Zetizen.com - Lahir di zaman teknologi, gadget dan internet udah jadi hal yang 'lumrah'generasi Z bisa dibilang jadi generasi pertama yang lahir di zaman semua hal udah serba terkoneksi. Nggak heran kalau peran gadget dan media sosial juga jadi gede banget di keseharian anak muda zaman sekarang.

Namun, dibalik mudahnya akses informasi tersebut, ada bahaya yang kebanyakan nggak disadari para pengguna media sosial. Bahaya itu berbentuk sindrom FOMO (Fear Of Missing Out) atau ketakutan akan ketertinggalan informasi. Nahloh! Sebelum benar-benar kecanduan, Kamu-kamu yang setiap harinya berkutat sama internet, berita, dan media sosial, coba deh kenalin tanda-tanda FOMO berikut ini.

 

(foto: cnn)

Kepo Sama Kegiatan Orang-Orang Di Sekitar

Salah satu ciri-ciri sindrom FOMO adalah selalu pengin tahu kegiatan orang-orang, terutama mereka yang kita kenal. Nggak cuma pengin tahu, rasanya kamu nggak mau kalau sampai mereka tahu informasi yang nggak kamu tahu, atau melakukan sesuatu yang lebih seru dari yang kamu lakukan. Efeknya, kamu jadi merasa harus selalu update sumber berita dan kegiatan teman-temanmu di media sosial.

 

Selalu Pengin yang Lebih dari Orang Lain

Kalau ternyata ada teman yang kegiatannya lebih seru dari kita, rasanya nggak bisa banget deh diem aja. Kamu yang udah terjangkit FOMO bakal merasa harus bisa tampil melebihi temanmu itu. Misalnya nih, sekarang kan banyak orang yang lagi liburan ke luar negeri. Nah, ngelihat yang kayak gini, pengidap sindrom FOMO bakal berusaha untuk ikut-ikutan travelling ke luar negeri. Meski mereka nggak mampu atau harus berhutang sekalipun, misalnya.

 

"FOMO comes from unhappiness. Seorang pengidap FOMO selalu takut orang lain melakukan hal yang lebih menyenangkan dari dia" - 

 

(foto: debeverse)

Nggak Bisa Menikmati Suasana

Sebanyak apapun event dan seseru apapun acaranya, kamu bakal susah ngerasa puas. Ini karena, kamu nggak pernah bisa benar-benar menikmati acara yang kamu ikuti. Soalnya, kamu selalu khawatir kalau ada acara lain yang mungkin aja lebih seru dan lebih menarik buat kamu ikuti. Kamu juga jadi gampang merasa menyesal kalau ternyata acara yang kamu hadiri mengecewakan. 

 

Nggak Pernah Puas dan Selalu Butuh Pengakuan dari Orang Lain 

Well..well..well.. Kalau sudah melakukan kebohongan publik di sosial media, biadanya mereka yang terjangkit FOMO akan terobsesi dengan likes, love or comment. Studi juga menemukan bahwa notifikasi like, love and comment pada orang yang candu dengan media sosial dapat mengaktifkan bagian otak yang akan berakitan dengan perasaan senang karena adanya sebuah penghargaan. Ujung-ujungnya, perilaku kayak gini bakal membuat kamu jadi nggak pernah puas dan selalu ingin dapat sesuatu yang lebih.

 

 

Nah, karena FOMO ini dipandang sebagai sesuatu yang dapat dicegah, penulis buku "Too Much Of a Good Thing : Are You Addicted to Your Smartphone?", Dr. James A. Roberts menyarankan kamu yang udah terkena FOMO ini untuk melakukan pengendalian diri.

Caranya dengan memberi batasan mengakses media sosial dan lebih fokus berkomunikasi langsung dengan kerabat, teman dan pasangan. Emang sih awalnya susah. Tapi, daripada keterusan dan bikin kamu jadi makin repot, mending segera kurangin ya, Guys!

 

Editor: Bogiva

Share
Create Your Own Article!
/* */