Foto : Instagram / @anjasasmara26

 

"You gotta have a dream. If you don't have a dream, how you gonna make a dream come true?" - Oscar Hammerstein

Zetizen.com - Dalam hidup, tentu kamu memiliki cita-cita dong? Memiliki cita-cita boleh dikatakan sebagai nilai lebih seseorang. Yep, pasalnya dengan memiliki cita-cita, kamu akan memiliki motivasi serta semangat dalam menjalani kehidupan ini. Apalagi, buat kamu nih Gen Z! Kawula muda emang sudah seharusnya punya semangat tinggi dalam mewujudkan impian.

Anyway, ada nggak sih dari kalian yang bercita-cita menjadi seorang pengajar, baik itu guru ataupun dosen? Eits, jangan menganggap remeh dengan profesi ini ya, karena ada banyak hal yang menguntungkan yang bisa kamu dapat dari mengajar. Nih simak cerita Anjas Asmara, pengajar muda asal Lampung yang kini mengajar di salah satu kampus di Thailand. Siapa tau kamu jadi tertarik dengan profesi ini. Check this out!

Bertemu Orang Baru dan Dapat Pengalaman Baru

(foto:Silicon Valley)

Ini jadi hal yang menarik dari menjadi pengajar. Seorang pengajar tentunya akan lebih sering bertemu dengan orang baru. Siapakah orang tersebut? Mereka adalah mahasiswa, sesama pengajar, atau klien lainnya. Pertemuan dengan orang baru tentunya juga membawa pengalaman baru buat kamu. Banyak pengalaman yang bisa kamu dapatkan ketika jadi pengajar, entah itu pengalaman mengajar atau bahkan pendekatan dengan orang-orang di sekitar. “Pertemuan tersebut tentunya akan mengajarkan kita lebih mengenal macam-macam karakter dan sifat orang lain. Dan kita bisa belajar sesuatu dari sana,” ujar Anjas.


Gaji yang Didapat Minim? Simak Ini!

(foto:patsara / shutterstock.com)

Poin ini pasti yang banyak dipertanyakan saat bekerja. Setiap pekerjaan yang di kerjakan tentunya akan mendapat imbalan ya guys! Yuhu, termasuk menjadi seorang pengajar. Ada banyak yang mengatakan kalau menjadi seorang pengajar, gaji atau upah yang diberikan minim. Well, pendapat tersebut nggak sepenuhnya benar loh! Tim Zetizen tidak akan menjelaskan secara rinci mengenai nomina gaji. Setiap sekolah atau kampus, memang memiliki kebijakan masing-masing.

Kamu tentu pernah mendengar, kalau ada istilah pengajar honorer (tak tetap) dan pengajar tetap. Pengajar honorer adalah pengajar yang tidak terikat kontrak jangka waktu yang panjang oleh suatu sekolah atau universitas. Sedangkan pengajar tetap adalah kebalikannya. Hal ini pun menjadi pertimbangan mengenai gaji. Yang pasti, kalau kamu punya skill yang oke, lembaga tempat kamu bekerja tentu akan memberikan gaji yang oke juga dong buat kamu. Kalau kamu menjadi pengajar di luar negeri, seperti di Thailand, gajinya bisa sepuluh kali lipat dari Indonesia loh!


Fasilitas dan Tunjangan yang Menggiurkan

(foto:International Foundation of Employee Benefit Plans)

Selain gaji, ada pula beragam fasilitas yang bisa didapat saat menjadi pengajar. Seperti rumah dinas dan juga kendaraan. Tentunya balik lagi ke universitas atau tempat kamu mengajar dan juga posisi kamu ya. "Bahkan, kalau di luar ada beragam fasilitas yang menggiurkan. Saya pernah mendapat fasilitas tempat tinggal di hotel bintang empat selama satu tahun lebih,” cerita Anjas.

Untuk dosen tetap juga ada banyak tunjangan. Tunjangan adalah segala jenis kalkulasi kebutuhan hidup yang nantinya akan di tanggung oleh sekolah atau universitas dimana kamu mengajar. Untuk tunjangan seorang pengajar tetap itu sendiri bermacam-macam jenisnya. Contoh dari tunjangan itu antara lain seperti, tunjangan makan, transportasi, komunikasi, tunjangan keluarga (bagi dosen senior) dan masih banyak lagi. Sangat menguntungkan bukan?


Tetap Belajar Walaupun Mengajar, Maka Ilmu Semakin Bertambah

(foto:CareerAddict)

Well, sebagai pengajar tentunya menjadikan kamu harus memilki pengetahuan yang luas akan bidang yang akan kamu ajarkan. Hal ini pasti juga mendorong kamu untuk terus belajar  dan mendalami bidang ilmu kamu bukan? Ini merupakan sebuah keuntungan.  Kamu akan tetap belajar walaupun mengajar. Yang tentunya ini bisa membantu prospek karir kamu jika menjadi pengajar.


Dapat Pahala

(foto:smiletutor.sg)

Dengan mengajar, artinya kamu sudah menyampaikan ilmu dan pengetahuan ke orang lain. Tentulah hal ini adalah pekerjaan mulia. Kalau kamu menjalaninya dengan ikhlas, kamu pasti akan mendapatkan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa. Sungguh sangat menguntungkan bukan? :D

Itulah keuntungan menjadi pengajar yang perlu kamu ketahui guys! Setiap pekerjaan pasti memiliki sisi menguntungkan dan tidaknya. Hal itu tergantung dengan bagaimana kamu menjalaninya. Suatu pekerjaan dan impian yang menguntungkan bisa kamu ciptakan kalau kamu menganggap pekerjaan tersebut menguntungkan. Intinya, do what you love, and love what you do. Semoga bermanfaat sahabat Zetizen!

Editor : Sandia Reka Yuanita


Share
Create Your Own Article!