foto: Hilmy / Zetizen Team

Zetizen.com - Audisi internal Zetizen Boys 2k17 baru aja selesai kemarin (17/9). Diadakan di Graha Pena Surabaya, audisi kali ini dipenuhi cowok-cowok kece yang siap mewakili sekolahnya di ajang tersebut. Mereka berlomba-lomba menunjukkan personality dan talenta yang dimiliki. Yap, kompetisi itu emang mencari para duta sekolah yang punya nilai plus dan sisi menarik dalam dirinya.

Indriani Puspitaningtyas, supervisor Zetizen Jawa Pos sekaligus salah seorang juri, menjelaskan kriteria yang dicari dalam kompetisi tersebut. ’’Kami bukan cari model, melainkan sosok pemuda yang punya influence positif buat lingkungannya,’’ jelas Indriani. Dia menyatakan, untuk menjadi sosok influencer, peserta harus bisa menunjukkan value yang menarik dalam dirinya. Hal itu dibuktikan peserta dengan unjuk bakat. Mulai taekwondo, bermain saksofon, hingga merakit robot.

Salah satu bakat robotik yang ditunjukkan oleh peserta audisi Zetizen Boys 2017 (foto: Hilmy/ Zetizen Team)

Albert Sukianto, peserta asal SMAN 15 Surabaya, berusaha menjawab tantangan juri dengan menampilkan bakat taekwondo. ’’Aku ikut taekwondo buat self-defense. Soalnya, aku nggak mau lagi direndahkan. Aku mau nunjukin bahwa aku nggak lemah dan bisa mencetak prestasi,’’ ucap Albert. Usaha untuk keluar dari zona nyaman dan belajar taekwondo diawali pengalaman kelamnya sebagai korban bullying sejak SD. ’’Aku nggak takut lagi kalau ada yang nge-bully karena sekarang bisa melawan mereka,’’ tambahnya percaya diri.

Bukan cuma Albert, Redy Yu Rang juga berusaha menunjukkan nilai plusnya. Peserta asal SMA Nation Star Academy Surabaya itu termasuk cowok yang nggak pantang menyerah. Pada usia 16 tahun, Redy harus melawan penyakit artritis rematoid. ’’Setiap tahun, aku harus check up di rumah sakit di Singapura,’’ ungkapnya. Bukannya patah semangat, Redy justru tertantang membuktikan bahwa penyakit bukan halangan untuk mencapai prestasi.

’’Awalnya, penyakit ini bikin aku down karena aku sampai pincang dan di-bully. Tapi, setelah aku pikir-pikir lagi, penyakitku ini justru jadi keunikanku dan bikin aku berbeda,’’ ujar Redy

Well, audisi kali ini menyeleksi para peserta menjadi 20 besar Zetizen Boys 2k17. Sebagai duta sekolah, mereka harus merepresentasikan diri, sekolahnya, dan Zetizen. ’’Nggak sekadar hit atau punya banyak follower di media sosial, mereka juga harus bisa memberikan dampak positif dengan personality dan prestasinya,’’ tutur Indriani.

Penulis : Rizka Renanta

Editor: Almas Salsabilla

 

Share
Create Your Own Article!