandingan menjelaskan bahaya polusi di Bumi. Bumi pertama digambarkan kecil dan menyusut karena penuh sampah. Replika bumi kedua digambarkan segar berwarna hijau dan biru sebagaimana mestinya. Kalau datang ke mading mereka, pengunjung seolah akan disadarkan mengenai bumi seperti apa yang ingin mereka tinggali.

 

Best Five Bronze

Berkaca dari Sepasang Burung

Move On - SMP Gloria 1 Surabaya

Burung dalam sangkar emang cantik, tapi terkurung karena nggak bisa bebas bereksplorasi. Pesan itulah yang berusaha disampaikan mading ini. Mading mereka dihiasi sangkar burung yang diputar sebuah dinamo. Para pengunjung diajak ’’belajar’’ dari burung. Mereka mengajak anak pemuda berani keluar dari zona nyaman. Note that, fellas!

 

Kurangi Sampah lewat Mading

BebaZ Macet - SMPN 1 Surabaya

Bukan cuma fakta tentang kemacetan, mading ini juga memberikan solusi. Salah satunya lewat artikel tentang kekurangan dan kelebihan angkutan umum sebagai alternatif penggunaan mobil pribadi. Psstt, mading SMPN 1 Surabaya ini juga ramah lingkungan loh, karena banyak bahan bekas seperti tutup botol kaca sebagai hiasan replika jalan raya hingga gulungan tisu bekas digunakan untuk membentuk Monumen Bambu Runcing.

 

Jadi Ideal dengan Ideal

Babi (Butuh Akal buat Ideal) - SMP Karitas 3 Surabaya

Mengusung pesan Butuh Akal buat Ideal, mading ini mengajak anak muda mengubah diri menjadi lebih ideal dalam segala hal. Salah satu yang paling banyak disoroti adalah diet. Sebab, diet emang jadi salah satu cara yang sering dilakukan remaja buat jadi ideal. Nggak mau diet berbuntut negatif, mereka menyediakan banyak banget informasi seputar diet. yang dikemas dalam visualisasi berupa cake bertumpuk yang eye-catching.

Belajar Fashion di Komidi Putar

The Revolution of Style - SMP Khadijah Surabaya

Lewat komidi putar mini pada mading ini, pengunjung bisa tahu banyak informasi tentang sejarah perkembangan dunia fashion. Di tiap kuda pada komedi putar, ditempelkan artikel perkembangan fashion dari zaman dulu hingga sekarang lengkap dengan gambar peraganya. Kamu bakal tahu deh apa itu Victorian style yang hypes pada 1920-an hingga choker style yang hit pada masa kini.

 

Move On-nya Orang Surabaya dan Madura

Suramadu - SMPN 37 Surabaya

Bukannya berpikir tentang cinta, tim mading ini malah kepikiran tentang Jembatan Suramadu. Ternyata mereka menganggap Jembatan Suramadu sebagai turning point dari mobilitas orang-orang Jawa Timur. Dulu, untuk menuju ke Madura, orang harus susah payah naik kapal. Tapi, sejak ada Suramadu, proses perpindahan itu jauh lebih gampang dan efektif. Keren kan?

 

Dewi  Masyitoh
Dewi Masyitoh, 14
Jawa Timur
100 poin
joined 3 hours ago
Lisa Novena Tjukipto
Lisa Novena Tjukipto, 19
Jawa Timur
3600 poin
joined 5 hours ago