Are You a Zetizen?
Show Menu

Tips Menulis Buat Pemula dari Mutia Prawitasari, Penulis Novel Teman Imaji

Zetizen Zetizen 01 Oct 2016
Tips Menulis Buat Pemula dari Mutia Prawitasari, Penulis Novel Teman Imaji

 

Zetizen.comSuka baca novel? Pasti kamu pernah dong pengin menulis novel sendiri? Tapi, kadang kita bingung bagaimana memulainya, menyalurkan ide dari otak ke tulisan, dan kadang stuck meski baru beberapa halaman. Nah, Mutia Prawitasari, Penulis Novel Teman Imaji, punya trik nih buat kamu. (fhr/rat)

 

#1 Jangan Menunggu Waktu Luang

Sebanyak apapun waktu luang yang kita punya, rasanya masih aja nggak cukup buat menulis novel. Bahkan saat liburan sekali pun, adaaaa aja halangannya. Ternyata, hal inilah yang bikin kita sering gagal buat memulai menulis novel.

 

“Waktu emang harus diluangkan. Bisa juga dibiasakan dengan rutinitas. Misalnya, menulis setiap habis makan malam atau setiap hari selama 21 hari.”

- Mutia Pramitasari

 

#2 Know Your Start, Know Your End

Salah satu trik yang paling penting adalah kamu harus tahu mau menulis apa. Paling nggak kamu harus tahu cerita yang kamu tulis itu awalnya bagaimana. Lalu, nanti akhirnya kira-kira seperti apa. Nah, untuk melengkapinya (bagian tengah), tinggal menyesuaikan inspirasi yang datang.

Mungkin kesalahan ini banyak diperbuat penulis beginner. Kepikiran start yang bagus, tapi nggak tahu mau dibawa kemana ceritnya. Punya ide ending yang keren, eh, bingung bagaimana memulai.”

- Mutia Pramitasari

#3 Menulis dengan Tangan

Menurut Mutia, kecepatan mengetik kita tuh cenderung lebih cepat dari kecepatan berpikir. Oleh karena itu, dia merekomendasikan kamu buat belajar menulis novel dengan tangan. “Kalau menulis dengan tangan, pikiran kita bisa lebih cepat bekerja daripada tangan. Jadi, ide bisa terus mengalir. Biasanya, saya pakai trik ini buat menulis bagian-bagian penting dan quotes favorit dalam cerita,” jelas Mutia.

 

#4 Get Lost

Inspirasi itu nggak datang sendiri dari langit waktu kamu lagi merenung di meja. Sebaliknya, kamu harus berusaha mencari inspirasi sendiri. Misalnya, jalan-jalan secara random. Dengan melihat dunia luar, kamu jadi bisa memikirkan setting maupun hal-hal lain yang bisa dimasukkan dalam cerita.

 

#5 Wajib Bawa Bolpoin Kemanapun

Tapi, kadang inspirasi itu datang seenak pusar alias nggak terduga. Enak-enakan mendengarkan musik dangdut di dalam bemo sepulang sekolah, eh, tercetus background cerita si tokoh utama. Nggak sopan memang. Tapi, masa iya ide bagus dilewatkan?

 

Oleh karena itu, kita harus menyiapkan bolpoin atau pensil, terutama di common place (tempat dimana kita paling sering berada). Jadi, kalau ada ide, bisa langsung dicatat.”

- Mutia Pramitasari

 

#6 No Backspace

Nah, satu kesalahan lagi yang paling sering diperbuat Penulis Pemula adalah menulis sambil mengedit. Baru menulis satu paragraf, eh, sudah terburu-buru throw back alias membaca ulang dari awal. Akhirnya, ada aja yang diganti. Terus, kapan move on-nya? Perlu kamu tahu, menurut Mutia, “first draft always rubbish.” Jadi, kalau kamu sedang menulis, haram hukumnya buat membaca ulang. Lebih baik tuntaskan dulu sampai selesai atau finish satu chapter sebelum mengedit.

 

Semoga tips ini membantu ya! Yuk, share di kolom komentar, sudah sejauh apa prosesmu menulis?

 

RELATED ARTICLES

Please read the following article