Are You a Zetizen?
Show Menu

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Travelling ke Bulukumba, Sulawesi Selatan

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Travelling ke Bulukumba, Sulawesi Selatan

Zetizen.com - Holiday is coming to us! Udah pada punya planning liburan kemana kali ini? Kalau masih bingung, coba deh explore salah satu pulau di Makassar, Bulukumba. Nggak hanya destinasi pantai, mengenali budaya setempat juga semakin seru dan dijamin anti-mainstream!

 

Pantai Tanjung Bira dengan pasirnya yang super bersih bikin kamu makin pengen liburan kan. (Foto: Atiqoh Hasan)

 

The Famous Pinisi Boat Craftsman

Karya masyarakat Bulukumba, Kapal Pinisi. (Foto: Go Celebes)

 

Terletak di bagian timur Provinsi Sulawesi Selatan Makassar, bulukumba yang terkenal sebagai pusatnya pengrajin perahu tradisional berpotensi menambah daya tarik bulukumba di bidang perikanan hingga pariwisata. Hingga julukan sebagai Butta Panrita Lopi, “The Land of Pinisi Boat Craftsman” untuk Desa Ara, karena bulukumba dikenal sebagai pengrajin sejak lama, terutama di di Tana Beru, Ara dan Lemo Lemo.

Nggak hanya itu, kawasan Desa Ara dan Tana Beru yang berjarak lebih dari 20 km dari kota bulukumba juga dikelilingi pantai, tebing dan udara yang sejuk. Di dua desa ini, kamu akan melihat keterampilan para pengrajin membuat kapal yang sangat kuat dan mewah. Uniknya, mereka membuatnya hanya berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang diturunkan dari nenek moyang tanpa menggunakan gambar atau sumber tertulis.

 

Masyarakat Tradisional

Di Bulukumba, masih ada lho masyarakat sub-etnis yang menghuni daerah tertentu dan cukup terisolasi dari masyarakat lain Bulukumba. Kepala sukunya disebut “Ammatoa”. Meskipun terisolasi, kamu tetap bisa melihat keseharian mereka tapi dengan memakai kemeja hitam dan “Sarong” hitam yang juga merupakan baju khas suku Kajang.

 

Kegiatan Suku Kajang dengan baju hitam khas adat Ammatoa. (Foto: Boom Bastis Blog)

 

Pssst, kamu bahkan disarankan untuk barefoot ketika berkeliling. Kajang Tribe ini bisa kamu datangi dengan menggunakan angkutan umum dengan perjalanan yang cukup memakan waktu lama. Dari bandara, kamu bisa ke bulukumba dengan terminal Malengkeri di Makassar dengan taksi.

Dari terminal, kamu bisa memilih angkutan umum ke bulukumba yang memakan waktu sekitar 2 -3 jam dan biaya sekitar 35 ribu rupiah. Di pusat kota Bulukumba, akan ada minibus pete-pete dengan tarif sepuluh ribu rupiah dan selama perjalanan bakalan terlihat Tanah Beru phinisi dock yard.

 

Happy Beach(es)

Whoaaa! Siapa sih yang bisa nolak keseruan bermain di pantai? Yap, bulukumba juga punya berbagai pilihan pantai. Bahkan, nggak hanya bisa foto-foto buat Instagram, kamu juga bisa cliff jumping dan snorkeling di pantai dengan air yang jernih banget. Serunya lagi, beberapa pantai justru lokasinya berdekatan.

 

Bermain cliff jumping di Pantai Appalarang. (Foto: Mydaily)

 

Kalau mau liburan mainstream, kamu bisa nih langsung aja ke Pantai Bira yang udah banyak banget jadi destinasi favorit kalau ke Makassar. Bahkan, kalau beruntung kamu juga bisa lihat langsung festival budaya di Pantai Samboang. Nggak hanya itu, ada juga Pantai Appalarang juga punya daya tarik tersendiri.

Dengan suasana yang lebih sepi dari Pantai Bira, kamu bisa ngerasain pantai ini serasa milik pribadi. Kamu juga bisa main cliff jumping di ketinggian 12-20 meter. Untuk bisa mencapai Appalarang, kamu bisa menempuhnya menggunakan mobil ataupun motor setelah melewati jalan setapak dan rimbunan pohon jati.

 

Jadi, kapan mau ke Bulukumba?

 

Edited by Mesha Mediani

RELATED ARTICLES

Please read the following article