Zetizen.com - Kejernihan pantai-pantai di Desa Bira emang nggak ada duanya. Panas matahari yang cukup terik nggak akan begitu terasa saat kita berenang. Bukan hanya keindahan pantai, Bulukumba juga menyajikan berbagai destinasi yang masih fresh. Yuk, intip keseruan apa aja yang bisa kamu eksplorasi di kabupaten yang juga penghasil kapal pinisi elite itu!

Pulau Liukang Loe

Salah satu destinasi paling terkenal di Bulukumba ini merupakan pulau kecil yang dihuni 400 kepala keluarga. Karena terletak nggak jauh dari garis pantai dan terdapat kumpulan terumbu karang di kedalaman 5 meter, nggak heran pulau ini menjadi surganya pencinta snorkeling. Selain itu, pengalaman berenang dengan penyu bisa didapat cukup dengan membayar Rp 10 ribu di konservasi penyu. Untuk mencapai pulau ini, cukup sewa kapal boat Rp 200.000 hingga Rp 300.000 yang siap mengantarmu berkeliling Pulau Liukang Loe.

Baca juga: Perjalanan Tim Zetizen ke Bulukumba Lewat Jalur Selatan

Pantai Bara

Berdekatan dengan destinasi wisata Pantai Tanjung Bira yang terkenal, Pantai Bara juga nggak kalah eksotis. Nggak perlu khawatir kalau kamu nggak punya pilihan tempat menginap karena bisa mendirikan tenda dan kamping di pinggir pantai yang kebersihannya masih terjaga. Emang, untuk menuju pantai tersebut, aksesnya masih kurang nyaman. Jalanan menuju Pantai Bara masih berupa bebatuan. Jika kamu terlalu memaksakan mesin terlalu cepat, ban bisa bocor. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan, kalau kamu nggak berencana kamping di pinggir pantai, sebaiknya jangan menunggu malam. Sebab, banyak anjing liar yang berkeliaran di sekitar jalan pulang.

Pantai Kasuso

Dusun Kasuso, desanya para nelayan di Bulukumba, ini memiliki hidden paradise bagi para wisatawan, yakni Pantai Kasuso. Jalurnya yang masih sedikit curam dan banyak belokan tajam yang sempit bakal terbayar dengan pemandangan sunrise terbaik di Bulukumba pada pukul 05.30. Untuk rekomendasi foto Instagram, salah satu spot favorit di Pantai Kasuso ini adalah batu karang besar di mulut pantai dengan pepohonan subur di atasnya.

Baca juga: 5 Kuliner Khas Bulukumba yang Wajib Kamu Coba

Tebing Panaikang Birayya

Pantai Apparalang emang terkenal sebagai destinasi wisata tebing di Bulukumba. Namun, Tebing Panaikang Birayya juga nggak kalah keren untuk cliff jumping. Buat kamu yang belum terlalu expert berenang, tenang aja, kedalaman pantainya masih sekitar 1,5 meter. Tapi, buat yang ingin menyelam, di sekitar 4 meter dari mulut pantai, kedalaman air lautnya udah mencapai 2–4 meter loh. Untuk menuju tebing tersebut, kamu harus melewati Desa Darubiah yang jalanannya masih berbatu. Pilih jalur paling kanan dan kamu dapat melihat air laut tepat di atas tebing. Setelah sampai di ujung tebing, kamu masih harus berjalan menuruni tangga yang masih berupa batu dan pasir.

Tanah Toa, Suku Kajang

Tanah Toa merupakan wilayah sakral bagi warga Bulukumba. Kebanyakan pekerjaan dari penduduk suku Kajang ini adalah berkebun. Waktu senja, di beberapa rumah kepala suku yang juga sanggar seni bagi suku Kajang, anak-anak diajarkan tarian khas bernama Pasapu Tabite. Tanah Toa ini emang cukup jauh dari Desa Bira. FYI, kalau mau datang ke sini, kamu wajib mengenakan pakaian serbahitam. Sebab, warna hitam punya arti khusus bagi mereka. Selain itu, dilarang memakai alas kaki dan membawa elektronik. Eits, tapi jangan khawatir. Sebab, tepat di jalur masuk ke Kajang, terdapat replika rumah panggung suku Kajang dengan dindingnya berwarna hitam. Di situ kamu bisa berfoto ala penduduk suku Kajang.

Tertarik liburan ke Bulukumba?

Baca juga: 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Travelling ke Bulukumba, Sulawesi Selatan

Penulis: Purnama Edhi | Fotografer: Zetizen Fajar | Editor: Devina Ivo

Share
Create Your Own Article!