Are You a Zetizen?
Show Menu

Eksistensi Independent Record Store di Indonesia dan Pengaruhnya bagi Musisi Indie

Zetizen Zetizen 26 Sep 2016
Eksistensi Independent Record Store di Indonesia dan Pengaruhnya bagi Musisi Indie

Zetizen.com – Sejak 2013, banyak Toko Musik Independen kecil yang berdiri di Indonesia. Toko-toko itu mulai mengambil peranan penting dalam pendistribusian rilisan fisik. Mulai dari karya band luar negeri hingga band lokal. Persebarannya pun lebih luas dibandingkan toko musik besar yang biasanya membuka outlet di mal dan pinggir jalan besar. (fkr/rat)

 

Suasana Toko Musik Independen milik Erlangga Irawan di Surabaya (foto: fikri izza/zetizen team) 

 

Sebenarnya, apa sih independent record store (toko musik independen) itu?

Independen berarti berdiri sendiri tanpa campur tangan pihak lain. Menurut Erlangga Irawan, owner Cempaka Music Store Surabaya, koleksi display toko musik independen sesuai dengan selera pemiliknya. Sedangkan toko musik besar, misalnya Disc Tarra yang sudah ditutup, cuma menyediakan rilisan artis terkenal. Selain itu, kebanyakan Toko Musik Independen membangun interaksi intim dengan pelanggan. Sehingga, pelanggan juga bisa berdiskusi tentang hal-hal lain berbau musik.

 

Independent record store di Surabaya….

Pemuda yang kerap disapa Angga oleh pelanggannya ini mengaku mendirikan toko musik sendiri itu gampang-gampang susah. Tapi, karena berawal dari hobi, dia menjalaninnya sepenuh hati. Menurut Angga, Jakarta dan Bandung adalah kota yang punya eksistensi penjualan yang baik. Sebab, banyak rilisan terpusat di Pasar Santa dan Blok M. Selain itu, pedagang di sana lebih berani menyewa tempat yang strategis.

 

Erlangga alias Angga dengan koleksi rilisan fisik miliknya (foto: fikri izza/zetizen team)

 

Sedangkan di Surabaya, antusiasme masyarakat, khususnya pecinta musik, cukup hangat dalam satu tahun belakangan. Hal itu terbukti dari membeludagnya pengunjung Record Store Day 2016 di Aiola surabaya jika dibandingkan dengan pengunjung di Malang April lalu.

 

Angga memulai bisnisnya dengan menjual koleksi rekaman musik miliknya yang sudah jarang dia dengarkan. Seiring berjalannya waktu, banyak pelanggan yang menanyakan rekaman yang mereka cari. Dari situlah Angga akhirnya menekuni usahanya dengan mulai menghubungi label-label untuk mendistribusikan rekaman mereka ke tokonya yang dia bangun di garasi rumahnya.

 

Kata label tentang toko musik independen….

Menurut Kolibri Rekords, sebuah label asal Jakarta, keberadaan independent record store sangat membantu system distribusi mereka. ‘‘Sangat membantu malah. Di luar segi perpanjangan distribusi ke kota-kota lain, toko, atau reseller online tersebut, biasanya juga bermain dengan pola bisnis yang kecil dan sederhana,’’ ujar Daffa Andhika, salah satu pemilik label. Kolibri Rekords adalah label yang mewadahi band-band pop indie sepert Bedchamber, Gizpel, dan Cotswolds.

 

Koleksi rilisan fisik di Cempaka Music Store (foto: fikri izza/zetizen team)

 

Toko musik independen nggak cuma menjual rilisan fisik musisi terkenal (foto: fikri izza/zetizen team)

 

RELATED ARTICLES

Please read the following article