Zetizen.com - Tahu nggak sih kalau Tasya Kamila, Maudy Ayunda dan Gita Gutawa adalah awardee atau penerima beasiswa LPDP? Untuk melanjutkan studi di luar negeri, mereka kudu bersaing dengan ribuan pelamar beasiswa dari seluruh penjuru nusantara loh! Seberapa keren sih beasiswa LPDP sampai artis muda dan sukses bela-belain ikutan seleksi?

 

Illustrated by Rama Zetizen Team 

 

Beasiswa LPDP ditujukan buat alumnus perguruan tinggi negeri/swasta yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktoral, spesialis kedokteran, maupun pendanaan riset, thesis dan disertasi. Awardee atau penerima bakal dapat biaya pendidikan, buku, visa dan transportasi, living allowance, research allowance, dan biaya lainya sampai pendidikannya tuntas. Mereka juga bebas nentuin belajar di luar atau dalam negeri. Everything’s free! FYI, beasiswa LPDP diambil dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pendanaan Dana Pendidikan.

Makanya, nggak heran makin banyak orang yang mengincar  beasiswa LPDP. Tenaang, pendaftaran dibuka sepanjang tahun kok! Periode pendaftaran untuk program magister, spesialis dan doktoral dibuka empat kali dalam setahun. Sedangkan beasiswa riset, tesis, disertasi dan beasiswa afirmasi (khusus yang tinggal di perbatasan, daerah tertinggal, dari keluarga kurang mampu ber-IPK 3,5, alumni bidik misi, berprestasi di bidang seni, budaya dan olahraga tingkat nasional dan internasional) dibuka dua kali setahun. Namun buat beasiswa Presidential Scholarship, pendaftaran hanya dibuka setahun sekali.

Well, tiap jenis beasiswa punya persyaratan berbeda. Tapi secara umum, pelamar wajib pintar berbahasa Inggris. Skor TOEFL untuk apply kuliah dalam negeri minimal 500, sedangkan untuk tujuan luar negeri minimal 550. Kamu juga wajib melengkapi dokumen penting seperti surat SKCK, ijazah, transkrip nilai dan surat keterangan sehat dari rumah sakit umum tiap daerah. Jangan lupa lampirkan esai dengan topik yang ditentukan, rencana studi kedepan, serta mengisi form prestasi.

Eits, kalau siap melamar beasiswa berarti udah punya plan dong. Yep, sebaiknya pelamar sudah punya rencana studi at least buat enam bulan. Tapi nggak perlu khawatir buat kamu yang belum fix tujuan kuliah. Nantinya, LPDP akan memberi jangka waktu setahun untuk para awardee mendapatkan kampus tujuan. Setelah perkuliahan dimulai, tiap tiga bulan sekali perkembangan IPK bakal terus dipantau loh! So, usahakan prestasi studi stabil. Pemberian dana beasiswa juga terbatas oleh waktu studi. Untuk program magister maksimal 2 tahun, sedangkan program doktoral maksimal 4 tahun.

Serunya, awardee beasiswa LPDP nggak sekadar dapat biaya pendidikan. Tiap awardee diwajibkan ikut Program Kepemimpinan/Persiapan Keberangkatan (PK). Tujuannya buat meningkatkan jiwa leadership, nasionalisme, serta pembekalan penting lain. Sebab, setelah lulus mereka dituntut mengabdi pada Indonesia dan kembali ke tanah air. Kabar baiknya, bagi yang ingin melanjutkan studi di dalam negeri, tahun ini LPDP menambah kuota calon penerima beasiswa LPDP sebanyak 5.000 mahasiswa. Yuk buruan daftar!  (ndy/sam)

 

 

Gimana sih Cara Daftar Beasiswa LPDP?

  • Pertama, buka situs beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id buat bikin akun pendaftaran baru. Isilah form online yang telah tersedia sesuai data diri sebenarnya. Kemudian, pilih waktu untuk melakukan tahapan seleksi. Pelamar beasiswa dilarang membuat lebih dari satu akun.
  • Next, sertakan semua berkas penting seperti sertifikat TOEFL, esai, SKCK, surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah, ijazah, transkrip nilai dan unggah ke website LPDP. Jika berkas sudah terverifikasi, kamu bakal dapat balasan email verifikasi serta undangan seleksi interview.
  • Ada tiga tahap tes selama seleksi interview yaitu tahap wawancara oleh tiga reviewer ahli, Leaderless Grup Discussion (LGD), dan On the Spot Essay Writing. Jangan lupa bawa berkas fisik asli secara lengkap untuk diperbolehkan mengikuti tes.
  • Hasil dari seleksi interview diumumkan lewat akun pendaftaran online pelamar, email, maupun media elektronik lain. Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti program karantina Persiapan Keberangkatan (PK) dan memulai perkuliahan. Bagi yang gagal, boleh mengulang pendaftaran dengan akun lama. LPDP hanya memberi kesempatan dua kali untuk melakukan pendaftaran beasiswa. 
Share
Create Your Own Article!