(Foto: Zetizen Team)

 

Zetizen.com - Don't be sad because it’s over! Usainya UBS Zetizen-Con 2k16 pada Minggu (20/11) emang bikin sulit move on dari konvensi terbesar anak-anak muda tersebut. Selama sepuluh hari berlalu, para peserta nggak cuma mencari eksistensi, tapi juga sungguh-sungguh mengejar prestasi.

 

Tema Move On yang diangkat tahun ini dimaknai mulai move on dari percintaan, teknologi, sampai isu-isu buruk yang sedang marak. Misalnya, karya UBS Zetizen Mading On-the-Spot milik SMA Gloria 2 Surabaya. Mengusung konsep pindah ke Mars, karya itu seolah mencerminkan sikap generasi Z yang tech-savvy dan out of the box. Mading berbentuk roket milik mereka dilengkapi robot astronot Astrodet, yang merupakan karya sendiri. Astrodet akan merespons dengan kalimat ’’Watch Out.’’ ’’Kami ingin mengajak orang-orang move on ke Mars karena bumi makin rusak,’’ ujar Ryan Anthony, salah seorang peserta.

 

Banyaknya new comer juara seakan menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda nggak pernah berhenti move on. Misalnya, Supernova, 1st place Honda Zetizen Band 2k16, yang menyumbangkan satu medali emas untuk sekolahnya, SMAN 15 Surabaya. Tahun ini pun, medali-medali yang diberikan jauh lebih merata. ’’Peserta dari Kota Surabaya tidak lagi mendominasi. Yang dari luar Kota Surabaya nggak cuma berpartisipasi, tapi juga berprestasi,’’ jelas Lucia. Buktinya, SMAN 1 Kedungwaru, Tulungagung, menjadi 3rd place Best School SMA dan SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik, meraih satu medali emas.

 

Perebutan gelar bergengsi, Best School, pada tahun ini lebih panas. Apalagi dengan adanya gelar Best School untuk tingkat SMP. Untuk kategori SMP, jika jumlah emas sama, akan diterapkan sistem poin untuk penentuan peringkat. Satu emas bernilai 5 poin, perak (2 poin), dan perunggu (1 poin). Sebab, jumlah kompetisi SMP masih lebih sedikit kalau dibandingkan dengan kompetisi SMA.

 

Tema tahun depan, breakthrough (Foto: Zetizen Team)

 

Selesainya ajang itu menandakan bahwa peserta harus mempersiapkan yang terbaik untuk tema Breakthrough, yang dipilih siap menanti terobosan-terobosan baru dari generasi Z. ’’Tahun depan kami berharap banyak inovasi anak muda yang dapat menembus keterbatasan mereka,’’ tandas Lucia. So, are you ready to breakthrough the limits? (als/c14/adn)

Share
Create Your Own Article!