Tiongkok Gusur 9000 Warga Demi Bangun Teleskop Raksasa
| 196 comments

Demi menjalankan misi perburuan alien serta objek asing lain di luar angkasa, pemerintah Tiongkok membangun teleskop raksasa yang disebut FAST (Five hundred-metre Aperture Spherical Radio Telescope). Dibangun sejak 2009, pemerintah harus merelokasi 9110 jiwa warga untuk proyek yang menghabiskan biaya sekitar Rp 2,4 triliun itu

Relokasi tersebut bertujuan untuk membersihkan sumber sinyal radio terestrial yang mungkin akan menganggu operasional FAST. Penduduk yang dipindahkan akan menerima kompensasi sebesar 12.000 yuan atau sekitar Rp 231 juta sehingga tak heran proyek FAST memakan biaya yang fantastis. Dengan diamater 500 meter, FAST bakal menjadi teleskop terbesar di dunia dan mengalahkan Observatorium Arecibo di Puerto Rico yang berdiameter 350 meter.

”Dengan sinyal yang lebih besar dan fleksibilitas, FAST akan dapat memindai langit dua kali lebih kuat dari Arecibo, dengan sensitivitas tiga sampai lima kali lebih tinggi,” ujar Li Di, ketua ilmuwan Observatorium Astronomi Nasional, dilansir dari China Daily. Berlokasi di antara perbukitan di Provinsi Guzhou, teleskop itu direncanakan siap beroperasi mulai September 2016.

FAST bukan lah proyek pertama Tiongkok yang bertujuan mengungkap misteri luar angkasa. Pada 2011 lalu, Tiongkok menjadi negara ketiga yang berhasil membangun stasiun luar angkasa. Dibangun di antara bukit karst dan jauh dari kota, lokasi FAST dianggap ideal untuk menangkap transmisi radio dari langit. (dhs/sam)

 

Zulkifli Daco
Zulkifli Daco, 15
Sulawesi Utara
600 poin
joined 3 minutes ago
Gracia Pinontoan
Gracia Pinontoan, 16
Sulawesi Utara
600 poin
joined 6 minutes ago