Zetizen.com - Setelah merilis album bertajuk City J (2016), kini Elephant Kind kembali menggebrak musik Indonesia dengan merilis music video (MV) untuk True Love. Lagu yang masih menjadi bagian dari album City J ini mengisahkan tentang cinta yang dapat didefinisikan dalam banyak hal. Di balik MV-nya yang ciamik, ini lho cerita dari Bam Mastro (vokal/gitar) dan Dewa Pratama (vokal/multi instrument/gitar) dan Bayu Adisapoetra (drum). Simak yuk !

Berawal dari Film Favorit

Jajaran personil Elephant Kind bersama para talent dalam konferensi pers pada hari Senin, 30 Oktober kemarin. (sumber: Elephant Kind for Zetizen Jawa Pos)

Dibalik jajaran lagunya yang manis dan romantis, siapa yang menyangka para personil Elephant Kind suka menonton film bergenre thriller dengan sentuhan gore hingga slasher? “Film-film thriller seperti Cabin in the Woods(2012), Pintu Terlarang(2009), hingga Modus Anomali (2012) jadi film favorit kita. Lalu, sepulang dari manggung di Malaysia, kami punya ide untuk mengangkat kisah True Love dengan sentuhan thriller yang belum pernah ada di Indonesia,” ujar Bayu.

Bebaskan Penikmat untuk Mengartikannya

Terasa nggak, sih kalau MV di Indonesia selalu didominasi oleh kisah-kisah percintaan? Dalam MV True Love, Elephant Kind mengisahkan tiga orang sahabat yang berada di sebuah rumah. Sedang asyik bermain perang bantal, tiba-tiba salah satu dari mereka langsung menghujamkan gunting di tubuh sahabatnya. Selanjutnya kamu tonton sendiri, deh!

“Premis yang kami angkat membebaskan pendengar dan penonton untuk memiliki interpretasinya masing-masing. Kalau ada yang bilang halusinasi, silahkan. Kalau ada yang bilang sikap itu adalah cara mengekspresikan cinta juga, silakan,” lanjut Bayu sambil tertawa.

Gandeng Sutradara Bergelar ‘Unusual Artist'

Jordan Marzuki bersama salah satu karyanya (sumber: Press Reader)

Jordan Marzuki dipilih untuk menerjemahkan single True Love. Sutradara yang pernah menggarap MV milik Neonomora yang juga kakak perempuan Bam Mastro ini juga dikenal sebagia unusual artist berkat karyanya di dunia seni yang out of the box. Sebut saja newspaper project bertajuk "Die" yang dikembangkanya di Switzerland.“Jordan ini punya ide yang selalu gokil, terutama lewat hal-hal thriller dan gore. Ia selalu sukses memvisualisasikan ide. Lewat gaya bercerita yang epik, tone video yang unik, gue benar-benar suka dengan hasilnya,” ungkap Bayu.

Persiapan Enam Bulan

Cuplikan scene dalam MV True Love (sumber: youtube)

Meski hanya berdurasi 4 menit 51 detik, tapi Bam dkk menyiapkan MV ini sejak bulan Desember tahun 2016, loh! Sepulang dari show di Johor Baru, Malaysia, Bam dan Dewa tiba-tiba berambisi membuat MV dari True Love tanpa harus menyinggung soal cinta. Sesampainya di Indonesia, Elephant Kind dan Jordan langsung mengeksekusi ide tersebut. Untuk menentukan pemainnya, mereka melakukan casting dan menemukan tiga pemain yang terhitung baru di dunia entertainment, yaitu Lutesha, Byby dan Sasha.

Promosikan MV lewat Behind the Scene

Bam Mastro (vokalis Elephant Kind) bercerita tentang proses pembuatan MV dalam konferensi pers (sumber: Elephant Kind for Zetizen Jawa Pos)

By the way, scene berdarah-darah yang ada di MV ini aman kok. Soalnya, Elephant Kind menggandeng make up artist serta visual artist yang sudah berpengalaman menangani karya-karya bergenre gore dan thriller, yaitu Morin Iwashita. Selama sehari itu pula Lutesha, Sasha, dan Byby benar-benar menikmati waktu syuting meski belum saling mengenal. Dan yeah, meski villanya cukup sepi, tapi nggak ada hal aneh-aneh yang terjadi. Hal itu bisa diketahui dari rilisan behind the scene di instagram yang lucu dan keren.  bikin para follower kebingungan karena tanpa caption dan dibuat dengan mode hitam putih.

Well, MV True Love pas banget buat kamu yang masih mempertanyakan arti cinta sebenarnya. Kamu bisa cek videonya disini. Psst, tulis tebakanmu tentang arti MV di kolom komentar ya.
Share
Create Your Own Article!